... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Super Qurban IDC: Berkurban untuk Pesantren, Dakwah, Pendidikn dan Keluarga Mujahid

KIBLAT.NET – Menyembelih hewan qurban pada hari Idul Adha adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada sedekah dengan nilai yang sepadan atau lebih. Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa qurban lebih utama daripada jihad:

“Tidak ada amalan yang lebih utama pada hari-hari (tasyriq) ini selain berkurban.” Para sahabat berkata, “Tidak juga jihad?” Beliau menjawab: “Tidak juga jihad. Kecuali seseorang yang keluar dari rumahnya dengan mengorbankan diri dan hartanya (di jalan Allah), lalu dia tidak kembali lagi” (HR Bukhari).

Qurban juga sangat bermanfaat di Akhirat, kelak hewan yang dikurbankan itu akan datang lengkap beserta seluruh bulu, tanduk dan kukunya.

“Tidak ada satu amalan yang paling dicintai Allah dari bani Adam pada hari Nahr (hari raya Idul Adha) selain menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya hewan qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu” (HR Tirmidzi, Ibnu Majjah dan Hakim).

Sedemikian agungnya syariat qurban, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengecam keras orang yang memiliki kemampuan tapi enggan berkurban:

“Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berkurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami” (HR Ibnu Majah & Al-Hakim, dihasankan oleh Syaikh Albani).

Bagi orang yang berkurban, Allah akan segera memberikan ganti biaya qurban yang dia keluarkan. Karena setiap pagi Allah mengutus dua malaikat. Malaikat yang pertama berdoa: “Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak,” sedangkan malaikat yang kedua berdoa: “Ya Allah, berikanlah kehancuran bagi orang pelit yang menahan hartanya” (HR Bukhari & Muslim).

Selain untuk mendekatkan diri (taqarrub) dan menyatakan kecintaan kepada Allah, qurban juga bermanfaat untuk meneguhkan nilai-nilai pengabdian, kemanusiaan, solidaritas, persaudaraan dan silaturrahim dalam rangka mengurangi kesenjangan sosial demi tegaknya dakwah dan jihad.

Alhamdulillah, atas tingginya kepercayaan umat, setiap tahun IDC menerima dan menyalurkan hewan qurban ke berbagai lapisan kaum muslimin untuk mendukung syiar dan dakwah.

Tahun 2015 (1436 H), IDC bekerjasama dengan Yayasan An-Najahul Islami menyalurkan Qurban senilai Rp 528.818.900 terdiri dari:

1. SAPI: 1 ekor Limousine 986 kg dan 13 ekor sapi senilai Rp 312.000.000,-
2. KAMBING: 94 ekor Kambing senilai Rp 216.818,900,-

…Kambing/domba: Rp 2.000.000 s/d 5.000.000,-
…Sapi: Rp 15.000.000 s/d 30.000.000,-

Tahun ini, IDC kembali menerima dan menyalurkan qurban dalam enam program, antara lain:

1. QURBAN UNTUK SANTRI DI PESANTREN

Para santri adalah generasi penerus dakwah dan penopang masa depan Islam. Sedini mungkin mereka telah belajar mengorbankan masa indah dan kebahagiaan bersama keluarga tercinta untuk meniti ilmu agama. Mereka berharap agar buah tafaqquh fiddin itu kelak menjadi generasi robbani yang alim, mujahid, dan ikhlas mendakwahkan dinul Islam.

Penyaluran qurban di pesantren adalah program yang tepat sasaran, multi manfaat dan berdaya guna. Selain demi penambahan gizi santri untuk masa depan Islam, qurban di pesantren juga menjadi hiburan agar mereka juga menikmati Hari Raya Idul Adha setahun sekali.

2. QURBAN BLUSUKAN DI KAMPUNG “PAK KUMIS” (Kawasan Padat, Kumuh dan Miskin)

Dalam pendayagunaan daging qurban, syariat Islam menekankan agar dibagikan kepada fakir miskin di sekitar tempat tinggal orang yang berkurban. Namun jika di kawasan tersebut mayoritas orang mampu atau telah banyak orang yang berkurban, maka demi pemerataan distribusi, berkurban kepada fakir miskin yang lebih membutuhkan adalah lebih afdhal.

Dalam program ini, Relawan IDC siap blusukan di kawasan Pak Kumis (padat, kumuh dan miskin) untuk membantu umat untuk melakukan penyembelihan hewan qurban. Dengan program ini diharapkan agar distribusi daging qurban lebih merata, sehingga prinsip “kaljasadil waahid” dalam Islam akan terwujudkan, bahwa persaudaraan setiap muslim itu seperti kesatuan anggota tubuh.

Mari hilangkan konsentrasi/penumpukan qurban yang terpusat di daerah perkotaan. Salurkan qurban di kampung Pak Kumis, yaitu di pedesaan, kawasan padat penduduk, perkampungan kumuh dan kantong-kantong kemiskinan.

Jadikan Qurban lebih merata dan bermanfaat dengan menyalurkannya kepada saudara-saudara Muslim di daerah Pak Kumis sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, agar saudara-saudara kita kaum dhuafa itu benar-benar merasakan indahnya solidaritas Islam.

3. QURBAN BERSAMA WARGA BINAAN DAKWAH DI PEDALAMAN

Dalam rangka pemerataan dakwah islamiyah, IDC menggulirkan program Dai Khusus, yaitu mengirimkan para dai ke berbagai daerah di pedalaman pelosok dan terasing.

Mereka meninggalkan kampung halaman, hijrah ke daerah pedalaman yang sama sekali asing. Dengan gigih mereka berjuang mendakwahkan ajaran Islam dan menyelamatkan akidah umat, dan membangun masyarakat utama yang sebenar-benarnya.

BACA JUGA  Muslimah, Yuk Ikut Hijrah Reborn: Karena Hijrah Bukan Sekedar Berubah

Di samping bermanfaat untuk solidaritas dan ukhuwah islamiyah, penyaluran qurban di daerah binaan dakwah ini sangat mendukung kerja dai, meningkatkan kesuksesan dakwah, sekaligus merekatkan hubungan dan ikatan moril antara dai/ustadz dengan umat yang menjadi tanggungjawab dakwah.

4. QURBAN DI DAERAH RAWAN PEMURTADAN & KRISTENISASI

Di berbagai penjuru tanah air, umat Islam menjadi target pemurtadan oleh para misionaris agama lain. Untuk menangkal misi kafirisasi dan memperkuat akidah umat di daerah rawan pindah agama, IDC bekerja sama dengan elemen umat dan lembaga Islam terkait memfokuskan dakwah anti pemurtadan.

Guna menunjang lancarnya dakwah dan upaya pembentengan akidah umat di daerah rawan pemurtadan, maka IDC akan menyalurkan qurban di daerah rawan pemurtadan.

5. QURBAN UNTUK MUJAHID DAN SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PENJARA

Ratusan mujahid dan aktivis Islam yang gigih memperjuangkan tegaknya Syariat Islam, harus menjalani hukuman penjara karena amaliah jihad mereka dianggap salah oleh rezim. Di penjara, mereka terus menjaga stabilitas ruhiyah dengan berbagai cara, antara lain menghafal Al-Qur’an (tahfizhul Qur’an).

Pada hari raya Idul Adha yang sering disebut sebagai Hari Raya Akbar ini, umat Islam seluruh dunia merayakan dua momentum kebahagiaan, yakni haji dan qurban.

Program bertajuk “Qurban Bersama Mujahid dan Santri Penghafal Al-Qur’an di Penjara” ini didedikasikan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT dan ta’zhim kepada ratusan mujahid di seluruh nusantara yang telah mengorbankan harta, jiwa dan raganya untuk meninggikan kalimat Allah (li i’lai kalimatillah). Demi tegaknya Syariat Islam mereka berjuang secara totalitas, meski konsekuensinya dianggap musuh oleh thaghut, hingga jasad mereka dipenjarakan rezim.

Mujahidin bukanlah manusia biasa, tetapi seutama-utamanya manusia. Rasulullah SAW bersabda:“Rasulullah SAW ditanya, siapakah orang yang mulia (utama)? Beliau menjawab, “Seorang laki-laki yang berjihad di jalan Allah” (HR Bukhari dari Abu Sa’id Al-Khudri).

Qurban bersama mujahidin di penjara disalurkan IDC ke penjara-penjara di tanah air yang terjangkau.

Semoga dengan menyalurkan Qurban kepada para mujahidin, dapat mempertebal solidaritas, kemanusiaan dan kecintaan terhadap syariat Jihad Fisabilillah yang sangat diagungkan Islam.
6. QURBAN UNTUK KELUARGA SYUHADA DAN MUJAHIDIN

Program ini digelar mengingat besarnya pahala menyantuni keluarga mujahid dan betapa hebatnya bencana menelantarkan keluarga mujahid.

Pahala besar yang diberikan oleh Allah amaliah jihad tidak terbatas kepada berperang saja. Apa saja yang berkaitan dan berhubungan dengan Jihad di Jalan Allah akan diberikan ganjaran dan keutamaan yang berlipat kali ganda.

“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan kepada orang-orang Muhajirin, mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman, mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia” (Qs Al-Anfal 74).

Mencukupi dan menanggung kebutuhan keluarga mujahidin juga memiliki pahala dan keutamaan berjihad, karena ia telah menggantikan tugas mujahidin terhadap keluarganya.

“Barangsiapa yang mempersiapkan perbekalan orang yang berperang di jalan Allah maka ia telah berjihad dan barangsiapa yang menanggung keluarga orang yang berperang di jalan Allah dengan baik (cukup), maka sungguh ia telah berperang” (HR. Bukhari).

“Siapa pun di antara kalian yang menggantikan tugas orang yang keluar berjihad di keluarganya dan hartanya dengan baik maka dia berhak mendapatkan setengah pahala orang yang keluar berjihad” (HR. Muslim Abu Dawud dari Abu Sa’id. Hadits ini terdapat di Shahih Al-Jami’ 2691)

Selain itu, Rasulullah SAW mengancam keras orang yang belum pernah menunaikan salah satu dari tiga hal: berperang, memberikan bekal kepada orang yang berperang dan mencukupi kebutuhan keluarga orang yang berperang:

“Barangsiapa belum pernah berperang atau membekali orang yang berperang atau menggantikan tugas orang yang berperang dalam keluarganya dengan baik, maka Allah akan menimpakan bencana kepadanya sebelum datangnya hari kiamat” (HR Abu Daud dari Abu Umamah Al-Bahili RA).

Syaikh Abu Bashir hafizhahullah menjelaskan: “Seorang mukmin tidak boleh baginya kecuali harus menjadi salah satu di antara tiga kelompok; dia berperang di jalan Allah, atau menggantikan tugas orang yang berperang di keluarganya dengan baik, atau membekali orang yang berperang di jalan Allah. Jika dia tiak menjadi salah satupun di antara tiga kelompok tersebut, maka silahkan menunggu bencana yang akan menimpanya -tidak ada yang mengetahui bencana apa itu kecuali Allah- sebelum hari kiamat”(Risalah Limadza Al-Jihad Fisabilillah).

Ibnul Atsir menafsirkan, makna kalimat “ashaabahullah biqaari’ah” dalam hadits tersebut artinya: Allah akan menimpakan musibah yang menghancurkannya. Dikatakan “qara’ahu amrun” apabila dia ditimpa musibah secara tiba-tiba. Bentuk jama’ dari qari’ah adalah qawari. (An-Nihayah Li-Gharibil-Hadits Wal-Atsar).

BACA JUGA  Penghuni Lapas di Bali Terima Daging Kurban dari Pemuda Al Fath Tabanan

7. SUPER QURBAN SEPANJANG TAHUN

Pembagian qurban secara konvensional pada hari tasyriq (3 hari) sering mengakibatkan penumpukan distribusi dan ketidakrataan qurban di tempat lain yang terpelosok.

Seperti tahun sebelumnya, IDC membuka kesempatan bagi kaum muslimin untuk bergabung dalam program Super Qurban Abadi.

Dengan program ini, hewan qurban yang disembelih tidak dibagikan berupa daging mentah, melainkan didistribusikan dalam bentuk daging siap saji, dengan penyembelihan dan pengolaanyang sesuai syar’i.

Hewan qurban disembelih dalam kondisi sehat pada hari raya Idul Adha hingga hari akhir tasyriq, lalu diolah dan dikemas secara higienis dalam bentuk Sosis, Kornet atau Abon sehingga memiliki daya tahan sampai dua tahun tanpa bahan pengawet.

Dengan demikian, distribusi daging qurban siap saji ini bisa dilakukan sepanjang tahun dengan jangkauan yang lebih luas dan lebih lama. Bahkan bisa disimpan untuk didistribusikan daerah korban bencana alam setiap saat di manapun.

DASAR HUKUM

Pendapat mayoritas ulama dari kalangan shahabat, tabi’in, empat imam mazhab, dan selainnya, memperbolehkan menyimpan dan mengawetkan daging qurban melebihi tiga hari Tasyriq.

Adapun beberapa hadits yang melarang menyimpan dan mengawetan daging qurban telah di-nasakh(dihapus hukumnya) oleh hadits-hadits shahih dari Nabi SAW, diantaranya:

عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم «مَنْ ضَحَّى مِنْكُمْ فَلاَ يُصْبِحَنَّ بَعْدَ ثَالِثَةٍ وَفِى بَيْتِهِ مِنْهُ شَىْءٌ» . فَلَمَّا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَفْعَلُ كَمَا فَعَلْنَا عَامَ الْمَاضِى؟ قَالَ: «كُلُوا وَأَطْعِمُوا وَادَّخِرُوا فَإِنَّ ذَلِكَ الْعَامَ كَانَ بِالنَّاسِ جَهْدٌ فَأَرَدْتُ أَنْ تُعِينُوا فِيهَا»

Dari Salamah bin Al-Akwa’ RA, ia berkata: Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa diantara kalian menyembelih hewan qurban, maka janganlah ia menyisakan sedikitpun darinya di dalam rumahnya setelah hari (Tasyriq) yang ketiga.” Ketika tiba (hari raya Qurban) tahun berikutnya, para shahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, apakah kami melakukan sebagaimana tahun lalu?” Beliau menjawab: “(Tidak), sekarang silakan kalian makan, memberi makan, dan menyimpannya, karena sesungguhnya pada tahun lalu manusia ditimpa kesulitan (kelaparan/paceklik), sehingga aku ingin kalian membantu mereka” (HR. Bukhari dan Muslim).

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم«يَا أَهْلَ الْمَدِينَةِ لاَ تَأْكُلُوا لُحُومَ الأَضَاحِىِّ فَوْقَ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ». فَشَكَوْا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّ لَهُمْ عِيَالاً وَحَشَمًا وَخَدَمًا فَقَالَ: «كُلُوا وَأَطْعِمُوا وَاحْبِسُوا أَوِ ادَّخِرُوا»

Dan diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Wahai penduduk kota Madinah, Janganlah kalian makan daging qurban melebihi tiga hari (tasyriq)”. Maka mereka mengadu kepada Rasulullah bahwa mereka memiliki keluarga, sejumlah orang (kerabat) dan pembantu. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Kalau begitu silakan kalian memakannya, memberikannya sebagai makanan, menahannya atau menyimpannya” (HR. Muslim).

JENIS DAN HARGA HEWAN QURBAN

Panitia Tebar Qurban IDC mengupayakan pengadaan hewan qurban yang memenuhi syarat syar’i,jantan, sehat, tidak cacat dan terbebas dari penyakit, dengan harga sbb:

Kambing/domba: Rp 2.000.000 s/d 5.000.000,-
Sapi: Rp 14.000.000 s/d 30.000.000,-
Sapi kolektif (patungan/urunan) tujuh orang, dengan biaya per-orang Rp 2.000.000 hingga 4.000.000,-
…Bebas ongkos pemotongan, biaya pemotongan hewan qurban ditanggung IDC…

INFO DAN TEKNIS PENYALURAN QURBAN

a. Batas penerimaan dana qurban hari Kamis, 08 September 2016.

b. Panitia menerima qurban dalam bentuk hewan kambing atau sapi, dengan cara menyerahkan langsung ke Kantor Sekretariat IDC.

c. Panitia menerima qurban dalam bentuk uang tunai dengan cara dijemput petugas atau ditransfer ke rekening IDC:

Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a/n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a/n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
Bank CIMB Niaga, No.Rek: 675.0100.407.006 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC)

CATATAN:

Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 300 (tiga ratus rupiah). Misalnya: Rp 2.000.300,- Rp 2.500.300,- Rp 3.500.300,- Rp 14.000.300,- Rp 25.000.300,- dan seterusnya.

Bebas ongkos pemotongan, biaya pemotongan hewan qurban ditanggung IDC.

Untuk prosesi penyembelihan hewan qurban (di mana nama pequrban akan diucapkan/dilafazhkan saat penyembelihan qurban), mohon melakukan konfirmasi transfer kepada IDC Center: 08999.704050 (sms & whatsapp only).

Penyaluran hewan qurban dalam enam program tersebut dibagi secara proporsional sesuai jumlah hewan qurban yang terkumpul.

Laporan dan foto pelaksanaan qurban akan disampaikan secara online di:www.InfaqDakwahCenter.com.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pejuang Suriah Dilaporkan Kehilangan Wilayah Strategis di Aleppo

Direktur Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah, Rami Abdul Rahman mengatakan bahwa sejumlah tentara rezim Assad telah merebut kembali dua bangunan akademi militer di selatan kota dan memutus salah satu jalur suplai pasukan oposisi.

Senin, 05/09/2016 09:16 0

Indonesia

Jadi Amirul Haj, Menag Telah Tiba di Saudi

Menag menerangkan bahwa setiap negara harus ada pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi warga negara masing-masing

Senin, 05/09/2016 09:03 0

Rusia

KTT G20: Turki Tegaskan Pentingnya Solusi Politik di Suriah

Selain itu, dia juga menyatakan bahwa negaranya tidak akan membiarkan kelompok teror di wilayah Suriah bagian selatan maupun utara berkembang.

Senin, 05/09/2016 09:02 0

Yaman

Bom Meledak di Aden, 6 Tentara Yaman Tewas

KIBLAT.NET, Aden – Sekitar enam Angkatan Bersenjata Pemerintahan Yaman tewas dalam ledakan bom di selatan...

Senin, 05/09/2016 08:36 0

Arab Saudi

Selama Musim Haji Diprediksi Suhu di Tanah Suci Capai 40 Derajat

Kepala Badan Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan Arab Saudi, Abdulaziz bin Omar Al-Jasser mengatakan suhu tinggi dapat terjadi di siang hari

Ahad, 04/09/2016 12:15 0

Yaman

Tentara Yaman Dekati Perang Perebutan Ibukota Dengan Kelompok Hutsi

KIBLAT.NET – Tentara Yaman dan sekutunya dalam Komite Perlawanan Rakyat telah mencapai pinggiran Ona rute...

Ahad, 04/09/2016 11:30 0

Indonesia

Dua Anggota DPRD Ikut Tandatangani Penolakan Pendirian RS. Siloam Solo

KIBLAT.NET, Solo- Atas nama pribadi, dua anggota DPRD Surakarta ikut menandatangani penolakan pendirian RS Siloan....

Ahad, 04/09/2016 10:20 0

Arab Saudi

Iran Disebut Tengah Berusaha Kirim Senjata Ke Arab Saudi

"Dan kami benar-benar meyakini bahwa Iran tengah berusaha mengirim persenjataan ke Bahrain, Kuwait, dan Arab Saudi,"

Ahad, 04/09/2016 10:20 0

Turki

Erdogan: Membebaskan Manbij Adalah Tujuan Utama Operasi Perisai Efrat

KIBLAT.NET – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pembebasan kota Manbij Suriah dari kontrol...

Ahad, 04/09/2016 09:25 0

Turki

Militer Libya Serbu ISIS di Posisi Terakhir Mereka di Sirte

KIBLAT.NET – Pasukan yang setia kepada Pemerintahan sementara Libya (GNA) mengatakan mereka telah meluncurkan serangan...

Ahad, 04/09/2016 08:21 0

Close