... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

[Editorial] Saksikan, Kami Keluarga Ibrahim!

KIBLAT.NET – Lautan padang pasir itu terhampar tak bertepi. Sepi, dan semuanya mati. Kecuali tiga orang manusia yang sedang terdampar. Tiga manusia itu adalah Ibrahim, Hajar dan putra mereka, Ismail. Mereka datang dari negeri yang cukup jauh, Palestina dan berada di sebuah wilayah yang kini disebut Makkah. Perjalanan itu bukan plesir untuk bersenang-senang, tetapi oleh seruan langit yang meminta mereka pergi hingga ke Makkah.

Di tengah suasana sunyi senyap seperti itu, tiba-tiba Ibrahim, sang suami, pamit hendak pergi meninggalkan anak dan istrinya. Sontak sang istri kaget. Bagaimana suaminya bisa meninggalkan dia dan anaknya begitu saja di tempat asing; tak ada makanan dan minuman, tak ada tetumbuhan dan penduduk yang bisa dimintai tolong. “Protes” sang istri hanya dijawab dengan diam oleh Ibrahim.

Suami dan ayah mana yang tega meninggalkan buah hatinya terdampar begitu saja, untuk kemudian ditinggal pergi? Rasa kemanusiaan membuat Ibrahim sesungguhnya tak tega meninggalkan anak-istrinya begitu saja. Tetapi kepergian ini bukan kehendak pribadi. Lagi-lagi, suara langit yang memerintahkan Ibrahim untuk pergi meninggalkan mereka. Gemuruh batin itu membuat Ibrahim tak berdaya. Ia meniti langkah dalam diam, sementara mulutnya tak kuasa menjawab pertanyaan sang istri.

Hingga akhirnya istri yang cerdas itu pun mengubah pertanyaan: “Apakah Allah yang memerintahkan ini semua?” Barulah Ibrahim punya jalan untuk menjawab, “Ya.” Tapi, siapa sangka pertanyaan singkat dan sederhana itu kemudian membuahnya sebuah prinsip yang luar biasa? Sebuah prinsip yang lahir dari keimanan dan kepasrahan total terhadap Allah Azza wa Jalla. Sontak, Hajar menegaskan sebuah prinsip, “Kalau memang benar ini perintah Allah, Allah pasti tidak akan menyia-nyiakan kami!”

BACA JUGA  Kami Bersama Pemenang

Ketika mengetahui kepergian suaminya adalah perintah dari Allah, maka seketika itu otak Hajar berhenti dari cara berhitung manusia pada umumnya. Cara berhitung yang membuat was-was dari mana nanti akan beroleh makanan dan minuman. Khawatir tentang siapa yang nanti akan melindungi diri dan anaknya manakala bahaya datang di tengah lautan padang pasir. Semua kalkulasi itu berhenti hanya oleh prinsip: bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba yang menjalankan perintah-Nya.

Itulah kalkulasi tauhid. Sebuah cara pandang dan prinsip yang lahir dari kepasrahan dan ketundukan total kepada Allah Azza wa Jalla. Prinsip itulah yang terwariskan ke sang putra, Ismail. Ketika Allah menguji Ibrahim dengan perintah menyembelih dirinya, dengan mantap berkata, “Kerjakanlah, wahai Ayah. Engkau akan mendapatiku bersama orang-orang yang sabar, insya Allah.”

Prestasi demi prestasi yang diraih oleh Ibrahim sekeluarga itu bukanlah sebuah proses yang terjadi secara tiba-tiba. Sudah sejak masa muda, Ibrahim memiliki prinsip tauhid harga mati. Prinsip itulah yang kemudian menggegerkan seluruh negeri, karena tiba-tiba seluruh berhala yang biasa disembah, hancur—kecuali satu yang tersisa. Prinsip itu pula yang membuat Namrudz harus menahan malu lantaran tak bisa mempertahankan alasan menyembah benda mati yang tak bisa ditanyai dan diajak bicara.

Berkali-kali Ibrahim sekeluarga diuji Allah, berkali-kali pula mereka sukses menjalaninya tanpa cacat sedikit pun. Ibrahim merupakan potret ideal dari keluarga tauhid yang mendasari segala gerak-geriknya kepada perintah dan tuntunan Allah. Apa perintah Allah, mereka laksanakan tanpa peduli risiko dan bahaya.

BACA JUGA  Selundupkan Sperma Suaminya, Wanita Gaza Ini Berhasil Melahirkan

Kini, Allah hadirkan kisah itu kepada kita setahun sekali melalui momentum Idul Adha. Agar menjadi cermin bagi keluarga Muslim untuk dapat menempatkan diri secara tepat di hadapan perintah Allah—dengan segenap risiko dan tantangannya. Sekaligus sebuah penegasan, bahwa keluarga ideal seperti Ibrahim, mustahil terbentuk tanpa adanya tauhid yang benar. Maka, mulai hari ini jangan ragu lagi untuk mendeklarasikan bahwa kita adalah, “Keluarga Ibrahim!”

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sekolah Diminta Ajarkan Pemakaian Hijab

Salah satu yang dinilai menjadi alasan masih adanya remaja muslimah yang belum berjilbab adalah karena mereka belum terbiasa. "Maka mereka perlu diajarkan di sekolah untuk memakai hijab supaya mereka terbiasa"

Senin, 12/09/2016 17:28 0

Indonesia

Warga Luar Batang Tolak Sapi dari Ahok

Penolakan tersebut dipicu oleh sikap Ahok yang sering mengeluarkan pernyataan dan bertindak kerap menyakiti warga.

Senin, 12/09/2016 14:15 0

Palestina

Sadis, Pemukim Israel Tabrak Gadis Kecil Palestina

Seorang gadis kecil Palestina tewas setelah ditabrak oleh seorang pemukim Yahudi di wilayah Betlehem.

Senin, 12/09/2016 13:50 0

Rohah

Hikayat Tiga Jamaah Haji yang Sampai di Tanah Suci

Ada saja kisah-kisah menarik dari perjalanan haji seseorang di Tanah Suci. Dari kisah itu, tentunya dapat diambil ibroh mendalam bagi orang-orang yang bertakwa.

Senin, 12/09/2016 13:08 0

Video Kajian

JADI TAHU – Arti Berqurban

Hari Raya Idul Adha telah tiba, hari raya dimana kaum muslimin yang mampu diwajibkan untuk berqurban. Banyak sekali kaum muslimin yang berqurban di tahun ini, dan mungkin anda adalah salah satu dari kaum muslimin yang berqurban tahun ini, namun, apakah anda benar-benar sudah paham apa hakikat berqurban yang sebenarnya ?

Ahad, 11/09/2016 19:00 0

Artikel

Berkorban untuk Allah Ta’ala

Sisi inilah yang menjadi perbedaan antara qurbannya orang mukmin dengan orang kafir. Abdullah bin ‘Abbas –rodliyallohu ‘anhu- pernah menjelaskan bahwa dahulu orang-orang jahiliyah menyembelih hewan qurban mereka dan melumurkan darahnya ke sisi-sisi ka’bah dengan anggapan bahwa Allah menginginkan darah-daging sembelihan mereka.

Ahad, 11/09/2016 17:40 0

Indonesia

Safari Dakwah di Senduro, Mahasiswa STAIL Diingatkan untuk Bertafakkur kepada Allah SWT

Ketika melihat gunung-gunung, bebatuan, sapi, kambing, dan lain-lain, maka seharusnya juga teringat kepada Allah.

Ahad, 11/09/2016 16:33 0

Rusia

Dibanding Masa Uni Soviet, Jemaah Haji Rusia Meningkat 400 Persen

Tahun ini umat Islam dari Negeri Beruang Merah yang menunaikan rukun Islam kelima mencapai 16.000 orang

Ahad, 11/09/2016 15:00 0

Iran

Rusia Mulai Bangun Reaktor Nuklir di Iran

Dengan daya yang dihasilkan mencapai 1.000 megawatt, dua reaktor tersebut akan menghabiskan biaya lebih dari 10 miliar dolar atau lebih dari Rp 130 triliun

Ahad, 11/09/2016 14:05 0

Asia

Bentrokan Kembali Terjadi di Pedesaan Kashmir, Puluhan Warga Terluka

Awalnya sekelompok warga pro kemerdekaan menggelar pertemuan di kawasan Razwein dan Dardpora, distrik Badgam. Situasi berubah menjadi bentrokan saat pasukan keamanan India mencoba menggagalkan pertemuan tersebut

Ahad, 11/09/2016 11:00 0