... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Derita Kerugian Paling Besar Sejak Intervensi Suriah

Foto: [foto: Al-Jazeera]

KIBLAT.NET, Idlib – Jatuhnya helikopter militer Rusia oleh tembakan pejuang Suriah pada Senin (01/08) membuat sekutu Bashar Assad menderita kerugian paling besar sejak mengintervensi Suriah. Sedikitnya lima tentara Rusia tewas dalam insiden jatuhnya helikopter jenis MI 8 itu.

Departemen Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa armada tempurnya itu jatuh di antara pedesaan Aleppo dan Idlib. Kelima penumpang pesawat dipastikan tewas di tempat. Mereka adalah tiga awak helikopter dan dua perwira militer.

Kepala Operasi Staf Umum Angkatan Darat Pasukan Rusia, Jenderal Sergey Rodsqui dalam jumpa pers di Dephan Rusia tidak menyinggung insiden tersebut. Dia hanya melaporkan rincian operasi, yang ia sebut operasi kemenusiaan pasukannya di Aleppo.

Harian Rusia “Moskovsky Komsomolets” menyebut insiden ini merupakan insiden terbesar yang dialami Rusia dilihat dari jumlah korbannya, sejak mengintervensi Suriah. Ini juga merupakan armada tempur udara kelima Rusia yang jatuh di Suriah, termasuk di antaranya satu jet tempur. Dengan demikian, terhitung sebanyak 19 tentara Rusia tewas di Suriah semenjak September lalu.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Uni Emirat Arab Danai Kudeta Turki?

MEE melaporkan pada Mei bahwa UEA, Yordania dan Mesir telah mengidentifikasi Dahlan sebagai penerus yang disukai untuk menggantikan pemimpin Fatah saat ini, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

Senin, 01/08/2016 20:56 0

Indonesia

Inilah Poin-poin Rekomendasi Konferensi Internasional Cegah Terorisme di Lombok

Acara bertajuk “International Conference on Counter Terrorism and Sectarianism, Islam Washatiyah untuk Mencegah Terorisme dan Sektarianisme" berlangsung sejak 30 Juli-1 Agustus di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Konferensi yang digagas oleh Moslem World League (Rabithah Alam Islami) dan MUI Pusat menghasilkan poin-point rekomendasi berikut :

Senin, 01/08/2016 20:01 0

Indonesia

Tutup Konferensi Cegah Terorisme, Wamenlu: Hasil Konferensi Ini Amanah Konstitusi

"Hasil rekomendasi konferensi ini bagi Indonesia setidaknya menjadi sebuah amanah konstitusi dalam rangka misi melindungi, mencerdaskan, memakmurkan dan ikut berkontribusi menciptakan ketertiban dunia," kata dia.

Senin, 01/08/2016 19:34 0

Indonesia

Cegah Terorisme, Konferensi Internasional di Lombok Kembangkan Sikap Islam Wasathiyah

Menurutnya, peranan ulama dalam bersikap washatiyah selain harus ditunjang dengan kemampuan bekal keilmuan dan rasa takut pada Allah, hendaknya ulama juga memiliki rasa perhatian terhadap setiap urusan kaum muslimin, sehingga mampu mengawal dan mengarahkan umat Islam menuju umat yang berkualitas.

Senin, 01/08/2016 19:00 0

Indonesia

BNPT: Program Deradikalisasi Napi Teroris Harus Dilakukan Secara Intensif

"Napi yang sudah selesai kita awasi kembali, jangan dilepaskan. Tadi katanya kan (Santoso) produk (deradikalisasi), ya itu dilepas lagi. Mungkin bisa secara intens kita bisa monitor, audiensi, dengan sentuhan-sentuhan persuasif mudah-mudahan," imbuhnya.

Senin, 01/08/2016 18:35 0

Indonesia

12 Pelaku Kerusuhan di Tanjung Balai Jadi Tersangka, Meliana Baru Sebatas Saksi

KIBLAT.NET, Tanjung Balai – Polda Sumut telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus kerusuhan berbau...

Senin, 01/08/2016 18:07 1

Opini

Penerapan Islam Kaffah, Kunci Keberhasilan Pendidikan

Sesungguhnya mahalnya biaya pendidikan menjadi sebuah indikasi, bahwa pendidikan telah menjadi salah satu lahan menggiurkan untuk diperjual belikan. Kapitalisasi pendidikan tidak lepas dari dampak yang ditimbulkan dari penerapan sistem yang hanya berpihak pada pemilik modal.

Senin, 01/08/2016 17:51 0

Indonesia

“Solusi untuk Separatisme Papua adalah Dakwah”

Meskipun ada sebagian yang tidak punya agama, tapi Islam agama yang lebih dulu masuk di Irian, lewat Maluku, Ternate, termasuk Raja Ampat dan sebagainya.

Senin, 01/08/2016 15:03 0

Analisis

Barat Khawatir Setelah JN Berpisah dari Al-Qaidah Akan Banjir Dukungan

Kepala bagian penerangan Gedung Putih, Josh Earnest, mengkonfirmasi pekan ini bahwa pemerintah meyakini Jabhah Nusrah telah berkembang menjadi ancaman yang semakin besar bagi negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

Senin, 01/08/2016 12:48 0

Indonesia

Wisuda Pesantren Tinggi Al-Islam, DR. Zain An Najah Bicara Ahlu Sunnah Wal Jama’ah

Direktur pesantren, Ust. DR. Zain An Najah mengatakan bahwa agenda dari pondok bukan hanya menyebar seluruh alumni ke daerah-daerah tapi juga membentuk masyarakat Islami. Hal ini dilakukan untuk menangkal gerakan-gerakan pemurtadan.

Senin, 01/08/2016 09:30 0

Close