... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kurangi Tekanan Militer di Aleppo, Pejuang Buka Front di Hama

Foto: Ilustrasi [foto: Al-Araby Al-Jadid]

KIBLAT.NET, Hama – Mujahidin Suriah di wilayah Hama, Selasa (02/08), membuka pertempuran baru untuk membantu saudara-saudara mereka yang tengah menggulirkan pertempuran besar di Aleppo. Hal itu bertujuan mengacaukan konsentrasi militer Suriah sehingga memungkinkan tekanan militer di Aleppo berkurang.

Pejuang Hama menyerbu sekitar desa Az-Zarah di pedesaan Hama Selatan, yang dikontrol militer Suriah. Serangan itu menargetkan pos-pos militer dan titik-titik strategis lainnya.

Anggota Kantor Media Hama, Hasan Al-Umari, mengatakan kepada Al-Araby Al-Jadid puluhan tentara rezim tewas dan luka-luka dalam serangan tersebut. Tidak hanya itu, pejuang juga berhasil menghancurkan tank dan senjata mesin kaliber 23 milimeter yang diangkut di mobil bak.

Dia menambahkan, faksi-faksi oposisi meraih kemajuan signifikan dalam serangan hari itu. Titik-titik strategis yang dikontrol rezim di sekitar desa Az-Zarah kini berada di bawah gempuran mujahidin.

Namun begitu, lanjutnya, pertempuran sengit masih berlangsung di sekitar Az-Zarah. Militer Suriah melakukan serangan balasan, berusaha merebut kembali titik-titik yang direbut mujahidin. Serangan itu didukung serangan udara sengit dan gempuran artileri dan mortar.

Wartawan Al-Jazeera mengatakan, operasi itu bertujuan mengurangi tekanan militer di front Aleppo. Mujahidin di Hama sendiri menyebut operasi mereka dengan sandi “Hari Ini Adalah Harimu Wahai Aleppo”.

Sebagaimana diketahui, pertempuran Aleppo hari ini mendapat dukungan luas dari berbagai warga Suriah. Tak hanya orang-orang dewasa, anak-anak pun turut andil. Mereka membakar ban-ban bekas untuk menutupi langit Aleppo dengan asap. Hasilnya, peran itu membuat pandangan pilot jet-jet tempur Rusia dan Suriah terhalang sehingga kesulitan menargetkan posisi mujahidin.

BACA JUGA  Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Araby Al-Jadid

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wawancara

[Wawancara] Wasekjen MUI Pusat: Kalau Azan Dilarang Pakai Pengeras Suara, Saya Pimpin Perangnya!

Kalau masjid dilarang, saya tambah keras. Pasti melawan. Azan kok dilarang. Kalau ngaji pakai kaset dilarang saya setuju. Tapi kalau azan dilarang kita lebih baik bacok-bacokan saja, perang. Saya mimpin perangnya, kalau dilarang azan pakai pengeras suara itu.

Selasa, 02/08/2016 21:41 13

Info Event

Selain Ilmu, Dai Juga Membutuhkan Mental yang Kuat

KIBLAT.NET, Surabaya – Untuk sukses menapaki jalan dakwah, para dai tidak hanya bisa mengandalkan ilmu...

Selasa, 02/08/2016 20:59 0

Indonesia

Dinilai Sebarkan Hate Speech Terkait Ricuh Tanjungbalai, Pria Ini Diciduk Polisi

Seorang pria berinisial AT (41) warga Jagakarsa, Jakarta Selatan ditangkap polisi karena dinilai menyebarkan ujian kebencian di media sosial terkait kericuhan di Tanjungbalai.

Selasa, 02/08/2016 17:24 0

Indonesia

Umat Islam Tanjungbalai Belum Ajukan Gugatan Penistaan Agama terhadap Meliana

Indra Shah menyatakan status Meliana baru sebatas saksi karena kaum Muslimin belum ada yang mengajukan gugatan. Karena, rencana awalnya semua pihak ingin kerusuhan ini diselesaikan secara damai. "Tapi, pihak sana (vihara, red) malah membuat aduan berarti bukan mau berdamai. Justeru mau membuat hal yang baru, seolah memancing lagi gitu kan," jelasnya.

Selasa, 02/08/2016 16:09 0

Rohah

Gambaran Sosok Ali yang Membuat Muawiyah Menangis

KIBLAT.NET – Setelah Ali wafat, Mu’awiah bin Abi Sufyan berkata kepada Dirar bin Dhamrah: “Gambarkan sosok...

Selasa, 02/08/2016 15:13 0

Artikel

Inilah Rambu-Rambu Jihad bagi Para Muslimah

Dalam kajian fikih, para ulama sepakat bahwa kaum wanita dibolehkan terlibat dalam amal jihad. Keikutsertaan mereka dalam medan jihad untuk mendukung kaum muslimin di barisan belakang, yaitu mengobati serta merawat yang teluka, menyiapkan minum dan sebagainya.

Selasa, 02/08/2016 14:30 0

Indonesia

MUI Tanjungbalai: Bukan Soal Pengeras Suara, Tapi Meliana Tidak Mengerti Kerukunan

"Sebenarnya kalau memang pengeras suara itu yang membuat kerusuhan, sementara jiran-jirannya (tetangganya, red) tidak begitu. Jirannya itu kan orang Chinese juga tidak ada pernah membicarakan tentang itu (pengeras suara, red)," tukas Kyai Syahron kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon pada Selasa, (02/08). MUI Tanjungbalai menilai sangat tidak tepat kalau mau dibuat aturan mengenai pengeras suara. Sebab, kerusuhan itu bermula dari satu rumah (Meliana, red) saja. "Kalau begitu, memang bukan persoalan pengeras suara, tapi orangnya bermasalah. Si Meliana itu kalau kupikir dia tidak mengerti tentang kerukunan," jelasnya.

Selasa, 02/08/2016 14:27 0

Indonesia

MUI Tanjungbalai Minta Status Meliana Ditingkatkan Jadi Tersangka

"Tadi kami dengan Kemenag, pukul 9.00 menjumpai Kapolres Tanjungbalai supaya ada peningkatan status terhadap Meliana dari saksi menjadi tersangka," kata dia.

Selasa, 02/08/2016 14:03 0

Analisis

Bercerai untuk Menang, Catatan Pisahnya Jabhah Nusrah dari Al-Qaidah

Kemunculan Al-Jaulani dalam rekaman video pada 28 Juli 2016 itu membawa banyak pesan lain. Untuk AS, Rusia dan para pengeroyok rakyat Suriah, mengirimkan pesan; inilah wajahku yang selama ini kalian cari! Ini jelas tamparan keras untuk AS, yang belum lama berhasil mengeksekusi Mullah Akhtar Manshur, pimpinan Taliban Afghanistan dengan mengirimkan drone yang menghajar mobilnya.

Selasa, 02/08/2016 12:04 1

Manhaj

Amalan Jihad bagi Wanita Muslimah, Apa Hukumnya?

Dalam catatan sejarah Islam, Keterlibatan wanita muslimah dalam medan jihad bukanlah perkara yang asing.

Selasa, 02/08/2016 11:30 0

Close