... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terdakwa Pembunuh Mertua Daeng Koro Akui Seluruh Keterangan Saksi

Foto: Sidang pembunuhan mertua Daeng Koro

KIBLAT.NET, Poso – Sidang kedua pembunuhan dan perampokan ibu mertua Daeng Koro, Mama Ece alias Tante Nafi (65) berlansung hari Rabu (11/08/2016). Para saksi diundang untuk memberikan keterangan ihwal pembunuhan sadis yang terjadi pada September 2015 lalu tersebut.

Dalam keterangannya, para saksi memaparkan kronologi awal ditemukan jenazah wanita bernama Nafisah itu di dalam rumahnya. Saksi pertama adalah Ondeng, selaku anak korban. Ia menjelaskan bahwa Fandi (26) sebagai terdakwa telah berulang kali datang bertamu untuk meminjam uang kepada ibunya. Namun, ibunya tidak mau meminjamkan uang tersebut.

“Hari itu hari Senin, indo (ibu) saya antar dari rumah saya ke rumahnya, setelah itu saya melihat ada tamu. Tamu itu ya si Fandi ini saya dengar-dengar dia mau pinjam uang lagi sama indo. Tapi karena saya sudah bilang sama indo jangan dikasih kalau ini anak pinjam uang, terus indo juga bilang sampe mati saya tidak akan kasih ini uang sama dia,” ujar Ondeng yang menjadi istri Daeng Koro.

Sampai akhirnya, Tante Nafi ditemukan meregang nyawa di dalam rumahnya dengan luka bacokan di kepala, tangan dan luka memar lainnya. Uang pun raib dibawa pelaku.

“Setelah itu Fandi pulang dan saya juga meninggalkan indo sendirian di rumahnya karena saya ingat anak saya juga dirumah sendiri waktu itu jadi saya langsung balik ke rumah, besoknya saya ke Poso balik dari Poso sudah dengar kabar indo meninggal,” kata Ondeng.

BACA JUGA  Jurnalis Kiblatnet Ikuti Pelatihan dan Beasiswa Liputan Jurnalisme Data

Baca juga: Sidang Pembunuhan Mertua Daeng Koro: Dua Pengacara Menolak Jadi Kuasa Hukum Terdakwa

Fandi sebagai terdakwa membenarkan pernyataan saksi. Ketika hakim meminta tanggapan atau sanggahan darinya, ia hanya mengangguk dan membenarkan keterangan saksi.

“Benar pak, tidak ada tanggapan saya,” ujar Fandi dengan nada suara kecil.

Sementara saksi lain mengatakan ada 4 gelas kopi dihidangkan oleh korban sesaat sebelum korban dibunuh. Hal ini menandakan bahwa pelaku ada 4 orang dan sempat bertamu dan berbincang-bincang dengan korban.

“Itu ada 4 gelas kopi di ruang tamu, sementara saat ini yang ditangkap cuman 1 orang kemana pelaku 3 orang. Tidak mungkin 1 orang minum empat gelas kopi,” ungkap seorang saksi lainnya.

Jaksapun hanya menghadirkan 1 gelas kopi sebagai barang bukti para saksi. Melihat itu, keluarga dan kerabat yang hadir mempertanyakan 3 gelas lainnya yang seharusnya menjadi bukti. Hakim pun menanggapi bahwa saksi dapat mempertanyakannya kepada jaksa dan bisa dibuktikan di siding berikutnya.

Baca juga: Mertua Daeng Koro Dibunuh, Kapolsek Soyo Jaya: Parang dan 4 Gelas Kopi Jadi Barang Bukti

Akhirnya sidang berakhir pukul 14.30 wita. Hakim menyatakan sidang dilanjutkan dua pekan lagi, tepatnya tanggal 25 Agustus dengan agenda mendegarkan saksi dari pihak tim penyidik dalam hal ini anggota Polres Morowali.

Reporter : Ahmad Sutedjo
Editor : M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Sadis! Begini Cara Iran Eksekusi Mati Tahanan

Cara seperti ini juga dilakukan oleh ISIS di Raqqah di Suriah dan Mosul di Irak.

Jum'at, 12/08/2016 19:00 0

Rohah

Skak Mat, Pendeta Ini Termakan Argumen Sendiri

"Kami menikahi wanita Yahudi karena kami beriman kepada Musa, kami pun menikahi wanita Nasrani karena beriman dengan Isa. Nah, jika kalian beriman kepada Muhammad, kami akan nikahkan kalian dengan anak-anak perempuan kami." kata Imam Al-Baqilani sembari tersenyum.

Jum'at, 12/08/2016 17:17 0

Suriah

Jasiyul Fath: Kami Hanya Menurunkan 20 Persen Pasukan di Aleppo

“Hari ini wahai saudaraku, saya ingin menegaskan kepada kalian bahwa kekuatan pasukan yang kita terjunkan di Aleppo kurang dari 20 persen. Hari-hari berikutnya akan semakin besar,” kata Syaikh Abdullah Al-Muhaysini,

Jum'at, 12/08/2016 16:24 0

Suriah

Dahulu Aleppo Juga Pernah Terkepung, Begini Pesan Ibnu Taimiyah bagi Para Penduduknya

Dalam sejarah, pengepungan Aleppo tak hanya terjadi di tahun ini. Ketika Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah masih hidup, Aleppo juga pernah dikepung oleh pasukan Tartar pada tahun 699 H.

Jum'at, 12/08/2016 14:36 0

Suriah

Pangkalan Udara Rusia di Suriah Akan Diperbesar

Pembesaran pangkalan Khmeimim juga memungkinkan pesawat yang lebih besar untuk mendarat. Jumlah personil dan langkah-langkah keamanan militer pun akan diperkuat.

Jum'at, 12/08/2016 13:43 0

Rohah

Pemuda Ini Merasakan Kematian yang Indah

Dia kemudian menghadap kiblat dan berkata, ‘Ya Allah, aku kembali kepada-Mu saat ini, bertobat kepada-Mu dengan pertobatan yang tidak tercemar oleh keinginan untuk orang lain selain-Mu supaya Engkau melihatku menyembah-Mu. Maka terimalah tobatku dengan segala kekuranganku. Ampuni aku dan kasihanilah aku dalam kesunyianku. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku kembali dengan setulus hati. Kebinasaan akan menghampiriku jika Engkau tidak mengampuniku.’

Jum'at, 12/08/2016 10:30 0

Palestina

Bangunannya untuk Warga Palestina Dihancurkan, Prancis Kesal

“Kami mendesak pemerintah Israel segera menghentikan perbuatan yang bertentangan dengan hukum internasional itu,” kata pernyataan Deplu Prancis, seperti dilansir Reuters.

Jum'at, 12/08/2016 10:30 0

Artikel

Penerapan Al-Wala’ wal Bara’ dalam Pandangan Ahlussunnah

Wala’ wal bara’ merupakan salah satu di antara tuntutan syahadat yang diikrarkan oleh seorang mukmin. Ia adalah bagian dari makna kalimat tauhid, yaitu berlepas diri dari setiap sesuatu yang diibadahi selain Allah. Bagi seorang mukmin, ikatan wala’ wal bara’ merupakan ikatan iman yang paling kokoh yang dimiliki oleh dirinya.

Jum'at, 12/08/2016 10:00 0

Afrika

Kehadiran Militer Barat dan Eropa Kian Meningkat di Libya

Sumber Arabi21 di barisan pasukan Khalifa Haftar beberapa pekan lalu mengungkapkan bahwa pertempuran di Libya adalah “pertempuran minyak”. Seperti diketahui, katanya, Italia dan Prancis memiliki perusahaan minyak di daerah tersebut.

Jum'at, 12/08/2016 09:26 0

Suriah

15 Militan Syiah Hizbullah Meregang Nyawa di Aleppo

Dengan demikian, menurut sumber Al-Jazeera, total anggota Hizbullah yang tewas di Aleppo dalam sepekan terakhir bertambah menjadi 15 militan. Para aktivis juga menyebutkan nama ke-15 militan tersebut di internet.

Jum'at, 12/08/2016 08:50 0

Close