... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pejabat Gedung Putih Bahas Balas Rusia di Suriah

Foto: Gedung Putih

KIBLAT.NET, Washington – Para pejabat di lingkaran Presiden Amerika Serikat Barack Obama baru-baru ini bertemu membahas pembalasan terhadap Rusia di Suriah. AS menganggap Rusia tidak mematuhi kesepakatan soal Suriah dengan membantu rezim Assad menggempur Aleppo.

Dilansir dari kantor berita Reuters Arabic, Kamis (29/09), pertemuan yang digelar pada Rabu (28/09) itu setingkat pejabat Gedung Putih. Pertemuan ini bukan atas instruksi Obama, yang menentang opsi militer menghadapi Presiden Suriah Bashar Assad.

Akan tetapi, kata Reuters, pertemuan ini digelar di saat Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengeluarkan pernyataan mengancam memutus upaya diplomatik dengan Rusia terkait Suriah. Ini merupakan ancaman paling keras yang pernah dilontarkan AS sejak runtuhnya gencatan di Suriah pada 19 September lalu.

Dalam pertemuan itu, sejumlah pejabat mengkritik sikap Obama yang dianggap tidak jelas menyikapi persoalan di Suriah. Presiden didesak untuk mengambil langkah tegas terhadap Rusia.

Reuters menambahkan, melansir dari sejumlah sumber di Gedung Putih yang meminta tidak disebutkan namanya, para peserta mengatakan bahwa sebelum pembalasan itu dilakukan Washington harus mengancam Rusia dan memutuskan negosiasi.

Kemudian, mereka membahas alternatif-alternatif jika upaya negosiasi dengan Rusia terputus. Menurut mereka, alternatif paling menguntungkan adalah mempersenjatai dan melatih oposisi Suriah.

Sebagian mengusulkan, alternatif lain mengarahkan serangan udara ke salah satu pangkalan udara rezim Assad. Namun, meraka memandang alternatif ini akan banyak merugikan karena kemungkinan juga menewaskan tentara Rusia.

BACA JUGA  Survei: Dua Pertiga Orang Amerika Dukung Penarikan Pasukan dari Irak dan Afghanistan

Sementara para pejabat yang mengkritik kebijakan Obama mengatakan bahwa AS menginginkan rezim Assad lengser namun tidak menempuh sarana-sarana yang memadahi ke arah itu. Sarana itu bisa dengan mempersenjatai oposisi atau mengirim pasukan.

Reporter: Suhli El-Izzi
Sumber: Reuters Arabic


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi Menyimpang, Ini Buktinya

"Yang bersangkutan ajarannya menyimpang, bahkan penipuan," kata Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH Abdusshomad

Kamis, 29/09/2016 20:21 1

Artikel

Ada yang Percaya Shimon Peres Jadi Duta Perdamaian? Lihat Nih Dosa-Dosanya terhadap Bangsa Palestina

Di kalangan masyarakat Barat, Peres mungkin paling dikenal berperan dalam perundingan Oslo tahun 1993 bersama Yitzhak Rabin dan Yasser Arafat. Sehingga dirinya mendapat hadiah Nobel Perdamaian. Namun bagi Palestina dan negara tetangga di Timur Tengah, track record Peres jauh berbeda dari reputasinya di Barat.

Kamis, 29/09/2016 19:54 0

Indonesia

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Disebut Punya Karomah, Begini Pandangan MUI

"Kalau penipu masa ya karomah," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MU) Jawa Timur KH Abdusshomad Bukhori

Kamis, 29/09/2016 17:27 1

Indonesia

MUI Tegaskan Tempat Dimas Kanjeng Bukan Pondok Pesantren

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur telah mengumpulkan informasi dan menggelar rapat intensif terkait kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Ditegaskan bahwa padepokan yang menjadi markasnya bukanlah pondok pesantren.

Kamis, 29/09/2016 15:51 0

Indonesia

Soal Dugaan Penyimpangan Dana Setoran Awal Haji, Pemerintah Didesak Bentuk BPKH

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas dugaan penyimpangan dana setoran wajib calon jemaah haji disesalkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM).

Kamis, 29/09/2016 13:10 0

Indonesia

MUI Jatim Bentuk Tim Khusus Kaji Ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Sekretaris MUI Probolinggo, Yasin mengatakan, jika itu diartikan maka artinya berbeda dari makna sesungguhnya. "Kami sudah mencoba mengartikannya, kurang lebih artinya itu: Ya Allah beri rahmad kepada nabi muhammad dengan salawat dan rahmat yang bisa melipat gandakan harta, uang, pakaian, makanan dengan nafas yang dihembuskan di antara mereka kembali," katanya, Rabu.

Kamis, 29/09/2016 12:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kaidah Menjaga Keberlangsungan Masyarakat Islam

Kaidah tersebut mengatakan (Kaidah Rabbani dalam kamus kehidupan masyarakat): “Sesungguhnya orang-orang yang suka agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang beriman, maka bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat.”

Rabu, 28/09/2016 20:00 0

Indonesia

KontraS: Penggusuran Bukit Duri Berdalih Relokasi Tunjukkan Watak Busuk Ahok

Menurut KontraS penggusuran yang dilakukan Pemerintah Daerah DKI Jakarta telah merampas hak hidup dan rasa aman warga Bukit Duri.

Rabu, 28/09/2016 17:43 0

Artikel

Asal-usul Penamaan Bulan Hijriyah

Berbicara tentang tahun hijriyah, Ada satu hal yang jarang diketahui oleh banyak kaum muslimin, yaitu tentang asal-usul penamaan bulan-bulan yang ada di dalamnya.

Rabu, 28/09/2016 17:06 0

Rohah

Lari dari Terkaman Beruang

Seorang guru mengajak muridnya melancong ke Alaska, wilayah yang masih masuk benua Amerika. Tepatnya, mereka berdua mengunjungi Taman Nasional Denali yang masih rawan beruang liar.

Rabu, 28/09/2016 16:39 0

Close