... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lawan ISIS, Pemerintah Kurdistan Terima Puluhan Juta Dolar dari AS

Foto: Peta wilayah Kurdistan Iraq

KIBLAT.NET, Irbil – Pemerintah Kurdi menerima puluhan juga dana bantuan dari Amerika Serikat. Seorang pejabat Kurdi mengatakan dana itu akan digunakan untuk membayar gaji pasukan Peshmerga.

“Angkatan pertama bantuan keuangan AS untuk pasukan Peshmerga telah diterima dan disimpan di Kurdistan International Bank,” kata Jamal Mohammed, Kepala Staf Peshmerga kepada Rudaw, Senin (05/09).

Jamal mengungkapkan bahwa jumlah bantuan mencapai $ 22.200.000. Dia menjelaskan bantuan itu sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani pemerintah Irbil dan Washington untuk berperang melawan ISIS.

“Dana itu akan didistribusikan ke lebih dari 14 brigade Peshmerga, empat basis pelatihan militer dan lima batalyon Peshmerga,” imbuhnya.

Petinggi Peshmerga, Jabar Yawar mengatakan bahwa menurut perjanjian KRG-AS, setengah gaji tentara Peshmerga dibayar oleh AS, sedangkan setengahnya lagi dibayar oleh pemerintah otoritas Kurdi.

Perjanjian pada 12 Juli antara Washington dan Irbil menjanjikan jumlah sebesar $ 415.000.000 akan diberikan AS untuk menggaji tentara Peshmerga.

Perjanjian itu juga mengharuskan Kurdi Peshmerga membantu pasukan Iraq dalam pertempuran Mosul dan memberikan kesempatan kepada pasukan Iraq untuk memasuki wilayah Kurdi. Selain itu, pasukan Kurdi juga diharuskan menarik diri dari wilayah yang telah dibebaskan.

Beberapa pejabat dan anggota parlemen Iraq mengkritik pemerintah otoritas Kurdi yang menyetujui perjanjian ini tanpa memberitahu pemerintah pusat Iraq. Meskipun pernyataan dari kementerian pertahanan Iraq pekan lalu menegaskan bahwa kesepakatan itu ditandatangani dengan persetujuan Baghdad.

BACA JUGA  Selesai Pukul 08:30 WIB, Panitia Reuni 212 Dukung Kepulangan Habib Rizieq

Reporter : Ibas Fuadi
Sumber : Rudaw

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menag: Ketentuan Penetapan Kuota Haji Perlu Diperbaiki

"Pendekatan seperti itu tidak relevan lagi karena ada sejumlah negara tidak maksimal menyerap kuota yang dimilikinya, sementara ada negara lain yang antreannya begitu panjang karena kuota yang ada tidak sebanding dengan animo masyarakat yang ingin berhaji"

Senin, 05/09/2016 10:20 0

Artikel

Generasi Penerus Bangsa dalam Pusaran Prostitusi

KIBLAT.NET – Satu lagi, pasca rentetan panjang kasus penganiayaan dan pemerkosaan anak dibawah umur. masyarakat...

Senin, 05/09/2016 10:06 1

Video Kajian

Cara Pengobatan Nabi oleh Ust. Abu Umar Abdillah [Bag 2]

KIBLAT.NET - Sejak dahulu, Rasul telah memulai mengobati para sahabat yang mengeluhkan rasa sakit yang kemudian mengadukan sakitnya kepada beliau dan sering pula beliau mengobati dirinya sendiri. Dalam bagian kedua ini, Ustadz Abu Umar Abdillah akan masih membahas tentang pengobatan Rasul yang patut kita coba. Yuk, simak !

Senin, 05/09/2016 09:45 0

Info Event

Super Qurban IDC: Berkurban untuk Pesantren, Dakwah, Pendidikn dan Keluarga Mujahid

KIBLAT.NET – Menyembelih hewan qurban pada hari Idul Adha adalah amal shalih yang paling utama,...

Senin, 05/09/2016 09:35 0

Indonesia

Jadi Amirul Haj, Menag Telah Tiba di Saudi

Menag menerangkan bahwa setiap negara harus ada pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi warga negara masing-masing

Senin, 05/09/2016 09:03 0

Indonesia

Dua Anggota DPRD Ikut Tandatangani Penolakan Pendirian RS. Siloam Solo

KIBLAT.NET, Solo- Atas nama pribadi, dua anggota DPRD Surakarta ikut menandatangani penolakan pendirian RS Siloan....

Ahad, 04/09/2016 10:20 0

Indonesia

Operasi Tinombala Berlanjut, Tahun Ini Ditargetkan Rampung

Pengejaran terhadap para anggota Mujahidin Indonesia Timur masih terus dilakukan. Kali ini Operasi Tinombala memasuki tahap keempat dengan strategi pendekatan persuasif.

Sabtu, 03/09/2016 19:51 0

Indonesia

Hanya Satu Nama, Penunjukan Kepala BIN Sulit Digugat DPR

KIBLAT.NET, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Meutya Hafid mengatakan, penunjukan Kepala Badan Intelijen Indonesia (BIN) merupakan hak prerogatif presiden.

Sabtu, 03/09/2016 13:26 0

Indonesia

Kapolri: Polisi Harus Melakukan Pendekatan ke Media

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, salah satu masalah terbesar yang dihadapi Polri saat ini adalah rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang kini dipimpinnya tersebut.

Sabtu, 03/09/2016 12:57 0

Profil

Ilyas Kashmiri, Arsitek Jihad Asia Selatan (2/2)

Akhirnya, Ilyas mendapatkan anugerah yang selama ini ia impikan. Tepat pada 3 Juni 2011, sebuah pesawat tanpa awak Amerika membombardir daerah Ghwakhwa, Waziristan Selatan. Sembilan mujahidin termasuk Ilyas Kashmiri syahid dalam serangan itu. Sedangkan korban lain ada tiga mujahid yang terluka. Lala Wazir, juru bicara Mullah Nazir seorang komandan Thaliban mengkonfimasi secara resmi berita itu.

Sabtu, 03/09/2016 12:52 0

Close