... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jabhah Fath Syam Sindir Absennya PBB dalam Tragedi di Aleppo

Foto: Jabhah Fath Syam

KIBLAT.NET, Aleppo – Juru bicara Jabhat Fath al-Syam (JFS), Hussaam al-Syafi’i menyindir pihak PBB karena tidak bisa menghentikan pemboman di Aleppo dan menginginkan kelompoknya untuk menyerah.

“De Mistura tidak mampu menghentikan pemboman selama satu jam di Aleppo atau memberikan konvoi bantuan internasional untuk lokasi di bawah kendali PBB!” ungkapnya pada Jum’at (07/10).

Bahkan, al-Syafi’i juga mempertanyakan, ketidakhadiran PBB dalam menangani anak-anak di Suriah yang terkena pemboman.

“Apakah de Mistura bisa menemani anak-anak yang sakit di Madaya ke rumah sakit terdekat? Atau dia bisa menjamin memberikan keranjang makanan untuk satu area yang dikepung?” tambahnya.

Al-Syafi’i juga menambahkan bahwa perkataan de Mistura yang mewakili PBB tidak akan bernilai apapun di hadapan kelompoknya.

“De Mistura telah berhasil memainkan peran penting dalam perubahan demografi di daerah Sunni dan masih memainkan peran internasional Ja’afari!” ujarnya.

“Namun, pernyataan Anda tidak memiliki nilai di hadapan kami, seperti halnya oleh Bashar al-Ja’afari,” pungkasnya.

Pada bulan Juli sebelumnya, Jabhah Nushrah berganti nama menjadi Jabhat Fath al-Syam dan memutuskan berlepas dengan Al-Qaidah. Namun, pihak Rusia dan Amerika Serikat menolak pemisahan itu dan menyatakan bahwa mereka akan terus menargetkan kelompok tersebut.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Ara News

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sepi Peminat, Diskusi Anti-Ekstremisme di Poso Hanya Dihadiri 20 Peserta

Rumah Katu Poso pada hari Jum'at (07/10) kemarin menggelar diskusi budaya dengan tema "Seni-Budaya sebagai Media yang Relevan dan Strategis dalam Penanganan Poso dan Kekerasan Extrimis" di Marine Park Rumah Katu, Kelurahan Madale, Poso, Sulawesi Tengah.

Sabtu, 08/10/2016 13:38 0

Tarbiyah Jihadiyah

Menyadari Tipu Daya Musuh

Napoleon berpesan kepada negara-negara Eropa yang lain, “Dengarkanlah! Apabila kalian hendak mengukuhkan cengkeraman kaki-kaki kalian di Dunia Islam, hal itu tidak akan mungkin selama Din Islam masih berjalan dalam urat nadi kaum muslimin. Kalian harus mampu mencabut Din ini dari hati mereka dan menanamkan pohon lain sebagai gantinya. Hapuskanlah pengaruh Din ini secara berangsur-angsur, dan sodorkan Din baru sebagai gantinya. Serukan kepada mereka nasionalisme, nasionalisme Arab.”

Sabtu, 08/10/2016 10:18 0

Suara Pembaca

Terbaring Tiga Tahun Akibat Tumor, Aktivis Masjid Ini Butuh Uluran Tangan

Dan sejak saat itu, Ummu Najwa menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja di sebuah warung makan. Dengan gaji yang tidak seberapa, Ummu Najwa harus menebus obat dan perawatan suaminya 400ribu/bulan, belum lagi kebutuhan sehari-harinya.

Sabtu, 08/10/2016 07:05 0

Video Kajian

Seminar : Konsep Perjuangan Islam di Era Kekinian [Ust. Abu Rusydan]

KIBLAT.NET – Apa sebenarnya yang disebut dengan memperjuangkan Islam ? Memperjuangkan Islam sebenarnya adalah syariat...

Sabtu, 08/10/2016 03:17 0

Indonesia

Soal Ahok yang Kutip Surat Al-Maidah, Tim Sukses Sudah Kasih Jawaban?

Tim sukses Ahok berusaha menjawab penilaian sejumlah kalangan yang menyebut Gubernur DKI itu telah melecehkan Al-Qur'an. Penilaian mereka didasarkan pada ucapan Ahok yang mengatakan "Bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu enggak bisa pilih saya, ya kan dibohongi pakai Surat al-Maidah:51 macem-macem itu."

Jum'at, 07/10/2016 14:01 0

Indonesia

50 Ribu Orang Ikuti Petisi “Ahok! Jangan Lecehkan Al-Qur’an”

Ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama alias Ahok yang dinilai melecehkan Al-Qur'an mengundang reaksi banyak pihak. Salah satunya netizen dengan akun Irfan Noviandana. Dia memulai petisi yang berisi berbagai tuntutan atas ucapan Ahok tersebut dalam situs www.change.org.

Jum'at, 07/10/2016 09:36 0

Editorial

Mencari Jalan Pulang dari Pilkada

Inilah demokrasi. Penuh oligarki dan tipu-tipu. Dunia yang memangkas usia suara rakyat hanya sebatas pada hari pemilihan semata. Setelah itu, pemilik modal sajalah yang memegang keputusan. Inilah demokrasi, bagaimana satu orang kaya bisa memiliki jutaan suara. Hingga akhirnya suara ulama pun tak lagi ada maknanya.

Kamis, 06/10/2016 19:00 0

Indonesia

Dinilai Melecehkan Al-Qur’an, Muhammadiyah Akan Polisikan Ahok

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali mengeluarkan perkataan berbau SARA. Kali ini tidak main-main, Ahok menyebut surat di dalam kitab suci umat Islam, Surat Al-Maidah ayat 51 digunakan sebagai alat pembodohan agar orang-orang tidak memilihnya sebagai gubernur.

Kamis, 06/10/2016 18:54 1

Indonesia

Mabes Polri Akan Sosialisasikan Bahaya LGBT

"Pertama, kepolisian harus mengupayakan ketertiban masyarakat, upaya kami memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hal ini," ungkap Boy, Kamis (05/10).

Kamis, 06/10/2016 17:45 0

Indonesia

MUI: Perzinaan Menimbulkan Banyak Kerusakan

Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Mursyidah Thahir mengatakan bahwa zina menimbulkan banyak kerusakan. Baik menimpa diri sendiri maupun secara sosial.

Kamis, 06/10/2016 16:42 0

Close