... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Shabab Serang Ibukota Somalia, Seorang Jenderal Tewas

Foto: Serangan Al-Shabab di ibukota Somalia. (Foto: Reuters)

KIBLAT.NET, Mogadishu – Seorang jenderal dan beberapa tentara Somalia tewas oleh serangan bom militan Al-Shabab di ibukota Somalia pada Ahad (18/09).

“Jenderal Mohamed Roble Jimale atau juga dikenal sebagai ‘Goobaanle’ dan beberapa tentara tewas dalam serangan di ibukota Somalia,” kata kolonel polisi Abdikadir Farah.

“Ada ledakan berat yang disebabkan oleh mobil sarat bahan peledak di sepanjang jalan industri, beberapa anggota militer tewas dalam insiden termasuk seorang komandan senior,” imbuh pejabat keamanan Abdiaziz Mohamed kepada Reuters.

Serangan terjadi setelah konvoi pasukan meninggalkan rumah sakit militer menuju kementerian pertahanan. Saksi mata mengatakan ada konvoi itu ditabrak oleh mobil sehingga menyebabkan ledakan besar.

“Ledakan itu sangat besar, saya melihat asap dan api membayangi seluruh wilayah,” kata seorang saksi, Abdi Hassan.

Dalam hal ini, kelompok Al-Shabab telah merilis sebuah pernyataan lewat stasiun beritanya Al-Andalus. “Seorang mujahid syahid dalam bom mobil bunuh diri yang menewaskan komandan Goobaanle,” kata pernyataan itu.

Pasukan Uni Afrika, AMISOM pada 2011 mengatakan telah mendorong Al-Shabab keluar dari Mogadishu. Namun, serangan Al-Shabab terhadap pemerintah Somalia yang berkoalisi dengan Barat tidak pernah kendur.

Al-Shabab juga telah mengadakan serangan berulang-ulang di negara tetangga Kenya. Sebuah analisis keamanan baru-baru ini mengatakan kelompok itu telah memperluas jangkauannya ke Djibouti, Ethiopia, Tanzania dan Uganda.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Al-Jazeera


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemerintah Incar Dana Zakat, Habib Rizieq: Apa Negeri Ini Bangkrut Betul?

"Apa uang hasil pajak kita mulai tidak beres? Apa kekayaan negeri ini memang bangkrut betul?" imbuhnya.

Senin, 19/09/2016 18:12 3

Indonesia

Nusron Wahid dan Dono Diminta Urus TKI, Jangan Makan Gaji Buta

"Di era Masyarakat Ekonomi Asean, seharusnya BNP2TKI fokus pada peningkatan kompetensi bagaimana kapasitas TKI kita jadi lebih baik, lebih dihargai di luar. Nusron dan Dono urus TKI, jangan makan gaji buta. Dan malah berpolitik urusin Gubernur Petahana," tegas Anggawira.

Senin, 19/09/2016 17:58 0

Indonesia

Mantan Ketua Baznas: Pemerintah Tak Boleh Ikut Campur Kelola Dana Zakat

Peran pemerintah, lanjut Didin, telah diwakili oleh Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selain itu mekanisme penggunaan dana zakat juga berbeda dengan dana APBN, sehingga pengelolaannya tak bisa disamakan.

Senin, 19/09/2016 16:45 0

Tazkiyah

Menjadi Muslim Berkarakter

Tentu saja karakteristik seorang muslim tidaklah muncul begitu saja, melainkan dengan upaya dan kesungguhan hati. Bagi seorang muslim, berakhlaq mulia dan menampakkan karakternya adalah sebuah ibadah. Tidak mengherankan, jika selevel Heraklius, Kaisar Romawi terkagum-kagum dengan kuatnya karakter Islam yang dimiliki oleh Abdullah bin Hudzafah al Sahmi salah seorang sahabat Nabi SAW.

Senin, 19/09/2016 15:45 0

Info Event

Ikutilah! Diskusi HAM di Antara Toleransi & Penodaan Agama di Masjid Al-Fajr Bandung

Diskusi akan digelar pada Sabtu, 22 Dzulhijjah 1437 / 24 September 2016 Pkl.09.30-12.00 WIB bertempat di Masjid Al Fajr Jl. Cijagra Raya No.39 Buah Batu Bandung. Pembicara : 1. K.H. Athian Ali M. Da’i, Lc. M.A., Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI), Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Pusat; 2. Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S.H., M.H., M.M., Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat, Lektor Universitas Krisnadwipayana, Pengurus Dewan Pakar ANNAS Pusat.

Senin, 19/09/2016 15:40 0

Tazkiyah

Bilakah Seorang Muslim Mengalami Krisis Identitas?

Kondisi sebagian kaum muslimin yang mengikuti pola dan gaya hidup orang –orang kafir seperti pada zaman saat ini menunjukkan adanya krisis karakter sebagai muslim pada diri mereka. Ditambah lagi, kejahilan mereka terhadap profil figur yang baik. Sementara dalam Al Qurân bertaburan suri tauladan yang baik, terlebih khusus lagi adalah Nabi Muhammad -shallallahu 'alaihi wa sallam.

Senin, 19/09/2016 15:32 0

Indonesia

Dugaan Suap pada Keluarga Siyono Tetap Akan Ditagih Pemuda Muhammadiyah

"Kasus Irman Gusman adalah kasus suap yang Operasi Tangkap Tangan (OTT). Terkait dengan OTT, suap tidak ada batas nilai rupiahnya. Jadi berbeda dengan kasus dugaan penyerahan uang yang diberikan ke keluarga Siyono yang sampai detik ini belum jelas kabarnya di KPK," katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (20/09).

Senin, 19/09/2016 14:15 0

Indonesia

Forum Zakat: Kurang Tepat Bila Dana Zakat Dikelola Pemerintah

Ketua Forum Zakat, Nur Efendy mengatakan kurang tepat bila dana zakat dikelola oleh pemerintah. "Niatnya bagus, tapi caranya kurang bagus. Niat bagus pemerintah terkait pemengentasan kemiskinan itu bagus. Tapi kalau dana zakat dikelola pemerintah ini yang kurang pas," katanya seperti dilansir Republika pada Senin (20/09).

Senin, 19/09/2016 12:53 0

Indonesia

Perjanjian Renville dan Klaim Orang Kiri atas Peristiwa Madiun 1948

"Peristiwa ini terjadi sebelum perjanjian renville. Hasil ini memicu konflik karena wilayah Indonesia tinggal tiga, Aceh, beberapa Jawa Tengah dan Jawa Timur. Seluruh kabinet tidak setuju tapi Perdana Mentri saat itu, Amir Syarifuddin ingkar, dia tanda tangan. Dia beralasan kalau ia tidak tanda tangan, Belanda menyerang, rakyat Indonesia banyak yang mati," katanya di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Jakarta pada Sabtu, (17/09).

Senin, 19/09/2016 12:02 0

Video Kajian

Bedah Buku: Muslim Hebat II

Ada beberapa motto bijak yang membuat para orang tua gagal termotivasi, diantaranya : “Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, belajar di usia dewasa bagai mengukir di atas air.” Setelah membaca moto tersebut, ia pun merasa sia-sia untuk belajar karena merasa usianya tidak lagi muda. Ada juga motto, “Barangsiapa tidak menanam benih (di usia muda) tak akan menuai hasil panen (di usia tua)”. Setelah membacanya, ia merasa sudah tua dan terlambat untuk mencoba.

Senin, 19/09/2016 08:10 0

Close