... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menandai Ritual Asyura, Syiah Hizbullah: Perang di Suriah Berlanjut, Akan Ada Lebih Banyak Pertempuran

Foto: Hassan Nasrallah, pemimpin Syiah Hizbullah Lebanon.

KIBLAT.NET, Beirut – Pemimpin organisasi Syiah Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah mengatakan bahwa perang di Suriah sulit untuk diselesaikan dengan proses politik karena pertempuran terus meningkat.

“Yang terjadi di wilayah (Suriah) adalah ketegangan dan ekskalasi pertempuran, tidak ada jalan untuk negosiasi,” katanya pada Selasa (11/10) di hadapan para pendukungnya di Beirut.

Nasrallah kembali menegaskan bahwa kelompok-kelompok yang didukung Iran mendukung penuh kebijakan Presiden Suriah Bashar Assad dan siap bertempur bersama pasukannya. Dari sini, dia mengatakan bahwa panggung terbuka ini akan membuat banyak ketegangan, ekskalasi, konfrontasi.

Sejak awal konflik Suriah, Syiah Hizbullah telah bertempur bersama rezim Bashar Assad. Anggota milisi Syiah ini juga dilaporkan banyak yang terbunuh dalam peperangan melawan pejuang oposisi. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan lebih dari 1.000 milisi Hizbullah tewas di Suriah.

Selain berbicara soal Suriah, dalam pidatonya saat ritual tahunan Asyura ini Nasrallah juga menyinggung keterlibatan Arab Saudi di Yaman. Ia menuding pemerintah Riyadh telah melakukan tindakan terorisme di negara itu, yang kemudian diikuti teriakan “Binasalah Alu Saud” oleh para pendukungnya.

Sebagaimana diketahui, penganut Syiah mengatakan ritual tahunan Asyura tiap tahunnya. Dengan mengenakan pakaian hitam, mereka menyiksa diri untuk meratapi terbunuhnya Hussein bin Ali. Tragisnya, anak-anak pun dilibatkan dalam ritual penyiksaan diri ini.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Middle East Monitor


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wawancara

[Wawancara] Pemimpin Kafir dalam Islam, Adakah Dalilnya?

Ada sejumlah orang yang menggunakan perkataan Syaikh Ibn Taimiyah bahwa “Allah akan menolong negara yang adil sekalipun itu negara kafir, dan tidak akan menolong negara yang zalim sekalipun negaranya beriman.” Apakah pernyataan ini bisa dijadikan dalil untuk mengangkat pemimpin kafir?

Rabu, 12/10/2016 11:46 0

Indonesia

Pedri Kasman: Keterangan Ahli Cukup, Status Ahok Bisa Menjadi Tersangka

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpendapat bahwa ucapak Ahok terkait Surat Al-Maidah ayat 51 merupakan perkataan yang mengandung unsur penghinaan terhadap Al-Qur'an dan ulama. Dalam hal ini, Pemuda Muhammadiyah menganggap bahwa Ahok telah melakukan penghinaan terhadap Islam.

Rabu, 12/10/2016 08:52 0

Indonesia

Komnas HAM Kawal Penangkapan Istri Ali Kalora

“Kami sudah melihat kondisinya sudah membaik, namun beliaukan sementara hamil jadi butuh perawatan khusus,” ungkap Siane kepada Wartawan

Rabu, 12/10/2016 08:24 0

Info Event

Gelar Kajian Bareng Syabab Hidayatullah, Sirah Community Jawa Timur Diluncurkan

Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada pihak SCI yang memilih Pesantren Hidayatullah Surabaya sebagai tempat peluncuran Sirah Community di daerah Jawa Timur. Sambutan kedua diisi oleh Muhammad Idris M.Pd.I selaku Ketua Syabab Hidayatullah Jatim. Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak SCI karena telah bekerja sama dengan Syabab Hidayatulah Jatim dalam menyelenggarakan acara ini.

Rabu, 12/10/2016 06:47 0

Indonesia

Turun Gunung Karena Hamil Tua, Istri Ali Kalora Ditangkap Satgas Tinombala

Satgas Tinombala 2016 telah menangkap istri DPO Poso Ali Kalora, Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel. Ia ditangkap setelah turun gunung karena hamil tua. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Kiblatnet, Umi Fadel ditangkap saat menginap di rumah keluarganya di wilayah Kota Poso pada Selasa, (11/10/2016) sekitar pukul 16.00 WITA.

Rabu, 12/10/2016 06:13 0

Opini

Ridha Terhadap Pelecehan Al-Quran? Ini Konsekuensinya

Saat Ahok melecehkan Al-Quran, ada sebagian orang yang mengaku muslim berdiri membela Ahok. Lantas bagaimana konsekuensi syar'i bagi orang-orang seperti ini?

Rabu, 12/10/2016 06:09 0

Indonesia

Umat Islam se-Jateng Gelar Apel Siaga Tolak Perayaan Asyura Syiah dan Komunis

Ratusan orang dari elemen umat Islam menggelar apel siaga menolak perayaan Asyura yang dilakukan warga Syiah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/10/2016). Mereka mendesak agar perayaan 10 Muharram itu dibatalkan. Perayaan Asyura sendiri digelar di Masjid Nurus Tsaqalain di Jalan Boom Lama Semarang Utara. Awalnya, perayaan digelar di kawasan wisata PRPP Semarang, namun dibatalkan atas permintaan sejumlah organisasi massa (ormas) Islam.

Rabu, 12/10/2016 05:31 0

Artikel

Pemberontakan PKI di Madiun 1948 (Bag.6-Tamat): Pembantaian Ulama dan Santri

Yang dimasukkan ke lubang pembantaian Cigrok paling sedikit berjumlah 22 orang. Di antara para korban itu, ada K.H. Imam Sofwan, Hadi Addaba’ dan Imam Faham. Hadi Addaba’ sendiri adalah guru dari Mesir yang ditugaskan mengajar di Pesantren Takeran. Sementara Imam Faham adalah santrinya K.H. Imam Mursjid yang ikut mengiringi K.H. Imam Mursjid ketika dibawa mobil PKI. Tetapi rupanya di tengah jalan kiai dan pengawalnya itu dipisah. Imam Faham diturunkan di tengah jalan dan akhirnya ditemukan di dalam lubang pembantaian Cigrok.

Selasa, 11/10/2016 23:04 1

Indonesia

MUI Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Penistaan Al Quran dan Ajaran Islam

"Aparat penegak hukum wajib menindak tegas setiap orang yang melakukan penodaan dan penistaan Al-Quran dan ajaran agama Islam serta penghinaan terhadap ulama dan umat Islam sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,"

Selasa, 11/10/2016 20:40 0

Artikel

Ini Tujuh Alasan Saatnya AS Tutup Pangkalan Militernya di Negera Lain

Tidak seperti ketika menjelang pemilu presiden AS yang diwarnai dengan hal-hal kontroversial, isu mengenai pangkalan-pangkalan militer Amerika di berbagai negara seolah sudah dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan bisa diterima. Pandangan umum semacam itu terungkap di berbagai debat hari ini yang membahas tentang kebijakan luar negeri Amerika.

Selasa, 11/10/2016 18:30 0

Close