... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Di KTT Non Blok, Yaman Desak Iran Hentikan Intervensi

Foto: Menteri Luar Negeri Yaman Abdulmalak Al-Makhlafi

KIBLAT.NET, Margarita – Menteri Luar Negeri Yaman Abdulmalak Al-Makhlafi menyatakan bahwa Iran terus melakukan campur tangan dalam konflik di negaranya. Dia mendesak agar Teheran menghentikan keterlibatan mereka.

Pernyataan tersebut diungkapkan Makhlafi dalam pidato yang disampaikannya dalam pertemuan persiapan KTT Gerakan Non Blok (BNB). Pertemuan di Venezuela itu mulai digelar pada Sabtu (17/09).

Menurut Makhlafi, pihaknya terpaksa mencari bantuan dari Koalisi Negara Teluk setelah pemberontak Syiah Hutsi melakukan pemberontakan dengan dukungan Iran. Kelompok pemberontak itu menduduki ibukota Sanaa pada September 2014 bersama dengan pasukan pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh. Presiden Abdulrabbu Mansur Hadi pun terpaksa mengungsi ke Aden.

Di kesempatan lain, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Yaman Mayjen Nasser Al-Taheri menuturkan keberhasilan penggagalan penyelundupan senjata di perbatasan. Dalam wawancara yang dimuat Asharq Al-Awsat, Sabtu (17/09), dia menyebut bahwa senjata ringan dan sedang itu dikirim dari Iran.

Para pemimpin dari 120 negara anggota GNB berkumpul di pulau Margarita di wilayah Karibia. Presiden Venezuela akan menjadi pemimpin GNB dalam tiga tahun mendatang, menggantikan Iran yang menjadi pemimpin di peridode sebelumnya.

Reporter: Imam S.
Sumber: Arabnews

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Lima Belas Tahun Serangan 9/11 Berlalu, Al-Qaidah Semakin Kuat (Bag3-Tamat)

“Selama kejahatan-kejahatan itu masih kalian lakukan, peristiwa 11 September akan terus berulang ribuan kali dengan izin Allah. Kami akan terus mengintai kalian sampai hari kiamat, Insya Allah, jika permusuhan kalian tidak berhenti,” tegas pemimpin al-Qaidah itu.

Sabtu, 17/09/2016 21:16 0

Indonesia

Rencana Bappenas Gunakan Dana Zakat untuk Program Pemerintah Dikritik

Direktur An-Nasr Institute, Munarman menegaskan pemerintah harusnya konsisten mengatur umat Islam di Indonesia, khususnya dalam perkara syariat.

Sabtu, 17/09/2016 20:49 1

Munaqosyah

Demonstrasi Dalam Kacamata Ulama Kontemporer

Demonstrasi merupakan perkara baru di dalam syariat Islam. Oleh karena itu para ulama kontemporer berbeda pendapat pula dalam menghukumi hal tersebut. Ada yang membolehkan ada yang melarang dan ada yang merinci.

Sabtu, 17/09/2016 18:30 12

Opini

Radikalisme Sekuler Liberal, Bahaya Laten yang Masih Liar dan Eksis

Jelas, istilah paham dan kelompok radikal dikonotasikan negatif dan dianggap sebagai common enemy. Lalu dicanangkanlah deradikalisasi menjadi semacam proyek dan masuk dalam APBN dan dilaksanakan oleh lembaga-lembaga pemerintah bekerja sama dengan lembaga non pemerintah, LSM, ormas dan lain-lain. Pemerintah pun menyodorkan gagasan deislamisasi di Indonesia. “Islam moderat” maupun “Islam nusantara” menjadi arus utama yang dibangunnya dalam bingkai sistem sekuler-kapitalis-demokrasi.

Sabtu, 17/09/2016 16:16 2

Fikih

Hukum Mendoakan Orang Kafir dan Musyrik Menurut Pendapat Para Ulama

Satu hal yang sering membingungkan kaum muslimin ketika berinteraksi dengan orang kafir adalah tentang hukum mendoakan mereka. Terutama ketika menghadiri undangan, ketika melayat, menjenguknya ketika sakit, dan kondisi-kondisi lainnya.

Sabtu, 17/09/2016 14:23 0

Artikel

85 Tahun Eksekusi Mujahid Libya, Umar Mukhtar

Tahun 1931, Umar Mukhtar tertangkap. Sebuah pukulan telak kepada rakyat Libya. Beliau pun diadili dalam pengadilan yang tidak ada keadilan di dalamnya. Akhirnya, 16 September 1931 Umar Mukhtar mendapatkan karunia Ilahiyah yang mengabadikannya; tiang gantungan. Sebuah ikon paling penting dalam sejarah tirani abad ke-20. Simbol yang sangat akrab di telinga kaum muslimin khususnya.

Sabtu, 17/09/2016 14:00 0

Opini

Stop Human Trafficking! Save TKI!

Jika kita telaah lagi, penderitaan yang menimpa TKI bukan karena lemahnya proteksi negara terhadap TKI, seharusnya negara menghentikan pengiriman TKI dan mensejahterakan rakyat di negeri sendiri dengan membuka lapangan kerja seluasnya dan memenuhi hajat hidup rakyat. Bukan justru menerapkan sistem ekonomi kapitalis, pasar bebas, dan terus mengeksploitasi TKI dengan memberi mereka label penyumbang devisa.

Sabtu, 17/09/2016 13:43 0

Rohah

Syaikh Abdullah Azzam VS Orang Sekuler

Dalam konferensi Ukazh yang diadakan oleh pers Arab yang saya ikuti; saya menyampaikan tentang persekongkolan dunia yang bermaksud memaksa para pemimpin yang tidak menganut ideologi yang diyakini bangsanya. Di samping itu, saya juga berbicara sedikit mengenai sekulerisme. Kemudian seusai konferensi, salah seorang penulis di salah satu surat kabar kecil datang menemui saya dengan perasaan suka cita dan berseri-seri wajahnya. Ia mengatakan, “Jazakumullah Khairan, Anda telah berbicara tentang sekulerisme. Pembicaraan itu membuat marah mereka dan menarik jakun di tenggorokan mereka.”

Sabtu, 17/09/2016 11:47 0

Indonesia

Bappenas Bakal Gunakan Dana Zakat BAZNAS untuk Pengentasan Kemiskinan

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebut potensi dana zakat cukup besar, terutama zakat yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)

Jum'at, 16/09/2016 21:42 1

Indonesia

Urus Jemaah Haji di Manila, Indonesia Kirim Tim Bantuan Teknis

Kementerian Agama mengirimkan Tim Perbantuan Teknis untuk mengantisipasi kepulangan jemaah asal Indonesia yang berhaji melalui Filipina. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses penanganan para jemaah ketika berada di Manila

Jum'at, 16/09/2016 15:51 0

Close