... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Mengenal Lahirnya Komunisme di Indonesia (Bag.3): Lahirnya Partai Komunis Indonesia

Foto: Haji Agus Salim ketika menjadi penasehat mewakili delegasi Belanda di konferensi buruh di Jenewa, Swiss. Sumber foto: Arnhem Courant, 28 Juni 1929

ISDV menyalin dirinya menjadi sebagai partai komunis. Perpecahan tak bisa dihindari. Absennya Tjokroaminoto dan munculnya Tan Malaka tak mampu menyelamatkan SI dari perpecahan.

KIBLAT.NET – Perseteruan kubu kiri dan Islam di Sarekat Islam memuncak tatkala ISDV mengubah organisasinya menjadi Partai Komunis. Perubahan ISDV menjadi PKI tak bisa dilepaskan dari perseteruan di ISDV. Stokvis, salah seorang pemipin ISDV menyatakan keluar dan membentuk Indische Sociaal-Democratische Party (ISDP) pada September 1917.

Pada tahun 1919 Lenin membentuk Komunis Internasional (Komintern), dan menyerukan kepada semua partai sosial demokrat untuk mengganti namanya menjadi partai komunis, agar membedakan diri dengan kaum sosial-sovinis-reaksioner. Akhirnya pada Kongres ketujuh ISDV muncul desakan untuk mengubah nama ISDV menjadi Partai Komunis. Tujuan utama perubahan nama tak lain agar Komunis Internasional mengetahui bahwa ISDV merupakan bagian dari mereka dan mengetahui bahwa mereka bukan pengusung sosialisme palsu.

Het Vrij Woord bulan Juni 1920 mengutip pernyataan dari konferensi ISDV tersebut; “Perbedaan ISDV yang menjadi cabang SDAP Internasionale II di Negeri Belanda dengan kita ISDV, adalah perbedaan pandangan yang prinsipil, politik, dan taktik. Sosialisme palsu mematahkan kepercayaan protelariat akan kemampuan dirinya sendiri dan terpaksa menggantungkan diri kepada kapitalisme. Perbedaan yang lain, adalah bahwa kaum komunis berjuang untuk diktatur proletariat, tetapi mereka menentang ini. Kalau kita menyokong diktatur proletariat, maka kita adalah komunis. Kita menentang nasionalisme, karena kita adalah internasionalisme tulen yang tergabung dalam internasionale III.

BACA JUGA  Pakar Pidana: Granat Meledak di Monas Bikin Orang Ketakutan

“Sekarang di Indie belum terlalu tajam pertentangannya, karena kita baru dalam taraf permulaan mendirikan Sovyet Republik Indonesia. Dalam berbagai negeri, walaupun masih jauh dari tujuan revolusi, mereka sudah menamakan dirinya, Partai Komunis. Kawan-kawan kita yang sudah mendirikan Internasionale III, yang dipimpin Lenin perlu tahu pula akan perubahan kita, kalau tidak mereka akan menyangka kita kaum pengkhianat-pengkhianat sosialis dari Internasionale II.”

Awalnya usulan nama yang diajukan adalah Perserikatan Komunis Hindia (PKH) atau Indische Komunistische Party (IKP). Namun konferensi memutuskan: Perserikatan Komunis di India atau Partij der Komunisten in Indie (PKI). Tanggal 23 Mei 1920 kemudian diingat sebagai hari lahirnya PKI. Pada Konferensi itu Semaoen diputuskan sebagai ketua, sedangkan Dharsono sebagai wakil, Bergsma (Sekertaris), dan Baars sebagai komisioner. Pada tahun itu pula PKI menyatakan bagian dari Komintern.

Gambar 1.9 Asser Baars. Sumber foto: socialhistory.org

Gambar 1.9 Asser Baars. Sumber foto: socialhistory.org

Terbentuknya PKI membuat kelompok komunis di Hindia Belanda mengeluarkan tesis baru untuk gerakan mereka. Selain menekankan pada aksi massa sebagai gerakan massa, PKI juga menekankan pentingnya dukungan kaum tani dan buruh. Yang tak kalah penting, mereka mengeluarkan sikap menentukan terhadap yang mereka sebut sebagai ‘borjuis nasional.’

Karena itu tujuan pertama adalah mengorganisasikan proletariat industri dan mengajarkan sosialisme pada mereka, pada saat yang sama melakukan propaganda dalam organisasi seperti Sarekat Islam, Sarekat Hindia dan Budi Utomo. Para pemimpin nasionalis borjuis harus dilawan, bukan diajak berkolaborasi: “Agitasi bersama pemimpin borjuis untuk tujuan borjuis sama sekali tak berguna.”

BACA JUGA  Anies Baswedan: Reuni 212 Membawa Pesan Damai

Tesis PKI ini membuat PKI memberlakukan disiplin partai dengan melarang keanggotaan ganda anggota PKI, baik di Sarekat Hindia maupun di Budi Utomo, namun yang menarik, tetap diperbolehkan untuk tetap menjadi anggota di Sarekat Islam. Tak dapat dipungkiri, Sarekat Islam tetap menjadi magnet untuk menggaet massa bagi PKI.

Namun bagi pengurus CSI, beralihnya ISDV menjadi PKI dan bergabungnya PKI ke Komintern membuat mereka semakin yakin kehadiran PKI untuk memecah belah SI. Selain itu sikap Komintern sendiri dianggap memusuhi Islam, karena pada Kongres Komintern ke-2, Lenin menyerukan untuk memerangi gerakan Pan-Islam.

“Kita harus memerangi Pan-Islamisme dan tren yang sama, yang berusaha untuk menggabungkan gerakan pembebasan melawan imperialisme Eropa dan Amerika dengan upaya untuk memperkuat posisi para khan, pemilik tanah, mullah, dll,” kata Lenin.

Baca halaman selanjutnya: Di Hindia Belanda, persoalan...

Halaman Selanjutnya 1 2 3
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Mengenal Lahirnya Komunisme di Indonesia (Bag.3): Lahirnya Partai Komunis Indonesia”

  1. Arief Budiardjo

    Artikel yang bagus, sebaiknya di terbitkan sebagai buku sejarah perjalanan SI & per tentangan antara SI Putih & SI Merah

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus di Stasiun Air Aleppo

Dilansir dari Reuters Arabic, Sulaiman Al-Halbi merupakan kota penting karena terdapat stasiun air yang mengaliri mayoritas wilayah Aleppo. Pejuang oposisi mengontrol stasiun air sementara rezim mengontrol sebagian daerah tersebut.

Sabtu, 01/10/2016 10:06 0

Afghanistan

Korban Drone AS Rabu Lalu, Siswa, Guru dan Warga Pro Pemerintah Kabul

Menurut pernyataan PBB, serangan pesawat tanpa awak di distrik Asyin, Provinsi Nangarhar, itu terjadi ketika warga berkumpul menggelar upacara penyambutan salah satu pemimpin mereka dari melaksanakan ibadah haji. PBB menegaskan, para korban adalah guru, siswa dan orang-orang pro pemerintahan Kabul.

Sabtu, 01/10/2016 08:46 0

Indonesia

Khotib Jumat Poso Seru Umat Islam Bantu Muslim Suriah

Sebagaimana diketahui beberapa pekan terakhir Kota Aleppo dibombardir pasukan Bashar Asad sehingga mengakibatkan ratusan warga sipil anak-anak dan wanita terbunuh. Membuat para dai kota Poso serentak menyampaikan kepedulian mereka lewat mimbar khotib jumat.

Sabtu, 01/10/2016 07:37 0

Indonesia

45 Jemaah Haji Ilegal Masih Ditahan di Filipina

Para korban tersebut, lanjut Lukman, adalah mereka yang tidak tahu jika perbuatan menggelapkan identitas merupakan sebuah tindakan ilegal. Kendati begitu, terdapat juga kemungkinan dari unsur jamaah yang bukan sebagai korban dan tahu perbuatan mereka ilegal serta tetap melakukan penggelapan paspor.

Jum'at, 30/09/2016 18:49 0

Manhaj

Hijrah Nabi dan Potret Ukhuwah Islamiyah

Setiap memasuki tahun baru hijriah, kita selalu diingatkan dengan kisah hijrahnya Nabi SAW dan para sahabatnya ke kota Madinah. Ada beragam hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa tersebut. Salah satunya tentang bagaimana Rasulullah SAW menunjukkan ikatan persaudaraan di dalam Islam.

Jum'at, 30/09/2016 17:05 0

Amerika

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Dalang Kudeta Turki

Penkhotbah Turki yang tinggal di Amerika Serikat, Fethullah Gulen, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait percobaan kudeta Turki bulan Juli lalu. Gulen mengatakan dalang di balik kudeta adalah presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Jum'at, 30/09/2016 16:28 0

Suriah

Karena Seringnya Pemboman, Anak-Anak di Aleppo Harus Bersekolah di Bunker

Beberapa murid, seperti Nidal al-Aboud (13 th) dengan terpaksa harus bersekolah di bawah tanah (bunker). Bangunan sekolah Nidal telah hancur, sama seperti ribuan bangunan lainnya di seluruh Suriah sejak perang dimulai lima setengah tahun lalu.

Jum'at, 30/09/2016 14:51 0

Indonesia

IIBF 2016: Kedubes Saudi Arabia Bagikan Buku dan Mushaf Al-Qur’an Gratis

Selain buku, mushaf Al-Qur'an dengan tampilan lux terjemahan dan non terjemah juga bisa didapatkan dengan cuma-Cuma. Pengelola stand juga menyediakan penulis khath (khaththath) bagi para pengunjung yang namanya ingin ditulis dalam kaligrafi Arab yang indah. Kaligrafi nama ditulis dalam selembar kertas khusus yang kemudian bisa dibawa pulang oleh pengunjung.

Jum'at, 30/09/2016 14:15 0

Indonesia

Prof. Shalih bin Abdullah Asy-Syatsri: Bahasa Arab Sumber Memahami Islam

Pakar bahasa Arab yang juga dosen Universitas King Khalid, Prof. Dr. Shalih bin Abdullah Asy-Syatsri, menyatakan sangat penting bagi umat Islam untuk mempelajari dan memahami bahasa Arab.

Jum'at, 30/09/2016 14:09 0

Yaman

Tentara Yaman dan Jet Koalisi Saudi Gempur Pemberontak Hutsi di Taiz

Tentara dan Angkatan Perlawanan Rakyat Yaman melancarkan serangan terhadap pemberontak Syiah Hutsi dan sekutunya, pengikut Ali Abdullah Saleh di Taiz.

Jum'at, 30/09/2016 13:50 0

Close