... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Pangkas Bantuan untuk Pakistan

Foto: PM Pakistan, Nawaz Sharif dan Presiden AS, Barack Obama/ilustrasi

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat mengumumkan mengurangi bantuan kepada pemerintah Pakistan, kata sumber militer intelijen, militer dan diplomat AS, seperti dilansir Reuters Arabic, Jumat (26/08). Penyusutan bantuan itu karena Pakistan dinilai terus memberi dukungan kepada kelompok-kelompok anti AS.

“Sikap Pakistan yang terus mendukung kelompok-kelompok militan yang anti AS sangat mempengaruhi pentingnya sekutu strategis Islamabad sebagai sekutu Washington, khususnya dalam hubungan militer dan ekonomi,” lansir Reuters Arabic.

Amerika Serikat telah mengurangi dukungan militer dan ekonomi terbatas dalam beberapa tahun terakhir terhadap Pakistan. Hal itu karena Pakistan masih memiliki hubungan baik dengan gerakan Taliban di Afghanistan.

Michael Kocalman, Peneliti Urusan Asia Selatan di lembaga Woordrwo Wilson Center for Research di Washington, mengatakan bahwa pihaknya melihat perubahan yang sangat menentukan dan tajam terkait kebijakan AS di Asia Selatan.

Dia menambahkan, hubungan AS-Pakistan selama ini didasarkan pada kepentingan namun hal itu pudar karena timbul saling curiga.

Sementara itu, sejumlah pejabat AS menjelaskan bahwa negaranya sudah frustasi setelah Paksitan berulang kali menolak menghentikan dukungan terhadap Taliban. Di satu sisi, Obama enggan kembali menerjunkan militer ke Afghanistan untuk menghadapi Taliban.

Selama ini, AS telah menggelontorkan dana miliaran dollar untuk membantu Pakistan khususnya di bidang militer. Namun beberapa tahun terakhir, bantuan itu semakin dikurangi.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Reuters Arabic

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kala Keluarga Mertua Daeng Koro Teriaki Saksi Polisi di Persidangan

"Huuuu... pembohong...," teriak kerabat dan keluarga sembari mencibir bahwa keterangan istri terdakwa dan saksi penyidik tidak benar.

Sabtu, 27/08/2016 09:31 0

Indonesia

Lakukan Penyidikan Penahanan 177 WNI, Polri Kirim Tim Ke Filipina

Sejauh ini, Mabes Polri telah mengantongi tujuh perusahaan travel dan KBIH yang diduga telah memberangkatkan calon jemaah haji menggunakan paspor palsu

Jum'at, 26/08/2016 21:09 0

Tazkiyah

Kalian adalah Para Saksi Allah di Dunia

Rasulullah bersabda, “Siapa yang telah kalian puji dengan kebaikan, maka telah wajib baginya surga. Dan siapa yang telah kalian cela dengan keburukan, maka telah wajib pula baginya neraka. Kalian adalah para saksi Allah di muka bumi, kalian adalah para saksi Allah di muka bumi.” (HR Muslim)

Jum'at, 26/08/2016 15:00 0

Artikel

Ketika Amar Makruf Nahi Mungkar Ditinggalkan

Amar makruf dan nahi mungkar memiliki peranan penting dalam Islam. Hikmah yang terkandung di dalamnya pun tidak sedikit. Di antaranya, selain menjadi sarana untuk menyampaikan hujjah kepada pelaku maksiat, ia juga merupakan petunjuk ilahi dalam usaha mengurangi angka kriminalitas atau menghilangkannya dari tengah-tengah umat. Sehingga dengan demikian, masyarakat dapat hidup nyaman dan sentosa.

Jum'at, 26/08/2016 11:15 0

Video Kajian

Cara Pengobatan Nabi [Ust. Abu Umar Abdillah] Bag 1

KIBLAT.NET – Pengobatan medis zaman sekarang kian maju dan canggih. Pengobatan tradisional pun sudah banyak...

Jum'at, 26/08/2016 08:58 0

Indonesia

Kemenag Minta Saudi Pulihkan Kuota Haji Setelah Renovasi Masjidil Haram Selesai

“Kemudian ketika Presiden Jokowi bertamu ke kerajaan Arab Saudi kan juga dijanjikan kuota, tapi realisasinya belum. Mudah-mudahan tahun 2017,” tuturnya.

Kamis, 25/08/2016 19:06 0

Indonesia

Itjen Kemenag: 177 Calon Haji Lewat Filipina Adalah Korban, Jangan Dipidana!

Inspektur Jendral Kementrian Agama , Muhammad Jasin mengatakan bahwa 177 calon haji yang berangkat secara illegal melalui Filipina adalah korban. Maka, ia meminta agar 177 Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut tidak dipidanakan.

Kamis, 25/08/2016 18:00 0

Indonesia

Industri Rokok Rampas Masa Depan Ekonomi Bangsa Indonesia

"Industri rokok kita anggap merampas masa depan ekonomi. Kita di masa depan punya bonus demografi artinya kita punya tenaga kerja yang melimpah baik yang skilled atau non-skilled," katanya kepada Kiblat.net di Gedung Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, (24/08).

Kamis, 25/08/2016 17:30 0

Indonesia

Haji Adnan Arsal: Presiden Harus Berikan Amnesti pada Seluruh Mantan Kombatan Poso

Tokoh Muslim Poso KH. Adnan Arsal berharap agar para DPO sisa anggota Santoso diberi pengampunan. Jika tidak, hal itu akan menambah panjang proses penyelesaian kekerasan di Poso. Karena menurutnya, sejak perjanjian Malino semua yang terlibat konflik telah diberikan pengampunan hukum baik dari kubu merah (kristen) maupun dari kubu putih (Islam).

Kamis, 25/08/2016 15:55 0

Rohah

Mimpi Bertemu Abdullah bin Mubarak

Ibnu Al-Mubarak berkata, ‘Dia telah mengampuniku karena perjalananku mencari hadits. Aku nasihatkan kepadamu untuk berpegang teguh pada Al-Qur’an'.”

Kamis, 25/08/2016 15:40 0

Close