... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Berlepas Diri dari Kekafiran, Konsekuensi Akidah yang Diajarkan Al-Quran

Foto: berlepas diri dari kekafiran

KIBLAT.NET – Syahadat adalah proklamasi keimanan. Saat seorang muslim memproklamirkan kalimat syahadat, maka saat itu pula dia berikrar untuk mentauhidkan Allah dengan segala bentuk peng-esaan. Dia berikrar untuk mencabut segala loyalitas, penghambaan, ketaatan, ketundukan, kepatuhan dan pengharapan kepada selain Allah.

Sayid Quthb berkata, “Umat Islam di Mekkah tidak memiliki syariat dan Negara. Akan tetapi mereka yang mengikrarkan dua kalimat syahadat menyerahkan penuh komando kepada nabi Muhammad saat itu juga. Mereka juga memasrahkan loyalitas mereka kepada ikatan keimanan. Saat seseorang masuk Islam dia melepaskan di depan pintunya kejahiliyahan, dia memulai babak baru yang terlepas jauh dari kehidupan jahiliyahnya. Dia berdiri di setiap kebiasaan jahiliahnya seperti orang yang ragu, bingung, hati-hati dan penuh rasa takut. Ada uzlah syu’uriyah (hijrah perasaan) antara masa jahiliyah dan masa keislamannya. Dan dari uzlah syu’uriyah ini muncul sikap mengasingkan diri dari masyarakat jahiliyah yang berada di sekitarnya.” (Al-Wala’ wal Bara’ fil Islam, hal 161, ditulis oleh Muhammad bin Said Al-Qohthoni, penerbit Al-Fath lil I’lam Al Arabi)

Penggambaran Sayid Quthb di atas merupakan sebuah penggambaran tentang konsekuensi perjalanan perasaan dan hati orang yang mengucapkan kalimat syahadat. Kalimat syahadat yang menghasilkan ketundukan dan kepatuhan absolut kepada Allah sembari meninggalkan kekufuran dan pelaku kekufuran. Kalimat syahadat yang diucapkan dengan benar akan melahirkan sikap bara’ dari kekufuran dan orang-orang kafir.

BACA JUGA  Trump Masih Anggap Hydroxychloroquine Ampuh untuk Covid-19

Pelajaran Bara’ terhadap Kekufuran dari Kasus Ahok

Terpilihnya Ahok menjadi wakil gubernur DKI Jakarta adalah indikasi bahwa pemahaman wala wal bara’ di tengah umat Islam DKI yang berjumlah 85% dari penduduk Jakarta mulai pudar. Akan tetapi kemudian statemen Ahok yang melarang menyembelih hewan kurban selain di RPH, melarang acara tabligh akbar di Monas, memperbolehkan minimarket menjual bir dan yang terakhir menistakan Al Qur’an membangkitkan lagi akidah itu pada tataran perasaan.

Kita harus sadari bahwa dewasa ini umat Islam banyak yang lalai dengan salah satu pilar terkuat agama ini. Rasulullah saw bersabda :

إن أوثق عرى الإيمان أن تحب في الله وتبغض في الله

Artinya : “Sesungguhnya ikatan keimanan yang paling kuat adalah kamu mencitai karena Allah dan membenci karena Allah.” (HR : Ahmad)

Ibnu Taimiyah berkata, “Wajib untuk loyal (wala’) kepada wali-wali Allah yang bertakwa dengan berbagai golongannya dan membenci orang kafir dan munafik dengan berbagai golongannya.” (Majmu’ul Fatawa 28/578)

Imam Ahmad  bin Hanbal –rahimullah- jika melihat orang Nasrani maka beliau menutup matanya, beliau ditanya alasan beliau melakukan itu, beliau menjawab, “Saya tidak sanggup melihat orang yang menyematkan kedustaan kepada Allah dan berdusta kepada-Nya.” (Thobaqot Hanabilah 1/27)

Jika seorang muslim tidak memahami akidah bara’ ini, tanpa disadari bisa saja dia terseret kepada kecintaan kepada orang kafir. Yang hal ini lambat laun akan menggerus keimanannya. Entah itu atas nama toleransi, pluralisme, sekuerisme dan nama-nama lainnya. Oleh karena pentingnya akidah ini, Al-Quran hadir dengan berbagai uslub (cara penyampaian) guna menanamkan akidah ini di sanubari umat Islam. Di antara uslub-uslubnya adalah :


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Baca halaman selanjutnya: Al-Quran Melarang Orang...

Halaman Selanjutnya 1 2 3 4
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini 5 Tuntutan Mahasiswa terhadap Pemerintahan Jokowi-JK

Ratusan massa yang merupakan gabungan buruh dan mahasiswa melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Kamis (20/10), menyikapi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK. Para peserta aksi mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah atas kasus-kasus yang dinilai merugikan rakyat.

Kamis, 20/10/2016 16:17 0

Indonesia

Warga Korban Penggusuran Pasar Ikan Terancam Diusir dari Rusun Rawa Bebek

Warga korban penggusuran Pasar Ikan, Kampung Luar Batang terancam terusir dari wilayah relokasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, Jakarta Timur. Penyebabnya, mereka masih menunggak pembayaran uang sewa rusun.

Kamis, 20/10/2016 15:38 0

Indonesia

BNPT: Tidak Ada Teroris dan Radikalisme, Karena di Luar Negeri yang Digunakan CVE

“Saya lebih banyak menggunakan istilah radikal anarkis. Karena di luar negeri digunakan CVE, tidak ada teroris, tidak ada radikalisasi, tidak ada radikal. Counter Violent Ekstrimisme (CVE) jadi lebih kepada ekstrimis bukan radikal,” sambung dia. Karena, menurut dia, radikal itu bermakna positif. Irfan mencontohkan bagaimana teman-teman wartawan yang bekerja di media jika tidak radikal tidak bisa menjawab pertanyaan dasar 5 W 1 H (konsep dasar pemberitaan, red).

Kamis, 20/10/2016 15:35 0

Indonesia

Berkaca dari Ramadi, Inikah yang Akan Terjadi di Mosul?

"Ini akan menjadi laga yang sulit dan pertarungan yang sulit," kata Presiden Obama pada Selasa (18/10) lalu. Lebih banyak tanda-tanda perlawanan yang muncul dari kubu ISIS.

Kamis, 20/10/2016 14:50 0

Indonesia

Terungkap! Penyerang Polisi di Tangerang Warga Asrama Polri dan Adik Anggota Polisi

Karawaci Tangerang itu pada 2015 pernah berada di Ciamis. Ia juga disebut sebagai adik seorang anggota polisi bagian narkoba di Polres Metro Tangerang. Namun, polisi belum bisa membenarkan hal itu.

Kamis, 20/10/2016 14:05 0

Irak

Militer Irak: Kekuatan ISIS di Mosul Lima sampai Enam Ribu Pasukan

"Informasi intelijen menunjukkan jumlah mereka antara 5000 hingga 6000 pasukan," kata komandan pasukan khusus Irak, Letjen Thalib Syaghani, dalam jumpa pers di kota Erbil, ibukota Kurdistan, Rabu (19/10).

Kamis, 20/10/2016 14:04 0

Indonesia

Bareskrim Polri Periksa Staf Ahok Terkait Dugaan Penistaan Surat Al Maidah 51

Satu orang staf Ahok telah diperiksa penyidik terkait pidato sang gubernur yang salah satunya mengutip Alquran surat Al Maidah ayat 51. "Sudah satu (staf Ahok). Alhamdulillah kita sudah periksa sudah kita klarifikasi," kata Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto saat dihubungi, Kamis (20/10/2016).

Kamis, 20/10/2016 13:05 0

Indonesia

Pushami Sayangkan Insiden Penusukan Karena Kasus Keluarga Dieksploitasi Media

Direktur Kebijakan Publik Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (Pushami), Jaka Setiawan menyayangkan insiden penyerangan aparat keamanan bisa terjadi di daerah Cikokol, Tangerang Kota. "Kita turut menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Seharusya pihak keamanan lebih sigap, bagaimana mau menjaga masyarakat menjaga kesatuannya saja tidak berhasil?" ujarnya kepada Kiblat.net pada Kamis, (20/10).

Kamis, 20/10/2016 12:50 0

Indonesia

Soal Kasus Ahok, Pemuda Muhammadiyah: Polri Tidak Serius Menangani Laporan Kami

Pemuda Muhammadiyah menilai pihak kepolisian belum merealisasikan janji mereka untuk memproses dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kamis, 20/10/2016 12:46 0

Afghanistan

Lagi, Dua Tentara AS Tewas Akibat Serangan Penyusup

Sejumlah pejabat pemerintah melaporkan, Rabu (19/10), seseorang berseragam tentara menyerang pasukan AS di sebuah fasilitas militer, Kamp Morehead, dekat ibukota Kabul

Kamis, 20/10/2016 11:27 0

Close