... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sidang Pembunuhan Mertua Daeng Koro: Dua Pengacara Menolak Jadi Kuasa Hukum Terdakwa

Foto: Sidang pembunuhan mertua Daeng Koro

KIBLAT.NET, Poso – Sidang kasus perampokan dan pembunuhan berencana terhadap ibu mertua Daeng Koro, Mama Ece alias Tante Nafi (65) berlanjut pada hari Rabu (11/08/2016). Agenda sidang kedua ini untuk mendengarkan keterangan dari saksi-saksi atas terbunuhnya ibu mertua salah satu pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang tertembak di pengunugan Kecamatan Parigi Moutong tahun 2015.

Baca juga: Dibunuh di Rumahnya, Ibu Mertua Daeng Koro Dikenal Sosok Berani dan Tegas

Sidang di Kantor Pengadilan Negeri Poso itu dimulai pukul 11.00 wita. Sidang sempat terhenti karena penasehat hukum terdakwa mengundurkan diri dari persidangan. Ketika hakim menunjuk penasehat hukum yang lain, ternyata juga mengundurkan diri karena masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

“Saya baru tahu hari ini setelah mendengar bahwa yang menjadi korban itu adalah tante saya ibu Nafisa, saya merasa kurang enak menjadi pengacara terdakwa,” ungkap pengacara itu.

Sementara itu, Fandi (26), terdakwa kasus pembunuhan berencana dan perampokan terhadap ibu Nafisa hanya terdiam di dalam sel menunggu sidang dimulai. Kerabat dan keluarga korban yang sempat melihatnya terlihat geram menahan amarah.

Akhirnya, sekitar pukul 13.00 wita usai shalat Dhuhur sidang dimulai kembali dengan pendamping hukum yang baru yaitu Muh. Taufik ,SH. Sebalumnya hakim ketua dan hakim anggota bermusyawarah mencari pendamping hukum yang bersedia mendampingi terdakwa.

BACA JUGA  Kemenag: Calon ASN Terpapar Radikalisme Pasti Tak Lulus Seleksi

Baca juga: Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Mertua Daeng Koro, Keluarga Pasang Spanduk

Jalannya sidang berlangsung tertib dan aman meskipun dihadiri para simpatisan dan keluarga Daeng Koro dari Malino Kecamatan Morowali.

Sidang dipimpin oleh Muhammad Syafii, S.H sebagai hakim ketua, Deni Lipu ,S.H dan Syakrani, S.H sebagai hakim anggota kemudian Sukoco ,S.H jaksa Pengadilan Negeri Poso.

Adapun saksi yang dihadirkan adalah Ondeng (anak ibu Nafisa/Istri daeng Koro), Papa Rangga (ketua RT Desa Padalangi Malino), Papa Windi ( kerabat ibu Nafisa), Papa Ihram (kerabat ibu Nafisa), dan Pak Bakri (kerabat ibu Nafisa).

Reporter : Ahmad Sutedjo
Editor : M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Sadis! Begini Cara Iran Eksekusi Mati Tahanan

Cara seperti ini juga dilakukan oleh ISIS di Raqqah di Suriah dan Mosul di Irak.

Jum'at, 12/08/2016 19:00 0

Rohah

Skak Mat, Pendeta Ini Termakan Argumen Sendiri

"Kami menikahi wanita Yahudi karena kami beriman kepada Musa, kami pun menikahi wanita Nasrani karena beriman dengan Isa. Nah, jika kalian beriman kepada Muhammad, kami akan nikahkan kalian dengan anak-anak perempuan kami." kata Imam Al-Baqilani sembari tersenyum.

Jum'at, 12/08/2016 17:17 0

Suriah

Jasiyul Fath: Kami Hanya Menurunkan 20 Persen Pasukan di Aleppo

“Hari ini wahai saudaraku, saya ingin menegaskan kepada kalian bahwa kekuatan pasukan yang kita terjunkan di Aleppo kurang dari 20 persen. Hari-hari berikutnya akan semakin besar,” kata Syaikh Abdullah Al-Muhaysini,

Jum'at, 12/08/2016 16:24 0

Suriah

Dahulu Aleppo Juga Pernah Terkepung, Begini Pesan Ibnu Taimiyah bagi Para Penduduknya

Dalam sejarah, pengepungan Aleppo tak hanya terjadi di tahun ini. Ketika Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah masih hidup, Aleppo juga pernah dikepung oleh pasukan Tartar pada tahun 699 H.

Jum'at, 12/08/2016 14:36 0

Suriah

Pangkalan Udara Rusia di Suriah Akan Diperbesar

Pembesaran pangkalan Khmeimim juga memungkinkan pesawat yang lebih besar untuk mendarat. Jumlah personil dan langkah-langkah keamanan militer pun akan diperkuat.

Jum'at, 12/08/2016 13:43 0

Rohah

Pemuda Ini Merasakan Kematian yang Indah

Dia kemudian menghadap kiblat dan berkata, ‘Ya Allah, aku kembali kepada-Mu saat ini, bertobat kepada-Mu dengan pertobatan yang tidak tercemar oleh keinginan untuk orang lain selain-Mu supaya Engkau melihatku menyembah-Mu. Maka terimalah tobatku dengan segala kekuranganku. Ampuni aku dan kasihanilah aku dalam kesunyianku. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku kembali dengan setulus hati. Kebinasaan akan menghampiriku jika Engkau tidak mengampuniku.’

Jum'at, 12/08/2016 10:30 0

Palestina

Bangunannya untuk Warga Palestina Dihancurkan, Prancis Kesal

“Kami mendesak pemerintah Israel segera menghentikan perbuatan yang bertentangan dengan hukum internasional itu,” kata pernyataan Deplu Prancis, seperti dilansir Reuters.

Jum'at, 12/08/2016 10:30 0

Artikel

Penerapan Al-Wala’ wal Bara’ dalam Pandangan Ahlussunnah

Wala’ wal bara’ merupakan salah satu di antara tuntutan syahadat yang diikrarkan oleh seorang mukmin. Ia adalah bagian dari makna kalimat tauhid, yaitu berlepas diri dari setiap sesuatu yang diibadahi selain Allah. Bagi seorang mukmin, ikatan wala’ wal bara’ merupakan ikatan iman yang paling kokoh yang dimiliki oleh dirinya.

Jum'at, 12/08/2016 10:00 0

Afrika

Kehadiran Militer Barat dan Eropa Kian Meningkat di Libya

Sumber Arabi21 di barisan pasukan Khalifa Haftar beberapa pekan lalu mengungkapkan bahwa pertempuran di Libya adalah “pertempuran minyak”. Seperti diketahui, katanya, Italia dan Prancis memiliki perusahaan minyak di daerah tersebut.

Jum'at, 12/08/2016 09:26 0

Suriah

15 Militan Syiah Hizbullah Meregang Nyawa di Aleppo

Dengan demikian, menurut sumber Al-Jazeera, total anggota Hizbullah yang tewas di Aleppo dalam sepekan terakhir bertambah menjadi 15 militan. Para aktivis juga menyebutkan nama ke-15 militan tersebut di internet.

Jum'at, 12/08/2016 08:50 0

Close