... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Galeri

Aleppo…Sepekan di Bawah Gempuran Rezim Assad dan Rusia

KIBLAT.NET, Aleppo – Potongan tubuh, darah, air mata dan reruntuhan menjadi pandangan mengerikan di Aleppo dalam sepekan terakhir. Selepas mengumumkan berakhirnya gencatan senjata, rezim Assad yang didukung jet tempur Rusia menggempur kota strategis itu. Ratusan korban tewas pun berjatuhan.

Menurut data yang dihimpun Al-Jazeera, Senin (26/09), sebanyak 400 korban tewas dan 1.300 korban luka-luka jatuh di Aleppo. Data ini terhitung sejak 19 September hingga tanggal 25 di bulan yang sama.

Gempuran yang tak berhenti sejak hari Senin (19/09/2016) membuat kota di Suriah Utara itu gelap. Di hari pertama, tercatat sebanyak 45 korban tewas dan puluhan luka-luka.

Situasi di hari kedua tidak lebih baik dari hari sebelumnya. Hampir seluruh pemukiman yang dikontrol oposisi di Aleppo menjadi sasaran kebrutalan jet Rusia dan Suriah. Korban paling banyak jatuh akibat tertimpa reruntuhan gedung. Lebih dari 40 tewas dan puluhan luka-luka di hari itu.

Tidak ada perubahan di hari ketiga, kecuali kian bertambahnya jumlah korban. Bahkan, serangan di hari ini menyasar fasilitas medis. Sedikitnya 14 orang yang bekerja dan pasien klinik darurat di Aleppo Selatan menjadi korban kebrutalan militer Assad. Total keseluruhan korban di hari Rabu tersebut sebanyak 49 tewas dan puluhan luka-luka.

Hari keempat, serangan udara justru kian sengit. Bahkan, jet rezim menembakkan bom fosfor yang bisa membakar sasaran luas. Dilaporkan sebanyak 22 orang tewas dan puluhan luka-luka akibat bom yang dilarang internasional itu.

Hari kelima, tepatnya hari Jumat, merupakan situasi paling berat yang dihadapi Aleppo. Bersamaan serangan udara yang tak henti-hentinya, rezim Assad mengumumkan operasi darat. Jumlah korban mencapai angka 90 orang dan puluhan luka-luka.

Serangan itu berlanjut hari berikutnya, Sabtu. Seperti hari-hari sebelumnya, puluhan korban tewas dan luka-luka jatuh di Aleppo. Pada hari itu pula, rumah sakit dan fasilitas medis di Aleppo mengumumkan petugasnya tidak mampu lagi menangani korban luka-luka, yang kian bertambah. Selain keterbatasan tenaga, peralatan medis dan obat-obatan juga minim.

Sementara serangan hari Ahad mengakibatkan sedikitnya 85 korban tewas. Ini merupakan jumlah sementara, karena masih banyak korban yang tertimbun reruntuhan bangunan dan belum terevakuasi.

Reporter: Suhli El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pertanyaan Warga Keturunan Suriah di Amerika Untuk Trump dan Clinton

KIBLAT.NET – Pasukan militer Suriah dan sekutunya Rusia mencoba untuk menghancurkan apa pun yang tersisa...

Selasa, 27/09/2016 10:18 1

Irak

Lagi, Bom Beruntun Guncang Ibukota Irak

Kolonel Salem al-Numan mengatakan kepada Anadolu Agency pada Senin (26/09) bahwa seorang penembak jitu telah menembaki tentara yang bertugas di pos pemeriksaan di kota al-Dora.

Selasa, 27/09/2016 09:52 0

Amerika

AS Lontarkan Sejumlah Tuduhan Terhadap Rusia di Hadapan Dewan Keamanan

Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB yang digelar Ahad (25/09/2016, Power menuduh Rusia melakukan tindakan “barbar” di Aleppo setelah gencatan senjata berakhir. Rusia dianggap berbohong kepada Dewan Keamanan terkait apa yang dilakukan di Suriah.

Selasa, 27/09/2016 09:11 0

Video News

Wawancara Eksklusif Abu Muhammad Al-Jaulani Soal Gencatan Senjata AS-Rusia

Syaikh Al-Fatih, begitu para pendukungnya memanggil Abu Muhammad Al-Jaulani, membenarkan adanya upaya peleburan faksi-faksi mujahidin di Suriah. Jaulani lebih menjelaskan panjang lebar faktor-faktor pendorong wacana persatuan ini. Lebih jelasnya mari kita tonton video berikut.

Selasa, 27/09/2016 07:40 0

Suriah

Aleppo Hadapi Serangan Brutal Akibat Benturan AS-Rusia di Suriah

KIBLAT.NET – Perbedaan kepentingan antara Rusia dan Amerika Serikat di Suriah berakibat buruk bagi warga...

Selasa, 27/09/2016 06:51 0

Mesir

ISIS Bunuh Lima Warga Sipil di Sinai Mesir

KIBLAT.NET – Para pejabat Mesir mengatakan militan Negara Islam (atau lebih dikenal sebagai ISIS) telah...

Selasa, 27/09/2016 05:50 0

Suriah

Dua Juta Orang Hadapi Krisis Air di Aleppo, Kata UNICEF

KIBLAT.NET – Hampir 2 juta orang menghadapi kekurangan pasokan air setelah runtuhnya dua stasiun pompa...

Selasa, 27/09/2016 05:23 0

Indonesia

AILA Ajak Masyarakat Dukung UJi Materi Pasal Kesusilaan KUHP

Upaya judicial review yang tengah diajukan, yaitu pasal 284, 285, dan 292 KUHP dilakukan demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik

Senin, 26/09/2016 22:46 0

Indonesia

Uji Materi Pasal Perzinaan Wakili Cita-cita Reformasi, Legislator: Pemerintah Harus Dukung

Langkah Aliansi Cinta Keluarga (AILA) yang mengajukan uji materi telah mewakili kerja besar bangsa dan cita-cita reformasi, dalam konstek penegakan sistem pendidikan nasional.

Senin, 26/09/2016 21:20 0

Manhaj

Ternyata Syiah Imamiyah Lebih Percaya Kitab Ini Dibanding Al-Quran

ia berkata, “Seandainya bukan karena Al-Qur’an itu telah ditambah-tambahi dan dikurang-kurangi, niscaya hak kami tiada samar bagi orang yang berakal sehat."

Senin, 26/09/2016 20:30 0