... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Keutamaan Awal Bulan Dzulhijjah

Foto: Keutamaan Awal Bulan Dzulhijjah

KIBLAT.NET – Waktu begitu cepat berlalu. Tidak terasa, kini kita sudah berada di penghujung bulan Dzulqa’dah, artinya tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah. Layaknya keutamaan yang dimiliki bulan Ramadhan, Allah ta’ala juga mengutamakan sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah melebihi hari-hari lain dalam setahun. Dari Ibnu Abbas, radhiallahu anhum, Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidak ada hari dimana amal sholeh di dalamnya lebih dicintai Allah dibandingkan sepuluh hari-hari ini, Mereka bertanya, Meskipun berjihad di jalan Allah?’ Beliau menjawab, Meskipun berjihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya. Dan tidak kembali sedikitpun darinya.” (HR. Bukhori)

Kemudian dalam riwayat lain, Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ ، وَلَا أَعْظَمَ أَجْراً مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلُهُ فِيْ عَشْرِ الْأَضْحَى قِيْلَ : وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidaklah suatu amalan yang lebih bersih di sisi Allah Azza Wajalla, dan lebih agung pahalanya dari suatu kebaikan yang dilakukan pada sepuluh hari adha. Dikatakan, “Meskipun Jihad di jalan Allah. Beliau menjawab, “Meskipun berjihad fi sabilillah azza Wajalla. Kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya dan tidak kembali sedikitpun darinya.” (HR. Ad-Darimi, 1/357 dan sanadnya hasan sebagaimana yang disebutkan dalam al-‘Irwa’, 3/398)

BACA JUGA  Haluan Ekonomi Masyumi

Nash ini serta yang lainnya menunjukkan bahwa sepuluh hari awal (bulan dzulhijjah) itu lebih utama dibandingkan hari-hari yang lain dalam setahun, tanpa ada pengecualian sedikit pun. Meskipun sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Akan tetapi sepuluh malam akhir Ramadan itu lebih utama dibandingkan sepuluh malam Dzulhijjah. Karena mengandung malam lailatul qadar. Dimana ia lebih baik dari seribu bulan. (Silahkan melihat Tafsir Ibnu Katsir, 5/412)

Dengan demikian, sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk mengawali sepuluh hari ini dengan bertaubat nasuha kepada Allah azza wajalla. Kemudian memperbanyak amalan sholeh secara umum, seperti; memperbanyak bacaan tahmid (alhamdulillah), tahlil (lailaha illallahu) dan takbir (allahu akbar), berpuasa, menunaikan haji dan umrah, ber-udhiyyah serta memperbanyak amalan-amalan sunnah lainnya.

 

Fakhruddin

Disadur dari https://islamqa.info/ar/49042


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: UU Tax Amnesty Tak Berpihak Rakyat Kecil

Setelah mendapat masukan dari masyarakat, Dahnil menyimpulkan bahwa ada pemufakatan jahat di dalam UU tex amnesty tersebut.

Kamis, 01/09/2016 10:15 0

Video Kajian

Tadzkirah: Tiga Perkara yang Berbeda dari Dzahirnya

KIBLAT.NET – Allah SWT ternyata banyak memberikan kejutan bagi hamba-hambanya. Salah satu contoh, Allah SWT...

Kamis, 01/09/2016 09:45 0

Indonesia

Muhammadiyah: UU Tax Amnesty dari Aspek Prosedural Cacat

Selain itu, mantan ketua KPK ini juga menilai penetapan UU Tex amnesty ini sepihak. Karena tidak ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

Kamis, 01/09/2016 08:46 0

Iran

Lagi, Seorang Jenderal dari Garda Revolusi Iran Tewas di Aleppo

KIBLAT.NET – Ahmad Ghulami, seorang brigadir jenderal dari Garda Revolusi Iran telah tewas dalam pertempuran...

Kamis, 01/09/2016 07:17 0

Indonesia

Hakim Konstitusi: Zina Atas Dasar Suka Sama Suka Tak Kena Pidana, Rugikan Perempuan

Hakim Konstitusi Patrialis Akbar menanggapi perluasan makna zina yang dipermasalahkan pihak terkait. Ia memandang zina atas dasar suka sama suka dan tidak dikenakan pidana justru banyak merugikan perempuan. “Justru eksploitasi perempuan atau kejahatan terhadap perempuan itu banyak sekali diakibatkan oleh perzinahan yang semula suka sama suka,” kata Patrialis menegaskan.

Rabu, 31/08/2016 22:56 0

Indonesia

Uji Materi Pasal Perzinahan, Hakim MK Tegaskan Indonesia Bukan Negara Sekuler

Uji material diajukan oleh sejumlah kalangan, di antaranya Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia. Ada tiga pasal KUHP yang dimohon untuk diuji oleh Mahkamah Konstitusi. Pasal 284 tentang perzinahan, yang tadinya terbatas dalam kaitan pernikahan dimohonkan untuk diperluas ke konteks diluar pernikahan. Pasal 285 tentang perkosaan, yang tadinya terbatas laki-laki terhadap perempuan, dimintakan untuk diperluas ke laki-laki ke laki-laki ataupun perempuan ke laki-laki. Dan Pasal 292 tentang percabulan anak, yang asalnya sesama jenis laki-laki dewasa terhadap yang belum dewasa dimintakan untuk dihilangkan batasan umurnya.

Rabu, 31/08/2016 22:38 0

Palestina

Israel Tutup Stasiun Radio Palestina atas Tuduhan Menghasut Kekerasan

KIBLAT.NET, Hebron – Pemerintah Israel telah menutup sebuah stasiun radio Palestina di Tepi Barat yang...

Rabu, 31/08/2016 22:26 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Setuju Mempidanakan Pelaku Zina dan Homoseks

Dari sisi norma agama hubungan lain jenis di luar pernikahan adalah hal yang diharamkan. Hal itu semestinya masuk dalam kategori kejahatan. Terlebih lagi hubungan sesama jenis atau homoseks

Rabu, 31/08/2016 21:35 0

Indonesia

Pengamat: Ledakan di Gereja Medan Bukan Bom Bunuh Diri, Lebih Tepat Petasan

"Itu lebih tepat adalah sebagai petasan saja itu, bukan bom"

Rabu, 31/08/2016 20:30 0

Indonesia

Aksi Pelaku Serangan Gereja Medan, Disuruh Orang Tak Dikenal dengan Iming-Iming Uang

Polisi belum bisa memastikan keberadaan orang yang terlibat dalam aksi Ivan tersebut, dan melakukan pengejaran. "Orangnya ini yang kami cari. Bisa ada, bisa tidak."

Rabu, 31/08/2016 19:49 0

Close