Saudi: Perselisihan Kami dengan Rusia Tak Pengaruhi Tingkat Kerja Sama

KIBLAT.NET, Riyadh – Menteri Luar Negeri Saudi, Adel Al-Jubair, Ahad (01/08), mengungkapkan meski ada perbedaan pandangan antara Arab Saudi dan Rusia menyikapi konflik di Suriah, bukan berarti mempengaruhi tingkat kerja sama antara kedua negara.

Jubair menegaskan kepada kantor berita Saudi, negaranya sangat ingin membangun hubungan baik dengan Rusia, yang merupakan negara besar dan penting. Di negara itu, lanjutnya, sebanyak dua puluh juta warga Muslim tinggal.

Ditambahkannya, pihaknya telah menandatangani banyak kesepakatan kerja sama dalam bidang minyak, energi dan promosi investasi. Tak kalah penting, juga kerja sama dalam bidang memerangi terorisme.

“Rusia menghormati prinsip kedaulatan negara, itulah yang meyakinkan Kerajaan,” ujar Jubair.

Ia menunjukkan bahwa kedua negara sepaham menyikapi isu-isu regional, terutama terkait masalah Palestina. Rusia termasuk negara pendukung kemerdekaan Palestina.

Sebagaimana diketahui, Rusia merupakan pendukung utama rezim Bashar Assad. Di sisi lain, Saudi memberi dukungan oposisi dan menegaskan Bashar Assad harus lengser dari kursi presiden.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat