... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Memberikan Daging Kurban kepada Orang Kafir, Haramkah?

Foto: Daging Kurban (kompasiana)

KIBLAT.NET-Pendistribusian daging kurban di beberapa tempat masih sering menjadi polemik. di antara polemik yang sering muncul adalah pemberian daging kurban kepada orang kafir. Pembahasan ini sebenarnya sudah menjadi pembahasan para ulama mazhab. Hal yang menjadi fikih kurban ini harus diketahui oleh setiap muslim yang berkurban. Bagaimana sebenarnya hukum hal tersebut? Apakah para ulama satu kata atau justru berbeda?

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum memberikan daging kurban kepada orang kafir. Di dalam kitab Mawahibul Jalil disebutkan dua riwayat dari Imam Malik. Riwayat pertama menyebutkan bahwa Imam Malik ditanya tentang wanita Nasrani yang menjadi ibu susu dari seorang muslim dan ingin mengambil kulit kurban anak susunya. Imam Malik menjawab bahwa diperbolehkan baginya untuk mengambil kulit dan memakan daging kurban anak susunya. Ibnu Qasim meriwayatkan, setelah itu Imam Malik meralat pendapatnya dengan mengatakan, “tidak ada kebaikan atas hal tersebut.” (Mawahibul Jalil 4/376)

Masih di halaman yang sama diriwayatkan bahwa suatu ketika Imam Malik ditanya umat Islam memberikan daging kurban kepada tetangga mereka yang kafir dzimmi. Imam Malik menjawab tidak masalah. Namun kemudian Imam Malik meralat dengan berkata,”tidak ada kebaikan atas hal itu.” (Mawahibul Jalil 4/376)

Menanggapi dua riwayat dari Imam Malik di atas Ibnu Habib berkata,”Bahwa kebolehan memberikan daging kurban kepada orang jika orang kafir tersebut masih saudara, adapun jika bukan saudara maka tidak boleh mendistribusikan hewan kurban kepada orang kafir.” (Mawahibul Jalil 4/376)

BACA JUGA  Saksi dari Polisi Bantah Dakwaan JPU di Sidang Ricuh 21-22 Mei

Sementara menurut mazhab Hanbali diperbolehkan memberikan daging kurban kepada orang kafir. Sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Qudamah dalam AlMughni,“Diperbolehkan memberi makanan dari (daging kurban) kepada orang kafir ini merupakan pendapat Hasan Al Bashri, Abu Tsaur dan Ahlu Ra’yi….. Karena ia adalah sedekah sunnah. Maka diperbolehkan memberikan makanan kepada orang kafir Dzimmi (dalam perlindungan Negara Islam), tawanan sebagaimana shodaqah sunnah lainnya.” (Al-Mughni 11/109)

Kebolehan memberi daging kurban kepada orang kafir oleh Lajnah Daimah disandarkan kepada firman Allah :

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Artinya : “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan Berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang Berlaku adil.” (QS. Al-Mumtahanah:8)

Sebagian ulama Syafi’iyah berpendapat  tidak boleh memberi daging kurban kepada orang kafir. Ar-Ramli di dalam Nihayatul Muhtaj berkata, “Sebagaimana tidak boleh memberikan orang kafir (daging kurban secara mutlak). Berdasarkan hal itu tidak boleh memberikan orang fakir atau orang yang diberi hadiah sesuatu apapun untuk orang kafir. Karena maksud dari pemberian daging kurban sebagai wujud kasih sayang terhadap kaum muslimin dengan memakan daging tersebut. Karena itu adalah wujud dari perjamuan Allah bagi mereka, maka tidak boleh memberikannya keada selain kaum muslimin. Akan tetapi di dalam Al-Majmu Syarhal Muhazzab disebutkan bahwa konskwensi dari mazhab Syafi’i memperbolehkan memberikannya kepada orang kafir.” (Nihayatul Muhtaj 8/141)

BACA JUGA  Hukum Membagikan Daging Kurban dalam Kondisi Sudah Dimasak

Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa permasalahan ini adalah perkara ijtihadiyah yang tidak ada dalil yang shorih. Perbedaan para ulama di atas didasari pada perbedaan dalam menyikapi daging kurban. Ada yang menganggapnya sebagai hadiah saja sehingga memperbolehkan, ada yang menganggapnya sebagai kekhususan bagi umat Islam sehingga dilarang diberikan kepada orang kafir.

Pendapat yang lebih kuat menurut penulis adalah pendapat hanailah yang mengqiyaskan pemberian daging kurban kepada orang kafir dengan sedekah. Walaupun begitu penulis tetap mengajak kepada kaum muslimin untuk mempriotaskan orang-orang fakir dari umat Islam sebagai objek distribusi daging kurban. Wallahu a’lam bisshowab.

Penulis : Miftahul Ihsan Lc

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Drone AS Tewaskan Empat Anggota Al-Shabaab

Juru bicara militer AS pada Rabu (07/09) mengklaim pihaknya telah melakukan dua serangan di Somalia selatan awal pekan ini yang menewaskan empat militan Al-Shabaab.

Kamis, 08/09/2016 19:01 0

Indonesia

Persistri: Perzinaan dan Homoseks Jadi Teror Ketahanan Keluarga

Persistri menilai teror yang sama juga ditimbulkan oleh pemerkosaan yang dilakukan kepada perempuan. Termasuk juga kepada laki-laki yang juga bisa menjadi korban pemaksaan untuk berhubungan seksual dengan perempuan.

Kamis, 08/09/2016 17:38 0

Lebanon

Syiah Hizbullah Larang Pengikutnya Naik Haji

Sumber itu mengatakan larangan itu sejalan dengan keputusan Iran untuk melarang warganya untuk berhaji tahun ini karena terlibat konflik dengan Arab Saudi.

Kamis, 08/09/2016 15:30 1

Indonesia

Penganut Freesex dan LGBT Terdampak Uji Materiil Pasal Perzinaan

“Kalaupun Freesex dan LGBT terdampak oleh uji materiil ini, maka hal tersebut merupakan konsekuensi logis akibat keduanya bertentangan dengan Pancasila & UUD 1945 pula,” kata Feizal.

Kamis, 08/09/2016 15:12 0

Indonesia

Warisan Penjajah Belanda, Pasal Perzinaan KUHP Bertentangan dengan UUD 1945

Ia menjelaskan, pasal 284 KUHP adalah pasal yang membebaskan orang untuk berzina sepanjang tidak terikat pernikahan. pasal 285 KUHP adalah pasal yang membebaskan orang untuk memperkosa lelaki, dan Pasal 292 KUHP adalah pasal yang membebaskan hubungan sesama jenis ini jika pelakunya orang dewasa terhadap orang berusia kurang dari 15 (limabelas) tahun.

Kamis, 08/09/2016 14:46 0

Suriah

Milisi Syiah Iraq Kirim 1.000 Pasukan ke Aleppo

Seribu milisi Syiah asal Iraq dilaporkan menuju wilayah utara Suriah di Aleppo. Milisi dari Harakah al-Nujab itu bermaksud memperkuat pasukan Suriah di wilayah selatan Aleppo dalam melawan pasukan oposisi.

Kamis, 08/09/2016 14:40 0

Indonesia

Ini Penjelasan Singkat Kelemahan Pasal Perzinaan pada KUHP

"AILA Indonesia ingin melindungi masyarakat dari kekosongan hukum yang ada. Dan MK adalah sebagai lembaga yang tepat secara konstitusi untuk mengajukan JR ini agar segera dapat diperbaiki kualitas hukum di negeri ini," ujar Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia kepada Kiblat.net pada Rabu, (07/09).

Kamis, 08/09/2016 14:14 0

Indonesia

AILA Indonesia Ajak Semua Elemen Bangsa Mengukuhkan Keluarga

Hal itu diserukan AILA Indonesia di tengah perjuangan mereka mengajukan proses uji materil pasal perzinaan di Mahkamah Konstitusi. Hari ini, Kamis 8 September 2016, AILA Indonesia bersama sejumlah elemen masyarakat sudah memasuki proses sidang yang kedelapan kalinya

Kamis, 08/09/2016 14:01 0

Afghanistan

Taliban Buka Sekolah Khusus Anak perempuan

Dilansir dari Al-Araby Al-Jadid, Rabu (07/09), Taliban memposting foto sejumlah komandan lapangan di Provinsi Kunduz, Afghanistan Utara, ikut serta dalam upacara khusus peletakan batu pertama sekolah khusus perempuan di wilayah yang mayoritas dari suku Pashtun itu. Padahal, Pashtun dikenal suku yang tidak membolehkan anak-anak wanita mereka keluar rumah meski untuk belajar.

Kamis, 08/09/2016 13:57 0

Arab Saudi

Tahun Ini, 12.800 Warga Suriah Berhaji di Tanah Suci

Hal ini menjawab tudingan media-media pro Iran yang mengatakan Arab Saudi melarang jamaah haji Suriah untuk mengunjungi Tanah Suci.

Kamis, 08/09/2016 12:30 0

Close