... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KPAI: Penutupan Aplikasi Gay Cegah Anak Jadi Korban Prostitusi Online

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai penutupan aplikasi gay efektif untuk mencegah anak-anak menjadi korban prostitusi kelompok homoseksual.

“Ketika menutup aplikasi ini paling tidak kita mengurangi akses mereka, baik itu anak atau pun pelaku,” kata Wakil Ketua KPAI Maria Advianti kepada Kiblat.net di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/09) lalu.

Perlu diketahui, KPAI mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika menyusul terungkapnya prostitusi gay di Cisarua, Bogor. Pelaku berinisial AR memperdagangkan anak laki-laki di bawah umur kepada kelompok penyuka sesama jenis melalui sosial media.

Penutupan aplikasi gay, Maria menerangkan, menjadi konsen KPAI. Pasalnya, kalangan anak-anak yang menjadi korban kelompok homoseks telah melek teknologi. Selama ini mereka menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut untuk menemukan teman-teman mereka.

Aplikasi digunakan oleh para pelaku untuk menawarkan anak-anak yang menjadi korban kepada kelompok gay. Tak hanya itu, anak-anak tersebut kemudian juga menggunakan aplikasi gay untuk menawarkan diri.

“Jadi kita menutup akses mereka, paling tidak mengurangi akses mereka untuk melakukan kontak atau transaksi,” tandas Maria.

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar “Konsep Perjuangan Islam di Era Kekinian”

Menang adalah pasti, tapi ikut memperjuangkan kemenangan itu atau tidak adalah pilihan. Bagaimana cara memperjuangkan Islam, terutama di era hari ini yang semakin banyak tantangannya?

Rabu, 28/09/2016 15:05 0

Pakistan

India ke Pakistan: Jangan Mimpi Kami Akan Melepas Kashmir

Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj di majelis umum PBB, Senin (26/09) lalu menuding Pakistan sebagai teroris. Ia juga menegaskan bahwa India tidak akan menyerahkan Kashmir kepada Pakistan.

Rabu, 28/09/2016 14:38 0

Iran

Kepada Rusia, Garda Revolusi Iran Pamerkan Peran Vital Mereka di Suriah

Penasehat senior Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan kepada media Iran pekan lalu bahwa pasukannya menjadi penyedia data intelijen ke Rusia dalam serangan udara di Suriah.

Rabu, 28/09/2016 13:54 0

Irak

Pejabat AS: Pasukan Koalisi di Iraq Mencapai 8.000 Personel

Jumlah pasukan di Iraq yang menjadi bagian dari koalisi pimpinan AS untuk melawan ISIS saat ini berjumlah 8.000 personel. Demikian diumumkan seorang pejabat AS pada Selasa (27/09) seperti dikutip kantor berita Anadolu.

Rabu, 28/09/2016 13:10 0

Afghanistan

Dua Tentara Afghanistan Serang Belasan “Teman” Satu Pos, Ternyata…

Sejumlah pejuang Taliban melakukan serangan ambush di sebuah pos pemeriksaan militer Afghanistan di Kunduz, Senin (26/07) dini hari. 13 tentara yang tengah beristirahat dilaporkan tewas dalam serangan ini.

Rabu, 28/09/2016 12:31 0

Afghanistan

12 Tentara Afghanistan Tewas Oleh Serangan Taliban di Kunduz

KIBLAT.NET – Sekurang-kurangnya 12 tentara Afghanistan tewas di sebuah pos pemeriksaan oleh serangan Taliban di...

Rabu, 28/09/2016 12:06 0

Malaysia

Malaysia Berniat Tampung 3000 Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET – Malaysia telah setuju untuk membantu mengatasi masalah pengungsi Suriah dalam konteks Organisasi Kerjasama...

Rabu, 28/09/2016 11:30 0

Manhaj

Benarkah Syiah Imamiyah Mendustakan Al-Quran?

Syiah Imamiyah Itsna ‘Asyariyah meyakini adanya kitab suci tersendiri bernama Mushaf Fathimah, yang dibawa oleh imam-imam mereka hingga imam ke-12 mereka

Rabu, 28/09/2016 11:20 0

Analisis

Retorika Lemah AS di Somalia

Menjelang akhir masa pemerintahannya, Obama dan para petinggi militer AS masih terus berupaya menutupi operasi-operasi serangan langsung mereka di balik misi sebagai penasehat dan pendukung “operasi kontra terorisme” oleh militer dan pemerintahan negara-negara asing.

Rabu, 28/09/2016 11:11 0

Wilayah Lain

Mantan Presiden Israel Shimon Peres Temui Ajal

Sejak pertengahan September, Perez dirawat di ruang perawatan intensif di rumah sakit Tel Hashomer di Tel Aviv. Dia dirawat akibat terserang stroke berat. Sejak saat itu ia koma hingga akhirnya meninggal.

Rabu, 28/09/2016 10:25 0

Close