... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS dan Rusia Saling Klaim Jadi Pembunuh Al-Adnani

Foto: Jet tempur Rusia melakukan serangan di Suriah. (Foto: AP)

KIBLAT.NET, Aleppo – Media ISIS pada Selasa (30/08) lalu melaporkan bahwa juru bicara militernya, Abu Muhammad Al-Adnani terbunuh. Terkait hal ini, dua negara besar, Amerika Serikat dan Rusia saling mengeluarkan pernyataan yang mengklaim pembunuhan Al-Adnani.

Pentagon telah melaporkan pada Selasa malam bahwa mereka telah menargetkan Al-Adnani, namun tidak langsung mengonfirmasi kematiannya. Di sisi lain, Rusia mengeluarkan pernyataan pada hari Rabu, bahwa pihak intelijennya telah menewaskan Al-Adnani beserta 39 anggota ISIS lainnya dalam sebuah serangan udara.

Para pejabat AS menganggap klaim Rusia itu sebagai “lelucon,” meskipun Pentagon masih belum menyelesaikan penilaian mereka atas serangan yang telah dilakukannya. Akan tetapi, Pentagon tetap meragukan serangan Rusia yang menewaskan juru bicara ISIS tersebut.

Terlepas dari hal itu, kematian Al-Adnani setidaknya memberi pukulan tersendiri bagi ISIS. Walaupun kematian seorang petinggi itu nantinya akan tergantikan dengan sosok yang lain.

Reporter : Ibas Fuadi
Sumber : Antiwar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Keutamaan Awal Bulan Dzulhijjah

“Tidak ada hari dimana amal sholeh di dalamnya lebih dicintai Allah dibandingkan sepuluh hari-hari ini, Mereka bertanya, ‘Meskipun berjihad di jalan Allah?’ Beliau menjawab, ‘Meskipun berjihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya. Dan tidak kembali sedikitpun darinya.” (HR. Bukhori)

Kamis, 01/09/2016 10:45 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: UU Tax Amnesty Tak Berpihak Rakyat Kecil

Setelah mendapat masukan dari masyarakat, Dahnil menyimpulkan bahwa ada pemufakatan jahat di dalam UU tex amnesty tersebut.

Kamis, 01/09/2016 10:15 0

Video Kajian

Tadzkirah: Tiga Perkara yang Berbeda dari Dzahirnya

KIBLAT.NET – Allah SWT ternyata banyak memberikan kejutan bagi hamba-hambanya. Salah satu contoh, Allah SWT...

Kamis, 01/09/2016 09:45 0

Indonesia

Muhammadiyah: UU Tax Amnesty dari Aspek Prosedural Cacat

Selain itu, mantan ketua KPK ini juga menilai penetapan UU Tex amnesty ini sepihak. Karena tidak ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

Kamis, 01/09/2016 08:46 0

Indonesia

Hakim Konstitusi: Zina Atas Dasar Suka Sama Suka Tak Kena Pidana, Rugikan Perempuan

Hakim Konstitusi Patrialis Akbar menanggapi perluasan makna zina yang dipermasalahkan pihak terkait. Ia memandang zina atas dasar suka sama suka dan tidak dikenakan pidana justru banyak merugikan perempuan. “Justru eksploitasi perempuan atau kejahatan terhadap perempuan itu banyak sekali diakibatkan oleh perzinahan yang semula suka sama suka,” kata Patrialis menegaskan.

Rabu, 31/08/2016 22:56 0

Indonesia

Uji Materi Pasal Perzinahan, Hakim MK Tegaskan Indonesia Bukan Negara Sekuler

Uji material diajukan oleh sejumlah kalangan, di antaranya Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia. Ada tiga pasal KUHP yang dimohon untuk diuji oleh Mahkamah Konstitusi. Pasal 284 tentang perzinahan, yang tadinya terbatas dalam kaitan pernikahan dimohonkan untuk diperluas ke konteks diluar pernikahan. Pasal 285 tentang perkosaan, yang tadinya terbatas laki-laki terhadap perempuan, dimintakan untuk diperluas ke laki-laki ke laki-laki ataupun perempuan ke laki-laki. Dan Pasal 292 tentang percabulan anak, yang asalnya sesama jenis laki-laki dewasa terhadap yang belum dewasa dimintakan untuk dihilangkan batasan umurnya.

Rabu, 31/08/2016 22:38 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Setuju Mempidanakan Pelaku Zina dan Homoseks

Dari sisi norma agama hubungan lain jenis di luar pernikahan adalah hal yang diharamkan. Hal itu semestinya masuk dalam kategori kejahatan. Terlebih lagi hubungan sesama jenis atau homoseks

Rabu, 31/08/2016 21:35 0

Indonesia

Pengamat: Ledakan di Gereja Medan Bukan Bom Bunuh Diri, Lebih Tepat Petasan

"Itu lebih tepat adalah sebagai petasan saja itu, bukan bom"

Rabu, 31/08/2016 20:30 0

Indonesia

Aksi Pelaku Serangan Gereja Medan, Disuruh Orang Tak Dikenal dengan Iming-Iming Uang

Polisi belum bisa memastikan keberadaan orang yang terlibat dalam aksi Ivan tersebut, dan melakukan pengejaran. "Orangnya ini yang kami cari. Bisa ada, bisa tidak."

Rabu, 31/08/2016 19:49 0

Rilis Syamina

Lapsus Syamina: Saat Negara Membunuh dan Menyiksa

Salah satu fitur utama dalam Perang Melawan Teror adalah menolak nilai-nilai dan sistem hukum yang berlaku. Untuk itu, mereka mengklaim bahwa hal tersebut diperlukan untuk melawan ancaman terorisme. Mentalitas ini tidak hanya berhenti di pemerintah AS dalam perang mereka melawan Al-Qaidah,

Rabu, 31/08/2016 11:56 0

Close