... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Maut Menjemput Ketika Al-Quran Dilantunkan

Foto: AL-Quran

KIBLAT.NET – Ia adalah Mas’ud Ad-Darir, nama kunyah-nya Abu Juhair. Ia termasuk generasi tabi’in yang berdomisili di Basrah, Irak.

Salih Al-Mirri meriwayatkan:

Malik bin Dinar berkata kepadaku, “Datanglah besok, wahai Abu Salih. Sebab, saya telah berjanji kepada teman-teman bahwa kita akan pergi mengunjungi Abu Juhair (Mas’ud ad-Darir) di Jiban.”

Abu Juhair telah mengasingkan dirinya di desa dekat sini dan mengabdikan dirinya hanya untuk beribadah kepada-Nya. Dia tidak pernah memasuki Basrah kecuali hari Jumat untuk melaksanakan shalat Jumat. Setelah itu, ia akan kembali ke rumahnya setelah shalat Jumat berakhir.

Keesokan harinya, saya pergi ke rumah Malik dalam rangka perjalanan ke Jiban. Ternyata, Malik berada di depanku. Ia berjalan bersama Muhammad bin Wasi’, Tsabit Al-Binani, dan Habib. Ketika melihat mereka semua, saya berkata dalam hati, “Demi Allah, ini adalah hari sukacita!”

Jadi, kami pergi bersama-sama untuk melihat Abu Juhair.

Dalam perjalanan, setiap menemukan daerah yang bersih, Malik akan berkata kepada Tsabit, “Shalat-lah di sini. Karena kelak,bagian dari bumi ini akan bersaksi atas namamu,” Kemudian, Tsabit shalat di sana.

Kami kemudian terus berjalan sampai akhirnya tiba di kediamanAbu Juhair. Kami bertanya, “Di mana beliau?” Kami diberitahu bahwa ia baru saja keluar untuk shalat. Oleh karena itu, kami pun menunggunya. Kemudian, ada seorang pria keluar dari rumah. Ia mendekati seorang pria berdiri di dekatnya, kemudian memegang tangannya pergi menuju masjid terdekat. Mereka berdiri di pintu masjid untuk berbicara sebentar. Kemudian, Abu Juhair masuk ke dalam masjid dan melakukan shalat sunah. Beliau kemudian iqamah dan kami shalat di belakangnya.

Ketika ia menyelesaikan shalatnya, ia duduk seolah-olah berada di sebuah pertemuan penting. Kemudian orang-orang datang untuk menyambutnya. Muhammad bin Wasi’ melangkah maju untuk menyambutnya juga. Abu Juhair menjawab salamnya dan berkata,

“Siapa Anda? Saya yang tidak mengenali suara Anda?”

Dia berkata, “Saya orang Basrah.”

Abu Juhair bertanya, “Siapa namamu? Semoga Allah merahmatimu”

Dia berkata, “Aku adalah Muhammad bin Wasi’”

Abu Juhair berkata, “Selamat datang. Engkau adalah orang yang terbaik di antara mereka (sambil menunjuk ke arah Basrah). Mari duduklah.”

Lalu, dia pun duduk.

Kemudian, Tsabit Al-Binani bangkit dan menyapanya. Beliau pun membalas salamnya dan bertanya, “Siapakah engkau? Semoga Allah mengampunimu”

Dia menjawab, “Saya Tsabit Al-Binani”

Abu Juhair berkata, “Selamat datang, Tsabit Al-Binani. Engkau adalah salah seorang yang memanjangkan shalatnya. Duduklah, karena saya berdoa kepada-Nya untuk bertemu orang-orang seperti Anda.”

Kemudian, Habib Abu Muhammad bangkit dan menyapanya. Lalu, beliau membalas salamnya dan bertanya, “Siapakah engkau? Semoga rahmat Allah atasmu”

Dia menjawab, “Saya Habib Abu Muhammad”

Abu Juhair berkata, “Selamat datang Abu Muhammad. Engkau adalah orang yang berdoa kepada Allah dan Dia pasti akan mengabulkannya kepadamu. Duduklah, semoga Allah memberi rahmat kepadamu.”

Beliau memegang tangannya kemudian menyuruhnya duduk di sampingnya.

Malik bin Dinar pun bangkit dan menyapanya. Lalu, beliau membalas salamnya dan bertanya, “Siapakah engkau, semoga Allah merahmatimu.”

Dia menjawab, “Saya Malik bin Dinar”

Abu Juhair mengatakan, “Bakh Bakh… Abu Yahya! Engkau adalah orang yang paling zuhud dari mereka semua? Duduklah sekarang. Semua yang pernah diriku inginkan dari Allah di dunia ini, kini semuanya telah diberikan kepadaku.”

Lalu, saya bangun untuk menyapanya. Yang lain mulai berbicara melebihi volume suaraku. Abu Juhair berkata kepada mereka, “Ingatlah bagaimana kalian kelak datang berada diantara Tangan Allah pada hari Kebangkitan.”

Saya kemudian menyapanya. Beliau membalas salam saya dan bertanya, “Siapa engkau? Semoga rahmat Allah atasmu.”

Saya menjawab, “Saya Salih Al-Mirri.”

Beliau berkata kepadaku, “Engkau adalah qari muda? Engkau Abu Bishr?”

Saya berkata, “Ya.”

Dia mengatakan kepadaku, “Tolong lantunkanlah Al-Qur’an untukku, Salih.” Saya pun mulai membaca. Saya memohon perlindungan kepada Allah karena beliau tampak kelelahan. Beliau kemudian berkata kepadaku untuk melantunkannya lagi. Kemudian saya membaca:

“Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.” (QS. Al-Furqan: 23)

Beliau kemudian roboh dan terjelungkup di atas wajahnya. Bagian tubuhnya mulai bergerak-gerak sesaat kemudian tubuhnya diam. Lalu, kami memeriksa beliau. Ternyata beliau telah tiada.

Kami pun bergegas keluar dari masjid dan bertanya apakah ada orang yang bisa membantu. Kami diberitahu bahwa ada wanita tua yang biasa datang dan melayani. Kemudian kami memintanya untuk segera datang ke masjid.

Dia datang dan berkata, “Apa yang terjadi padanya?”

Kami berkata, “Al-Qur’an dibacakan di hadapannya, kemudian beliau meninggal.”

Dia berkata, “Itu sesuai dengan permintaannya kepada Allah. Siapa yang membacakan Al-Qur’an untuknya? Yang membacakan untuknya adalah qari yang saleh.”

Kami berkata, “Apakah engkau mengenal siapa Salih?”

Dia berkata, “Saya tidak kenal dia. Dahulu, saya sering mendengar Abu Juhair berkata, ‘Jika Salih membacakan Al-Qur’an di hadapanku, ia akan membunuhku.’”

Kami berkata, “Dia-lah orang yang membacakan Al-Qur’an di depannya.” Mereka menunjuk ke arahku.

Kemudian, kami mengurusi jenazahnya lalu menguburnya. Semoga Allah memberi rahmat kepadanya.”

Penulis : Dhani El_Ashim

Golden Stories, Abdullah bin Abdurrahman


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Haris Azhar: Pemerintah Harus Buat Tim Investigasi Mafia Narkoba

"Mari mencari solusi yang konstruktif. Saya tahu betul banyak masyarakat yang prihatin dengan pelaporan yang dilakukan terhadap saya ke Bareskrim Mabes Polri," imbuh Haris.

Jum'at, 05/08/2016 14:20 0

Suriah

Kamp Pengungsi Suriah Pun Tak Luput Dihantam Jet Tempur Rusia

Serangan jet tempur Rusia menghanguskan dua kamp pengungsi di sebelah barat Aleppo dan di dekat perbatasan Turki hari Kamis kemarin (04/08).

Jum'at, 05/08/2016 13:33 0

Indonesia

UBN: Kerusuhan Tanjungbalai Meluas Karena Pemicu Awal Tak Segera Dipadamkan

Ustadz Bachtiar Nashir menilai kerusuhan Tanjungbalai disebabkan pemicu awal yang tak segera diselesaikan. Yaitu ketika seorang wanita Cina memprotes pengeras suara di masjid Al Makhsum, Tanjungbalai.

Jum'at, 05/08/2016 11:21 0

Video Kajian

Bedah Buku : Mengenal Ahlus Sunnah Wal Jamaah [Ust. Farid Okbah]

KIBLAT.NET – Banyak kita dengar istilah Ahlus Sunnah Wal Jamaah dirongrongkan oleh banyak kelompok. Merekapun...

Jum'at, 05/08/2016 09:41 0

Qatar

Menolak Sindiran, Lembaga Studi Qatar Jelaskan Tujuan Boikot Israel

Arab Center untuk Penelitian dan Studi Kebijakan (ACRPS) menolak sindirin pemerintah Israel yang dimuat oleh surat kabar Daily Telegraph terhadap acara yang digelar di Tunisia 4-6 Agustus 2016. Lembaga think-tank Arab terkemuka itu menilai tulisan tersebut sebagai asumsi yang terlalu mengada-ada terhadap konferensi untuk gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) bagi Israel.

Jum'at, 05/08/2016 08:04 0

Suriah

PBB Berharap Ada Jeda Untuk Kemanusiaan dalam Perang Aleppo

KIBLAT.NET – PBB mengatakan pada hari Kamis (4/8) bahwa sedang melalukan diplomasi intensif untuk menyepakati...

Jum'at, 05/08/2016 07:12 0

Palestina

Hapus Palestina dari Peta, Google Tuai Kecaman

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu, (03/08), forum tersebut mengatakan keputusan Google untuk menghapus Palestina dari petanya sejak 25 Juli 2016 "merupakan bagian dari skema Israel."

Jum'at, 05/08/2016 00:01 0

Indonesia

‘Perbedaan Furu’iyyah Jangan Dijadikan Alasan Tidak Ke Masjid’

"Masjid harus menghimpun seluruh kaum muslimin meski pun ada beberapa perbedaan dalam beberapa bagian," kata Sekjen Rabithah Al-A'lam Al-Islami Prof. Dr. Abdullah Abdul Muhsin Al-Turki

Kamis, 04/08/2016 21:05 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Minta Informasi Haris Azhar Soal Narkoba Dibuka Secara Hukum

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai bahwa informasi tersebut harus dibuka secara hukum. Sudah saatnya semua pihak membuka bukti-bukti yang dimiliki. "Buka saja semuanya secara hukum," kata Hidayat di Jakarta, Kamis (04/08).

Kamis, 04/08/2016 20:15 0

Indonesia

Kapolri Sebut Meliana Tak Melakukan Provokasi

Wartawan menanyakan langkah polisi yang tak menetapkan Meliana sebagai tersangka. Sebelum terjadi pembakaran beberapa vihara, dia memprotes suara azan di masjid Al Makhsum, Tanjungbalai yang berada di dekat rumahnya.

Kamis, 04/08/2016 19:38 0

Close