... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Komentar Taliban Untuk Debat Calon Presiden Amerika Serikat

Foto: Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mendengarkan calon presiden Demokrat Hillary Clinton. (Foto: AP)

KIBLAT.NET – Para pemimpin Taliban mengikuti debat calon presiden Amerika Serikat, yang dilaksanakan pada Senin malam lalu. Namun, Juru Bicara Taliban mengatakan, Rabu (28/9), bahwa mereka tidak mendengar apa-apa tentang Afghanistan dari kedua kandidat.

Para pemimpin Taliban menyaksikan debat itu dari sebuah lokasi rahasia di Afghanistan, tetapi baik Trump maupun Hillary Clinton tidak berbicara tentang niat mereka untuk negaranya, kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, melalui telepon seperti dilansir Reuters.

“Hal utama yang kita ingin, yang harus dilakukan presiden Amerika Serikat berikutnya adalah belajar dari kesalahan para pendahulu mereka,” katanya.

“Mengapa mereka dibenci seluruh dunia? Itu karena kebijakan agresif mereka. Mereka menyerang negara orang lain dan membunuh manusia yang tidak bersalah untuk kepentingan pribadi mereka,” tambahnya.

Pemenang pemilu harus memutuskan kebijakan masa depan untuk perang terpanjang yang telah dijalani Amerika, dimulai setelah serangan 11 September 2001 yang dipicu oleh kampanye pimpinan AS untuk menggulingkan pemerintah Taliban di Kabul.

Presiden Barack Obama tahun ini menunda rencana untuk mengurangi separuh jumlah pasukan AS di Afghanistan. Ia tetap mempertahankan 8.400 pasukan di sana sampai akhir kepresidenannya. Hal ini menjadi masalah yang menuggu keputusan lebih lanjut dari penggantinya.

Obama, yang dalam pemerintahan Clinton menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, dan mantan Presiden George W. Bush telah menyia-nyiakan 15 tahun dan miliaran dolar tanpa bisa mengalahkan Taliban, tambahnya.

BACA JUGA  Betulkah Vaksin Senjata Barat Habisi Kaum Muslimin?

“Ada pilihan untuk presiden mendatang, apakah dia ingin menderita kerugian manusia dan keuangan untuk melanjutkan invasi mereka di Afghanistan atau mereka ingin membiarkan rakyat Afghanistan memutuskan urusan mereka,” kata Zabihullah.

“Jika presiden baru tidak mengubah kebijakan, Taliban akan melanjutkan perjuangan bersenjata mereka sampai mereka diusir dari Afghanistan.”

Reporter: Salem
Sumber: reuters


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Sunnah Membaca Surat Qof Dalam Sholat dan Khutbah Jum’at [ Ust. A. Zain An Najah MA]

KIBLAT.NET – Sholat jumat merupakan sebuah kewajiban pekanan bagi seluruh muslim yang sudah baligh. Masjid...

Jum'at, 30/09/2016 10:01 0

Indonesia

Ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi Menyimpang, Ini Buktinya

"Yang bersangkutan ajarannya menyimpang, bahkan penipuan," kata Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH Abdusshomad

Kamis, 29/09/2016 20:21 1

Artikel

Ada yang Percaya Shimon Peres Jadi Duta Perdamaian? Lihat Nih Dosa-Dosanya terhadap Bangsa Palestina

Di kalangan masyarakat Barat, Peres mungkin paling dikenal berperan dalam perundingan Oslo tahun 1993 bersama Yitzhak Rabin dan Yasser Arafat. Sehingga dirinya mendapat hadiah Nobel Perdamaian. Namun bagi Palestina dan negara tetangga di Timur Tengah, track record Peres jauh berbeda dari reputasinya di Barat.

Kamis, 29/09/2016 19:54 0

Indonesia

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Disebut Punya Karomah, Begini Pandangan MUI

"Kalau penipu masa ya karomah," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MU) Jawa Timur KH Abdusshomad Bukhori

Kamis, 29/09/2016 17:27 1

Indonesia

MUI Tegaskan Tempat Dimas Kanjeng Bukan Pondok Pesantren

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur telah mengumpulkan informasi dan menggelar rapat intensif terkait kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Ditegaskan bahwa padepokan yang menjadi markasnya bukanlah pondok pesantren.

Kamis, 29/09/2016 15:51 0

Indonesia

Soal Dugaan Penyimpangan Dana Setoran Awal Haji, Pemerintah Didesak Bentuk BPKH

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas dugaan penyimpangan dana setoran wajib calon jemaah haji disesalkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM).

Kamis, 29/09/2016 13:10 0

Indonesia

MUI Jatim Bentuk Tim Khusus Kaji Ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Sekretaris MUI Probolinggo, Yasin mengatakan, jika itu diartikan maka artinya berbeda dari makna sesungguhnya. "Kami sudah mencoba mengartikannya, kurang lebih artinya itu: Ya Allah beri rahmad kepada nabi muhammad dengan salawat dan rahmat yang bisa melipat gandakan harta, uang, pakaian, makanan dengan nafas yang dihembuskan di antara mereka kembali," katanya, Rabu.

Kamis, 29/09/2016 12:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kaidah Menjaga Keberlangsungan Masyarakat Islam

Kaidah tersebut mengatakan (Kaidah Rabbani dalam kamus kehidupan masyarakat): “Sesungguhnya orang-orang yang suka agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang beriman, maka bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat.”

Rabu, 28/09/2016 20:00 0

Indonesia

KontraS: Penggusuran Bukit Duri Berdalih Relokasi Tunjukkan Watak Busuk Ahok

Menurut KontraS penggusuran yang dilakukan Pemerintah Daerah DKI Jakarta telah merampas hak hidup dan rasa aman warga Bukit Duri.

Rabu, 28/09/2016 17:43 0

Artikel

Asal-usul Penamaan Bulan Hijriyah

Berbicara tentang tahun hijriyah, Ada satu hal yang jarang diketahui oleh banyak kaum muslimin, yaitu tentang asal-usul penamaan bulan-bulan yang ada di dalamnya.

Rabu, 28/09/2016 17:06 0

Close