... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Inilah Kerugian ISIS di Jarabulus

Foto: ISIS di Jarabulus. (Zaman el-Wasl)

KIBLAT.NET, Jarabulus – Pada tanggal 24 Agustus 2016, pasukan Turki dan tentara FSA memberi tekanan ke ISIS di kota Jarabulus. Sehingga, penguasaan ISIS selama kurang lebih dua setengah tahun di wilayah itu berakhir. Dalam hal ini, Zaman el-Wasl pada Ahad (04/09) mengatakan ISIS telah kehilangan gerbang lebar untuk merekrut anggota. Bahkan gerbang penyeberangan terlebar lintas perbatasan untuk mengontrol Iraq dan Suriah.

Menurut catatan media itu, sekitar 4.700 kali aktivitas penyeberangan melalui wilayah ini. Berbeda dengan wilayah Azaz dan Al-Rai yang berkisar 2.500 dan 2.700 kali. Ini membuktikan bahwa Jarabulus menjadi kota penting yang dikuasai ISIS di wilayah perbatasan. Otomatis, kehilangan kota ini menjadi pukulan keras tersendiri bagi kelompok itu.

Diketahui, Jarabulus dianggap sebagai salah satu wilayah pertama di Suriah tempat pendirian “Negara” ISIS. Sejak itu, pertempuran sengit pun kerap terjadi. ISIS berusaha mempertahankan kota ini dari faksi-faksi lain yang ingin merebut. Puncaknya pada awal 2014, meski terkepung, ISIS enggan meninggalkan kota. Hingga pada tahun ini ISIS akhirnya melepaskan kota setelah digempur pasukan Turki dan FSA.

Media itu menyebut pertempuran untuk Jarabulus bukan hanya kesempatan untuk mengungkapkan taktik militer ISIS dan rencana untuk mengambil alih wilayah Suriah dari oposisi. Tetapi juga mengungkapkan sikap ISIS yang menganggap kelompok-kelompok yang melawan dan menentang mereka sebagai shahawat, murtadin atau agen asing.

BACA JUGA  Seorang Tentara Suriah "Menghilang" Usai Lamar Putri Assad Via Online

“Hal yang paling penting terungkap dalam pertempuran untuk Jarabulus adalah kebrutalan ISIS terhadap faksi oposisi selainnya, yang telah membunuh mereka atau mengambil mereka sebagai tawanan perang selama pertempuran,” kata media itu.

Dan sekarang Jarabulus telah ditutup, meskipun masih ada kemungkinan ISIS akan merebut kembali wilayah itu.

Reporter : Ibas Fuadi
Sumber : Zaman el-Wasl


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menag: Ketentuan Penetapan Kuota Haji Perlu Diperbaiki

"Pendekatan seperti itu tidak relevan lagi karena ada sejumlah negara tidak maksimal menyerap kuota yang dimilikinya, sementara ada negara lain yang antreannya begitu panjang karena kuota yang ada tidak sebanding dengan animo masyarakat yang ingin berhaji"

Senin, 05/09/2016 10:20 0

Artikel

Generasi Penerus Bangsa dalam Pusaran Prostitusi

KIBLAT.NET – Satu lagi, pasca rentetan panjang kasus penganiayaan dan pemerkosaan anak dibawah umur. masyarakat...

Senin, 05/09/2016 10:06 1

Video Kajian

Cara Pengobatan Nabi oleh Ust. Abu Umar Abdillah [Bag 2]

KIBLAT.NET - Sejak dahulu, Rasul telah memulai mengobati para sahabat yang mengeluhkan rasa sakit yang kemudian mengadukan sakitnya kepada beliau dan sering pula beliau mengobati dirinya sendiri. Dalam bagian kedua ini, Ustadz Abu Umar Abdillah akan masih membahas tentang pengobatan Rasul yang patut kita coba. Yuk, simak !

Senin, 05/09/2016 09:45 0

Info Event

Super Qurban IDC: Berkurban untuk Pesantren, Dakwah, Pendidikn dan Keluarga Mujahid

KIBLAT.NET – Menyembelih hewan qurban pada hari Idul Adha adalah amal shalih yang paling utama,...

Senin, 05/09/2016 09:35 0

Indonesia

Jadi Amirul Haj, Menag Telah Tiba di Saudi

Menag menerangkan bahwa setiap negara harus ada pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi warga negara masing-masing

Senin, 05/09/2016 09:03 0

Indonesia

Dua Anggota DPRD Ikut Tandatangani Penolakan Pendirian RS. Siloam Solo

KIBLAT.NET, Solo- Atas nama pribadi, dua anggota DPRD Surakarta ikut menandatangani penolakan pendirian RS Siloan....

Ahad, 04/09/2016 10:20 0

Indonesia

Operasi Tinombala Berlanjut, Tahun Ini Ditargetkan Rampung

Pengejaran terhadap para anggota Mujahidin Indonesia Timur masih terus dilakukan. Kali ini Operasi Tinombala memasuki tahap keempat dengan strategi pendekatan persuasif.

Sabtu, 03/09/2016 19:51 0

Indonesia

Hanya Satu Nama, Penunjukan Kepala BIN Sulit Digugat DPR

KIBLAT.NET, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Meutya Hafid mengatakan, penunjukan Kepala Badan Intelijen Indonesia (BIN) merupakan hak prerogatif presiden.

Sabtu, 03/09/2016 13:26 0

Indonesia

Kapolri: Polisi Harus Melakukan Pendekatan ke Media

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, salah satu masalah terbesar yang dihadapi Polri saat ini adalah rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang kini dipimpinnya tersebut.

Sabtu, 03/09/2016 12:57 0

Profil

Ilyas Kashmiri, Arsitek Jihad Asia Selatan (2/2)

Akhirnya, Ilyas mendapatkan anugerah yang selama ini ia impikan. Tepat pada 3 Juni 2011, sebuah pesawat tanpa awak Amerika membombardir daerah Ghwakhwa, Waziristan Selatan. Sembilan mujahidin termasuk Ilyas Kashmiri syahid dalam serangan itu. Sedangkan korban lain ada tiga mujahid yang terluka. Lala Wazir, juru bicara Mullah Nazir seorang komandan Thaliban mengkonfimasi secara resmi berita itu.

Sabtu, 03/09/2016 12:52 0

Close