... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Lima Belas Tahun Serangan 9/11 Berlalu, Al-Qaidah Semakin Kuat (Bag-2)

Foto: Usamah bin Ladin, Abu Muhammad al-Jaulani, dan Pemimpin Al-Qaidah Dr. Aiman adz-Dzawahiri

KIBLAT.NET – Sembilan tahun dalam kegagalan melakukan perburuan terhadap Usamah Bin Ladin, Navy SEALs melakukan penyergapan pada Mei 2011 di Abbottabad. Fakta berbeda terungkap dengan ditemukannya berbagai dokumen yang menunjukkan bahwa Bin Ladin bersama jajaran elitnya mengendalikan sebuah jaringan global yang begitu kohesif, dan memiliki anak buah & cabang di mana-mana, dari Afrika Barat hingga Asia. Tongkat estafet pimpinan Al- Qaidah pun segera beralih ke Dr. Aiman adz-Dzawahiri.

[Baca: Lima Belas Tahun Serangan 9/11 Berlalu, Al-Qaidah Semakin Kuat (Bag-1)]

Perkembangan al-Qaidah di Era Adz-Dzawahiri

Berakhirnya peran Usamah Bin Ladin seharusnya menyadarkan Barat, bahwa al-Qaidah masih belum sepenuhnya bisa mereka pahami, dan secara konsisten mereka salah dalam menilai al-Qaidah. Tidak lama setelah terbunuhnya Bin Ladin, tersebar meme propaganda mengenahi figur penggantinya, yaitu Dr. Aiman adz-Dzawahiri.

Sebagian besar meme tersebut menggambarkan bahwa adz-Dzawahiri merupakan pemimpin yang tidak efektif dan kurang populer. Ia juga dinilai tidak memiliki kharisma yang cukup sebagaimana Bin Ladin, sehingga tidak punya kapasitas dalam memimpin jaringan global al-Qaidah. Dan sekali lagi, asumsi semacam ini keliru.

Fenomena kelompok ISIS yang tidak lagi mematuhi perintah adz-Dzawahiri, dan yang (akhirnya) tidak diakui oleh komando pusat al-Qaidah pada tahun 2014, telah memutus sebagian jalur rekrutmen para jihadis dan merendahkan posisi pemimpin al-Qaidah.

Namun para pemerhati al-Qaidah akan mencatat sesuatu yang menarik tentang bagaimana respon al-Qaidah terhadap tantangan ISIS tersebut. Di bawah kepemimpinan & manajemen adz-Dzawahiri, al-Qaidah berhasil mengembangkan kekuatan pasukan militer & paramiliternya hingga pada level tertinggi dalam sejarah al-Qaidah.

Utusan Khusus Kepresidenan untuk koalisi global melawan ISIS, Brett McGurk, memperingatkan tentang fenomena dan kebangkitan JN, ketika menyampaikan testimoni di depan Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS pada tanggal 28 Juni. “Dengan memiliki hubungan langsung kepada Aiman adz-Dzawahiri – pengganti Usamah Bin Ladin –, JN saat ini merupakan afiliasi resmi dan terbesar al-Qaidah dalam sejarah”, kata McGurk.

Sebelumnya, pejabat-pejabat AS mengatakan bahwa JN bisa dengan mudah merekrut 10.000 anggota baru atau lebih untuk bergabung dengan barisannya.

Penting diingat bahwa JN berkembang menjadi lebih besar dan sangat efektif pada saat mereka secara terbuka menyatakan loyal kepada adz-Dzawahiri, dan itu setelah kelompok ISIS berubah menjadi ancaman bagi mereka.

Sangat relevan jika kemudian adz-Dzawahiri menjamin bahwa al-Qaidah akan mampu bertahan di Suriah dan ia sendiri yang akan memantau perkembangannya.

Manuver al-Jaulani, Restu al-Qaidah

Pada tanggal 28 Juli, pemimpin JN Abu Muhammad al-Jaulani mengumumkan bahwa untuk selanjutnya organisasi yang dipimpinnya itu akan menggunakan nama JFS (Jabhah Fathus Syam) dan tidak memiliki hubungan/afiliasi apapun dengan entitas eksternal.

Pengumuman al-Jaulani ini secara luas terlanjur dipahami sebagai pernyataan pemutusan hubungan JN dengan al-Qaidah. Tetapi al-Jaulani tidak pernah secara eksplisit menyatakan hal tersebut, dan al-Qaidah sendiri juga bukan lagi sebuah “entitas eksternal” di Suriah mengingat sejumlah petinggi kelompok jihadis itu telah hijrah dan berada di Suriah sejak waktu yang lama.

BACA JUGA  Faisal Basri: Janji 3 Kartu Jokowi Bukti Pembangunan Tak Efektif

Manuver JN untuk melakukan rebranding ini telah mendapat restu dari Abu Khair al-Mishri, salah satu deputi utama adz-Dzawahiri, melalui sebuah pesan audio yang dirilis hanya dalam beberapa jam sebelum pengumuman “rebranding” al-Jaulani tersebut. Pada saat pesan audionya itu dirilis, al-Mishri diduga sudah berada di Suriah.

Al-Jaulani yang mengenakan perpaduan kostum army-style dan surban putih mirip Usamah Bin Ladin dalam kesempatan penampilan publik terbarunya itu memuji Bin Ladin, adz-Dzawahiri, dan al-Mishri. “Kepemimpinan mereka yang diberkati, dan yang akan terus berlanjut, menempatkan kemaslahatan dan kepentingan umat di atas kepentingan kelompok maupun individu”, kata al-Jaulani merujuk pada kebijakan adz-Dzawahiri dan al-Mishri.

Yang terpenting, upaya Jabhah Nusrah melakukan rebranding menjadi JFS (Jabhah Fathus Syam) ini secara keseluruhan sangat sesuai dan selaras dengan strategi jangka panjang al-Qaidah di Suriah dan wilayah-wilayah lain di seluruh dunia. Al-Qaidah tidak pernah menginginkan secara formal mengumumkan peran & kehadirannya dalam revolusi rakyat Suriah melawan rezim Assad.

Atas dasar sejumlah pertimbangan, pengaruh klandestin lebih mereka sukai daripada hadir secara terbuka. Alasan ini pula yang menjelaskan mengapa JN sejak awal tidak pernah secara resmi menyatakan diri sebagai “al-Qaidah di Bumi Syam”.

Namun demikian, lima belas tahun setelah serangan 11/9 berlalu, banyak yang tidak menyadari akan tujuan & strategi al-Qaidah sehingga perubahan nama JN cukup membuat banyak orang menerima apa yang diinginkan al-Qaidah.

Cabang Baru AQIS & Muaskar Terbesar di Selatan Afghanistan

Al-Qaidah juga berkembang dan mengalami pertumbuhan di Asia Selatan. Pada bulan September 2014, adz-Dzawahiri mengumumkan pembentukan cabang baru al-Qaidah di Anak Benua India (AQIS), yang menyatukan barisan organisasi-organisasi jihad di kawasan itu.

Dan AQIS langsung bekerja cepat, dengan melancarkan sebuah serangan yang dianggap berani karena menggunakan tangan Pakistan untuk menyerang kapal-kapal India dan Amerika. Upaya percobaan serangan itu gagal, namun insiden tersebut mengungkap bahwa al-Qaidah telah berhasil meng-infiltrasi ke tubuh militer Pakistan.

Baru-baru ini para pejabat Pakistan menyampaikan ke Washington Post bahwa AQIS memiliki beberapa ribu anggota yang ada di satu kota Karachi saja. Dan al-Qaidah juga merupakan sekutu dekat Taliban yang hingga kini kehadirannya terus menguat di Afghanistan secara signifikan.

Bulan Oktober 2015, sebagai contoh, pasukan gabungan Afghan-Amerika melancarkan operasi besar-besaran yang menargetkan dua kamp pelatihan terbesar milik al-Qaidah di bagian selatan negara itu.

Salah satu kamp diketahui memiliki luas sekitar 20 mil persegi. Jenderal John F. Campbell yang bertugas mengawasi operasi militer AS di Afghanistan menjelaskan bahwa kamp/muaskar tersebut dikelola & dioperasikan oleh AQIS, dan merupakan fasilitas kamp mujahidin terbesar yang pernah mereka temukan selama 14 tahun masa perang.

BACA JUGA  Gantz Bersumpah Terus Bidik Pemimpin Hamas Jika Terpilih Jadi PM Israel

Ketika adz-Dzawahiri menjabat sebagai Amir, al-Qaidah memiliki cabang/afiliasi resmi yang tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah – yaitu JN – di Suriah, serta mengoperasikan kamp pelatihan terbesar mereka yang pernah ada di Afghanistan.

Dua fakta konkrit ini meruntuhkan asumsi luas, terutama komunitas intelijen AS, yang menganggap al-Qaidah sudah berada di ambang kematian.

AQAP, AQIM, al-Syabaab

Di berbagai tempat, cabang-cabang regional al-Qaidah secara terbuka menyatakan loyal kepada adz-Dzawahiri. Dari bulan April 2015 s/d April 2016, cabang al-Qaidah di Semenanjung Arabia atau AQAP menguasai bentang wilayah yang sangat luas di sepanjang pesisir selatan Yaman, termasuk sebuah kota pelabuhan kunci, yaitu Mukalla.

Koalisi pimpinan Arab Saudi mencoba mengerahkan sumber daya mereka untuk merebut kembali wilayah-wilayah itu di awal 2016 ini, namun pasukan AQAP kemudian menghilang begitu saja, mereka masih tetap eksis & bertahan untuk tiba-tiba datang dan bertempur di lain hari.

Sementara AQAP terus meraih kemajuan dengan melancarkan operasi insurjensi secara efektif di seluruh negeri, kelompok jihadis al-Syabaab juga melakukan hal yang sama di seberang Teluk Aden, di daratan Somalia.

Pada bulan Februari 2012, para pemimpin al-Syabaab mengumumkan loyalitas mereka kepada adz-Dzawahiri, dan masih tetap loyal hingga sekarang. Mereka mengambil sejumlah langkah/kebijakan untuk menghentikan pengaruh & perkembangan ISIS di Somalia dan di negara-negara tetangga lainnya.

Al-Syabaab juga dituding mengeksport “terorisme” ke seluruh kawasan Afrika Timur, termasuk mengeksekusi serangan-serangan terkoordinasi berprofil tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

AQIM terus beroperasi di Afrika Barat & Utara, dan kerap bekerja sama secara independen & taktis berjangka pendek dengan kelompok-kelompok lain.

Sebagaimana cabang-cabang al-Qaidah lainnya, AQIM lebih suka bekerja undercover untuk memperluas pengaruhnya, termasuk bekerja melalui ormas-ormas semacam Ansharus Syariah dan Ansharuddin untuk meraih tujuan-tujuan mereka.

Akhir 2015 yang lalu, al-Murabithun menyatakan kembali bergabung dengan AQIM. Kelompok ini dipimpin oleh Mokhtar Belmokhtar yang sudah menjadi langganan media-media mainstream yang kerap memberitakan ia telah terbunuh. Al-Qaidah lalu menyatakan bahwa Belmokhtar masih hidup, dan memujinya karena bergabung kembali dengan AQIM.

Sementara status Belmokhtar sendiri belum bisa dikonfirmasi, dalam beberapa bulan terakhir telah dirilis pernyataan yang mengatasnamakan dirinya. Terbukti, penggabungan al-Murabithun dengan AQIM telah meningkatkan intensitas & level serangan di Afrika Barat.

Alhasil, AQAP, AQIM, AQIS, dan al-Syabaab adalah cabang-cabang resmi al-Qaidah yang secara terbuka menyatakan kesetiaan mereka kepada adz-Dzawahiri. Sementara Jabhah Fathus Syam (JFS), metamorfosis dari JN, merupakan proyek prestisius al-Qaidah di Suriah.

Di luar nama-nama resmi dan populer tersebut, terdapat organisasi-organisasi jihadis lainnya di seluruh dunia yang selaras dan mendukung agenda-agenda al-Qaidah.

Bersambung ke laman selanjutnya

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

CIA Akui Amerika Tak Punya Solusi untuk Krisis Suriah

"Selama 36 tahun saya bekerja dalam bidang keamanan nasional, masalah ini adalah yang paling rumit yang pernah saya temui," kata Direktur CIA John Brennan

Kamis, 15/09/2016 20:03 0

Indonesia

Kasus Penistaan Agama Kelompok Gafatar Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Tersangka dianggap bersalah melakukan penistaan agama Islam atau pemufakatan jahat untuk melakukan makar

Kamis, 15/09/2016 19:07 0

Arab Saudi

Saudi: Pelayanaan Jamaah Haji Tahun Ini Sukses

"Pelaksanaan ibadah haji tahun ini tanpa ada insiden. Ini sekaligus menjawab seluruh kebohongan dan fitnah yang dihembuskan oleh para pendengki kepada Kerajaan, yang meragukan kemampuan Kerajaan melayani jamaah haji di Baitul Haram," tegas Faishal

Kamis, 15/09/2016 18:06 0

Rohah

“Ayam dan Merpati yang Ikut Berperang”

Seseorang menemui Syaikh Utsaimin lalu bertanya. "Wahai Syaikh, dalam hadits disebutkan bahwa 'Tidak ada taruhan dalam lomba kecuali dalam perlombaan memanah, pacuan unta, dan pacuan kuda'. Lantas, bagaimana dengan lomba ayam dan merpati?"

Kamis, 15/09/2016 17:32 0

Indonesia

DPR Minta BNPT Buat Rumusan yang Jelas tentang Terorisme

BNPT juga diminta untuk menyusun road map atau peta jalan, dan SOP dalam program pembinaan terhadap narapidana terorisme, mantan teroris, keluarga, dan jaringannya

Kamis, 15/09/2016 17:03 0

Iran

Penasehat Khamenei Tebar “Ancaman” ke Pemerintah Saudi

Mayor Jenderal Yahya Safavi memperingatkan bahwa penguasa Arab Saudi tengah menguji kesabaran Iran. Ia mencatat selama ini negaranya telah menahan diri untuk melakukan praktek-praktek "keras" para penguasa.

Kamis, 15/09/2016 16:16 1

Irak

Klaim Ibrahim al-Jafari dan Fakta Pembersihan Ahlus Sunnah di Iraq

Ibrahim al-Jafari adalah perdana menteri Iraq dalam Pemerintahan Transisi Iraq antara tahun 2005 dan 2006. Dia menjadi Menteri Luar Negeri sejak 2014, dan merupakan salah satu politisi Syiah paling senior Iraq yang menjadi terkenal setelah invasi AS tahun 2003.

Kamis, 15/09/2016 14:23 0

Afrika

Boko Haram Ancam Bunuh Presiden Nigeria

Dalam sebuah rekaman video terbaru, Boko Haram mengancam untuk membunuh presiden dan kepala staf angkatan darat Nigeria.

Kamis, 15/09/2016 14:16 0

Turki

Seorang Pejabat AKP Tewas Ditembak di Depan Rumah

Seorang politisi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) ditembak mati pada Rabu (14/09) di depan rumahnya di wilayah tenggara Turki yang dihuni mayoritas Kurdi.

Kamis, 15/09/2016 13:39 0

Arab Saudi

Jamaah Haji Mulai Tuntaskan Prosesi Haji

KIBLAT.NET, Mekkah - Sebagian jamaah haji, Rabu (14/09), menuntaskan prosesi pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Para jamaah melempar tiga Jumrah di Mina kemudian menuju Mekkah untuk melakukan Tawaf Wada (tawaf perpisahan).

Kamis, 15/09/2016 11:06 0

Close