Fath Al-Syam Jelaskan Pembebasan Wartawan Wanita Asal Jerman

KIBLAT.NET, Idlib – Gerakan pejuang Suriah, Jabhah Fath Al-Syam, Rabu (28/09), mengumumkan pembebasan seorang wartawan wanita asal Jerman, Janina Findeisen dari penjara sekelompok kecil bersenjata di Suriah. Pernyataan ini kembali membantah tudingan bahwa gerakan yang sebelumnya bernama Jabhah Nusrah itu di balik penculikan tersebut.

Dalam pernyataan satu halaman yang diposting di halaman Twitter, gerakan pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani itu menjelaskan, sebulan terakhir, pihaknya menerima informasi kelompok yang berada di balik penculikan wartawan asing itu. Setelah dikonfirmasi, terbukti kelompok yang tidak disebutkan namanya itu menahan Findeisen dan anaknya.

Kemudian, lanjut pernyataan Fath Al-Syam, kami melakukukan negosiasi yang selanjutnya menggerebek penjara milik kelompok kecil tersebut. Wartawan asing dan anaknya berhasil diamankan.

Pernyataan itu menjelaskan, kemudian Findeisen dihadapkan pangadilan Syariat. Dari pengadilan itu terungkap bahwa wartawan wanita itu masuk ke wilayah Suriah dengan jaminan dari seorang Muslimah juga asal Jerman yang tinggal di Suriah. Atas hal ini, pengadilan Syariat memutuskan membebaskan wartawan asing itu pada Rabu.

Menurut sejumlah sumber yang dilansir Arabi21, wartawan yang sebelumnya tidak diketahui namanya itu dari sumber resmi itu segera menuju wilayah Turki untuk dipulangkan ke negaranya. Ketika ditangkap dia dalam kondisi hamil dan melahirkan di penjara.

Sementara itu, pemerintah Jerman mengonfirmasi bahwa seorang wanita Jerman yang diculik setahun lalu di Suriah berhasil bebas. Dia dan bayinya meninggalkan Suriah melalui Turki.

“Kesehatan wanita Jerman dan bayinya yang dilahirkan dipenjara dalam kondisi baik-baik saja,” ungkap pernyataan Deplu Jerman.

Janina Findeisen hilang di Suriah pada 11 Oktober 2015. Fath Al-Syam yang saat itu bernama Jabhah Nusrah dituduh dibalik penculikan itu. Sebulan berselang, Jabhah Nusrah menegaskan tidak tahu menahu tentang penculikan wartawan Jerman tersebut.

Reporter: Suhli El-Izzi
Sumber: Arabi21.com

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat