... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Kasus Ahok, Pemuda Muhammadiyah: Polri Tidak Serius Menangani Laporan Kami

Foto: Pedri Kasman (tengah) mewakili Pemuda Muhammadiyah saat melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemuda Muhammadiyah menilai pihak kepolisian belum merealisasikan janji mereka untuk memproses dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Publik hanya mendapatkan berita yang simpang siur di media masa dan media sosial. Buktinya, laporan kami Angkatan Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya Nomor:TBL/4868/X/2016/PMJ/Ditreskrimum pada tanggal 7 Oktober 2016 sampai detik ini belum ada tanda-tanda diproses,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis Rabu (19/10).

Ia mengaku belum mendapatkan konfirmasi resmi sama sekali dari Mapolda Metro Jaya maupun Mabes Polri. Beberapa kali dihubungi melalui nomor telpon resmi yang tertera di Tanda Bukti Laporan tidak pernah menjawab. Padahal, saat ini sudah terhitung 13 hari sejak laporan diterima.

“Informasi yang menyebutkan bahwa kasus ini dilimpahkan ke Bareskrim Mabes Polri juga sama sekali belum kami terima secara resmi dari Polda Metro Jaya,” tuturnya.

Ia juga mengatakan seharusnya Polri bekerja sesuai dengan aturan yang tertera di KUHAP dan SOP yang belaku. Setiap laporan resmi tentu harus diproses secara resmi pula. Pemberitahuan, pemeriksaan pelapor, terlapor dan saksi, termasuk pelimpahan perkara dan lain-lain harus melalui mekanisme administrasi yang resmi.

“Karena sama sekali tidak mendapatkan informasi resmi, kami menganggap polri tidak serius menangani laporan masyarakat,” ulasnya.

Menurutnya, setiap warga negara berhak untuk melaporkan adanya tindak pidana dan mendapatkan proses hukum yang semestinya. Sementara perkembangan situasi di lapangan semakin liar. Ia mengkhawatirkan amarah umat Islam tak terkendali jika polisi tidak segera memberi bukti konkrit untuk memproses Ahok yang dengan jelas diduga melakukan penistaan terhadap agama Islam.

BACA JUGA  Pakar: UU Penanganan Covid-19 Buka Peluang Rekayasa Hukum Oleh Pemerintah

“Oleh karena itu, kami meminta Polri segera membuktikan janjinya, memproses laporan masyarakat dan memanggil Ahok untuk diperiksa. Kemudian melanjutkan proses hukumnya sesuai dengan prosedur yang benar, adil dan jujur,” tukasnya.

“Proses hukum terhadap Ahok dalam kasus ini sangat penting. Demi menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa yang mulai rusak akibat pernyataan seorang Ahok,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Lagi, Dua Tentara AS Tewas Akibat Serangan Penyusup

Sejumlah pejabat pemerintah melaporkan, Rabu (19/10), seseorang berseragam tentara menyerang pasukan AS di sebuah fasilitas militer, Kamp Morehead, dekat ibukota Kabul

Kamis, 20/10/2016 11:27 0

Suriah

Ahrar Al-Syam: Kabar Kami Tinggalkan Aleppo Hanya Rumor

Juru bicara Ahrar Al-Syam menyatakan bahwa rumor pengosongan wilayah Aleppo timur dari pejuang oposisi tidak sesuai fakta yang ada.

Kamis, 20/10/2016 10:30 0

Manhaj

Menistakan Al-Quran, Ciri Kafir Kuadrat

KIBLAT.NET – Manusia diciptakan Allah SWT dengan dikaruniai akal sehat dan kehendak. Dengan akal sehat,...

Kamis, 20/10/2016 10:24 0

Irak

ISIS Luncurkan Serangan Balasan di Front Timur dan Barat Mosul

Al-Jazeera melaporkan dari wartawannya di pinggiran Mosul, pasukan ISIS meluncurkan banyak serangan bom menargetkan titik-titik pasukan Peshmerga di gunung Singar, Ninawe Barat, yang dekat dengan Mosul.

Kamis, 20/10/2016 09:23 0

Myanmar

Ditangkap Hidup-hidup, Dua Warga Rohingya Pulang Tinggal Nama

Petugas kepolisian mengaku bahwa kondisi kesehatan dua orang tersebut buruk ketika tentara menangkapnya.

Kamis, 20/10/2016 08:40 0

Artikel

Titik Balik Sejarah Hubungan AS dan Filipina

Salah satu tantangan tak terduga dan yang tidak diharapkan muncul dari “sekutu lama”, Filipina. Presiden baru negara itu, Rodrigo Duterte, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menarik diri dan keluar dari orbit Amerika dan selanjutnya menerapkan kebijakan luar negeri yang independen. “Saya anti-Barat,” katanya. “Saya tidak suka dengan orang-orang Amerika. Ini adalah masalah prinsip bagi saya,” imbuhnya lagi.

Kamis, 20/10/2016 08:13 0

Turki

OKI Masukkan Kelompok Gulen Dalam Daftar Organisasi Teroris

KIBLAT.NET – Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Rabu (19/10), memasukkan pergerakan yang dipelopori oleh cendekiawan Islam...

Kamis, 20/10/2016 06:43 0

Irak

Al-Baghdadi Diperkirakan di Mosul Bersama Ahli Peracik Bom ISIS

KIBLAT.NET – Pemimpin kelompok Daulah Islam, Abu Bakar Al-Baghdadi, diyakini masih berada di Mosul dalam...

Kamis, 20/10/2016 06:14 0

Opini

Ahok, Al-Maidah 51 dan Demokrasi Pancasila

KIBLAT.NET – Demokrasi adalah sebuah sajian politik yang paling banyak dinikmati oleh negara-negara di dunia...

Kamis, 20/10/2016 05:17 0

Rohah

Kekuatan Doa Seorang Lelaki Tua

Ia menatap pesawat-pesawat tempur yang membombardir mujahidin dan berdoa, “Ya Rabbku, siapakah yang lebih besar; Engkau atau pesawat tempur itu? Siapa yang lebih hebat; Engkau atau pesawat tempur itu? Engkau membiarkan hamba-hamba-Mu menjadi mangsa serangan pesawat-pesawat tempur itu.”

Rabu, 19/10/2016 17:01 0

Close
CLOSE
CLOSE