... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Pemuda Ini Merasakan Kematian yang Indah

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Seorang pria saleh menuturkan, “Saya pernah duduk dalam sebuah majelis. Orang yang berceramah berbicara dengan baik dan fasih hingga membuat semua orang yang hadir menangis. Setelah mendengar penceramah menyebutkan neraka dan hukuman yang Allah Ta’ala siapkan untuk mereka yang tidak mematuhi-Nya, seorang
pemuda yang hadir menjerit keras, ‘Duhai, betapa sengsaranya diriku yang tidak menaati Allah. Aku telah menyia-nyiakan hidup, melupakan kematian, dan melakukan sedikit amal saleh.’

Dia kemudian menghadap kiblat dan berkata, ‘Ya Allah, aku kembali kepada-Mu saat ini, bertobat kepada-Mu dengan pertobatan yang tidak tercemar oleh keinginan untuk orang lain selain-Mu supaya Engkau melihatku menyembah-Mu. Maka terimalah tobatku dengan segala kekuranganku. Ampuni aku dan kasihanilah aku
dalam kesunyianku. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku kembali dengan setulus hati. Kebinasaan akan menghampiriku jika Engkau tidak mengampuniku.’

Setelah mengucapkan kata-kata itu, ia jatuh tak sadarkan diri. Kami menggoyang mencoba menyadarkannya, tapi dia tidak bergerak, dia sudah mati. Sungguh kematian yang indah dan semoga Allah merahmatinya.”

Penulis : Dhani El_Ashim

Diambil dari Golden Stories, Abdullah bin Abdurrahman

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Bangunannya untuk Warga Palestina Dihancurkan, Prancis Kesal

“Kami mendesak pemerintah Israel segera menghentikan perbuatan yang bertentangan dengan hukum internasional itu,” kata pernyataan Deplu Prancis, seperti dilansir Reuters.

Jum'at, 12/08/2016 10:30 0

Artikel

Penerapan Al-Wala’ wal Bara’ dalam Pandangan Ahlussunnah

Wala’ wal bara’ merupakan salah satu di antara tuntutan syahadat yang diikrarkan oleh seorang mukmin. Ia adalah bagian dari makna kalimat tauhid, yaitu berlepas diri dari setiap sesuatu yang diibadahi selain Allah. Bagi seorang mukmin, ikatan wala’ wal bara’ merupakan ikatan iman yang paling kokoh yang dimiliki oleh dirinya.

Jum'at, 12/08/2016 10:00 0

Afrika

Kehadiran Militer Barat dan Eropa Kian Meningkat di Libya

Sumber Arabi21 di barisan pasukan Khalifa Haftar beberapa pekan lalu mengungkapkan bahwa pertempuran di Libya adalah “pertempuran minyak”. Seperti diketahui, katanya, Italia dan Prancis memiliki perusahaan minyak di daerah tersebut.

Jum'at, 12/08/2016 09:26 0

Suriah

15 Militan Syiah Hizbullah Meregang Nyawa di Aleppo

Dengan demikian, menurut sumber Al-Jazeera, total anggota Hizbullah yang tewas di Aleppo dalam sepekan terakhir bertambah menjadi 15 militan. Para aktivis juga menyebutkan nama ke-15 militan tersebut di internet.

Jum'at, 12/08/2016 08:50 0

Irak

Pemimpin Senior ISIS Dikabarkan Tewas Dalam Perebutan Minyak di Irak

KIBLAT.NET – Pasukan koalisi militer Irak, Kurdi, dan Amerika, menewaskan seorang pemimpin senior ISIS saat...

Jum'at, 12/08/2016 08:37 0

Suriah

Khawatir Blokade Terulang, 15 Dokter Aleppo Minta AS Campur Tangan

KIBLAT.NET – Dokter-dokter Suriah di distrik oposisi Aleppo mengirim pesan kepada AS, atas ketidakpeduliannya dalam...

Jum'at, 12/08/2016 08:16 1

Video Kajian

Bedah Buku: Mengenal Ahlus Sunnah Wal Jamaah

KIBLAT.NET – Banyak kita dengar istilah Ahlus Sunnah Wal Jamaah dirongrongkan oleh banyak kelompok. Merekapun...

Jum'at, 12/08/2016 07:33 0

Afghanistan

Militer Afghanistan Klaim Berhasil Hadang Taliban di Helmand

“Kami berhasil mengamankan daerah di sekitar kota Lashkar Gah. Distrik Nawa yang terletak sangat strategis juga direbut pasukan nasional Afghanistan,” klaim juru bicara Dephan Afghanistan, Daulat Waziri, seperti dilansir Al-Jarida, Kamis.

Jum'at, 12/08/2016 07:24 0

Turki

Erdogan Ultimatum AS: Turki atau FETO [Teroris]

KIBLAT.NET – Presiden Recep Tayyip Erdogan memberi ultimatum kepada AS dan mengulang permintaan Ankara untuk...

Jum'at, 12/08/2016 06:55 0

Turki

Turki dan Rusia Setuju Presiden Suriah Berikutnya Harus Inklusif

"Kami berpikir sama seperti Rusia pada masa depan Suriah. Pemerintah selanjutnya di Suriah harus inklusif dan mencakup semua orang," katanya, menambahkan pemerintahan baru di Suriah, "harus menjadi sekuler."

Jum'at, 12/08/2016 05:42 0

Close