... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Uji Materi Pasal Perzinahan, Hakim MK Tegaskan Indonesia Bukan Negara Sekuler

Foto: Mahkamah Konstitusi (MK)

KIBLAT.NET, Jakarta – Hakim Mahkamah Konstitusi yang juga mantan Menteri Hukum dan HAM era SBY, Dr. Patrialis Akbar S.H. M.H., menegaskan HAM yang ada di Indonesia berbeda dengan HAM yang ada di dalam Declaration of Human Rights.

Hl itu ia katakan menanggapi pemaparan para ahli yang diajukan pemohon dari Aliansi Cinta Keluarga (AILA) terkait uji materi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 284-285 dan 292 dalam sidang lanjutan di lantai dua Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa (23/08).

“Saya ingin menyampaikan sepintas terhadap ketentuan hukum yang ada di negara ini, terutama yang berkaitan dengan kebebasan HAM. Sebetulnya memang ada perbedaan antara perspektif HAM yang ada di Indonesia dengan perspektif HAM yang ada dalam Declaration of Human Rights. Sangat berbeda. Ada yang sama tapi ada satu yang istimewa di negara itu dan itu tidak sama dengan negara lain”, tegas pria berdarah Minang ini.

Perbedaan tersebut terletak pada pembatasan hak orang lain dan nilai-nilai yang ada dalam 28 J ayat 2, seperti nilai-nilai moral, nilai-nilai agama dan nilai-nilai keamanan.

“Inilah yang tidak dimiliki Declaration of Human Rights, itu sangat berbeda, karena kita bukan negara sekuler, tetapi negara kita ini mengakui agama,” tegasnya lagi.

Tidak hanya itu, Patrialis juga sepakat dengan kesaksian ahli dari Universitas Indonesia, Dr. Hamid Chalid, jika Pasal 284-285 dan 292 merupakan pasal yang sangat liberal karena masih merupakan peninggalan penjajah.

BACA JUGA  Psikolog Forensik: Tulisan Denny Siregar Soal Anak Calon Teroris Bentuk Stigmatisasi

Pantauan Kiblat.net, ini merupakan sidang ke tujuh uji material Mahkamah Konstitusi dengan mendengar pandangan pihak-pihak yang diajukan para pemohon perubahan KUHP.

Uji material diajukan oleh sejumlah kalangan, di antaranya Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia. Ada tiga pasal KUHP yang dimohon untuk diuji oleh Mahkamah Konstitusi.

Pasal 284 tentang perzinahan, yang tadinya terbatas dalam kaitan pernikahan dimohonkan untuk diperluas ke konteks diluar pernikahan.

Pasal 285 tentang perkosaan, yang tadinya terbatas laki-laki terhadap perempuan, dimintakan untuk diperluas ke laki-laki ke laki-laki ataupun perempuan ke laki-laki.

Dan Pasal 292 tentang percabulan anak, yang asalnya sesama jenis laki-laki dewasa terhadap yang belum dewasa dimintakan untuk dihilangkan batasan umurnya.

Sidang lanjutan kali ini menghadirkan tiga ahli, yaitu Dr. Asrorun Niam Soleh (Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia) yang menyoroti Uji Materi dari sudut pandang Perlindungan Anak, Dr. Hamid Chalid (Wakil Rektor Universitas Indonesia) yang menyoroti Uji Materi dari sudut pandang Hukum Tata Negara, dan Atip Laifulhayat, Ph.D (Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran/Mantan Ketua Umum PP Pemuda Persis) yang menyoroti Uji Materi dari sudut pandang Hak Asasi Manusia (HAM).

 

Reporter: Fajar Shadiq
Editor: Alamsyah

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Israel Tutup Stasiun Radio Palestina atas Tuduhan Menghasut Kekerasan

KIBLAT.NET, Hebron – Pemerintah Israel telah menutup sebuah stasiun radio Palestina di Tepi Barat yang...

Rabu, 31/08/2016 22:26 0

Asia

Pasukan India Eksekusi Bocah Remaja Kashmir dalam Aksi Protes Jam Malam

Aksi protes terhadap pemerintah India meletus di banyak tempat di wilayah Kashmir pada Rabu, (31/08) setelah pihak berwenang mencabut pemberlakuan jam malam di seluruh wilayah Himalaya yang disengketakan untuk pertama kalinya dalam 54 hari terakhir.

Rabu, 31/08/2016 19:12 0

News

Oposisi Suriah Rebut Halfaya, Kota Strategis di Hama

Kota Halfaya diserbu kelompok pejuang Suriah dari Jund al-Aqsa dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) yang meluncurkan operasi pada malam hari. Beberapa tentara Rezim dan milisi pro Rezim yang berjaga-jaga di pos pemeriksaan mendapat perlawanan keras dari pejuang.

Rabu, 31/08/2016 15:20 0

Turki

Bantah Rumor AS, Pejabat Turki: Tidak Ada Gencatan Senjata dengan YPG di Suriah

"Kami tidak menyadari perjanjian tersebut. Jika AS mengumumkan hal seperti itu berarti mereka mencoba untuk melegalkan organisasi teroris, sehingga seolah-olah kita memiliki kepentingan dengan mereka," kata pejabat Turki seperti dikutip Daily Sabah, Selasa (30/08).

Rabu, 31/08/2016 14:38 0

China

Hotel di Cina Tolak Menginap Tamu dari Negara Muslim

Kepolisian Cina dikabarkan telah memerintahkan pengelola hotel untuk menolak tamu dari lima negara mayoritas Muslim. Pada awal Maret, pihak manajemen hotel di selatan Guangzhou mengaku telah menerima pemberitahuan dari polisi untuk menolak tamu dari Pakistan, Suriah, Iraq, Turki dan Afghanistan.

Rabu, 31/08/2016 13:36 0

Irak

Serangan Turki terhadap Kurdi di Suriah Meluas ke Iraq

Operasi Turki melawan milisi Kurdi di Suriah utara pekan lalu meluas hingga ke Iraq. Media pemerintah melaporkan serangkaian serangan udara lintas-perbatasan dilakukan militer Turki ke wilayah Gara di utara Irak, yang diklaim menargetkan kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Rabu, 31/08/2016 12:36 0

Rilis Syamina

Lapsus Syamina: Saat Negara Membunuh dan Menyiksa

Salah satu fitur utama dalam Perang Melawan Teror adalah menolak nilai-nilai dan sistem hukum yang berlaku. Untuk itu, mereka mengklaim bahwa hal tersebut diperlukan untuk melawan ancaman terorisme. Mentalitas ini tidak hanya berhenti di pemerintah AS dalam perang mereka melawan Al-Qaidah,

Rabu, 31/08/2016 11:56 0

Afrika

Pasukan Libya Bersiap Serang Daerah ISIS Terakhir di Sirte

Kantor media pasukan “Al-Bunyan Al-Marshush” (aliansi pasukan anti ISIS di Libya) mengumumkan melalui akun Facebook, “pasukan kami memasuki sisa-sisa daerah yang dikontrol ISIS di daerah Nomor 3”.

Rabu, 31/08/2016 11:39 0

Suriah

Pasukan Oposisi Suriah Bergerak di Pedesaan Hama

Sejumlah faksi oposisi, Senin (29/08), mendeklarasikan operasi militer baru di pedesaan Hama menargetkan militer Suriah. Operasi ini bersamaan dengan operasi dengan sandi “Perlindungan Efrat” di Jarabulus untuk menghadapi ISIS dan Kurdi. Pasukan oposisi bekerja sama dengan Turki dalam operasi “Perlindungan Efrat”.

Rabu, 31/08/2016 10:40 0

Artikel

Kedzaliman yang Langsung Mendapatkan Balasan di Dunia

Sa‘id ra. Kemudian berdoa karena ia telah dizalimi, “Ya Allah, sesungguhnya ia telah mengklaim bahwa aku telah menzalimi dirinya. Jika ia berdusta maka butakanlah matanya dan lemparkanlah ia ke dalam sumurnya yang di sana ia berselisih denganku. Tampakkanlah cahaya kebenaranku di tengah-tengah kaum muslimin bahwa aku tidak menzaliminya.”

Rabu, 31/08/2016 10:01 7

Close