... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Gambaran Sosok Ali yang Membuat Muawiyah Menangis

Foto: Ilustrasi (foto:gunawanfernanda.com)

KIBLAT.NET – Setelah Ali wafat, Mu’awiah bin Abi Sufyan berkata kepada Dirar bin Dhamrah:

“Gambarkan sosok Ali kepadaku.”
“Apakah kau akan membunuhku karena menjawab pertanyaanmu?” kata Dirar.
“Tidak, gambarkanlah!” desak Mu’awiyah.
“Bunuhlah aku ,” kata Dirar.
“Tidak mau,” kata Mu’awiah.
“Baiklah, saya akan melakukannya,” kata Dirar menghela nafas.
“Demi Allah, dia mempunyai visi yang jauh ke depan, fisiknya sangat kuat. Dia berbicara dengan kejujuran. Setiap berita yang melalui dia akan disaring kemudian menjadi kebenaran. Ia memerintah dengan adil. Pengetahuannya mengalir deras. Dia bijaksana dan tidak suka kesenangan dunia. Dia menikmati malam dan kegelapannya dengan banyak berdoa. Demi Allah, dia akan menangis deras karena takut kepada Allah dalam waktu yang lama. Dalam
waktu itu, ia merenung dan berpikir; dia akan berbicara dengan jiwanya.

Dia senang memakai pakaian kasar dan sedikit makan. Demi Allah, itu membuatnya seperti orang fakir. Setiap pertanyaan dari kami, selalu ia jawab. Ketika kami pergi menemuinya, ia lebih dahulu memulai salam. Ketika kami mengundangnya, ia akan datang ke rumah kami. Meskipun ia dekat dengan kami, kami tidak akan berbicara sembarangan kepadanya. Ini karena martabat dan kehormatannya terpancar jika ia tersenyum.

Giginya tertata dan putih bagai mutiara. Dia menghormati orang yang taat beragama dan mencintai orang miskin. Orang yang berkuasa tidak akan mendapatkan bantuannya untuk sebuah kepalsuan; orang yang lemah pun akan mendapatkan kebenaran darinya.

Demi Allah, pada saat-saat tertentu, saya melihat dia di tempatnya berdoa ketika larut malam dan bintang-bintang bersinar; ia memegang janggutnya dan menangis sejadi-jadinya. Aku mendengar dia berkata,

‘Wahai dunia, wahai dunia, apakah kau menawarkan diri kepadaku?
Apakah kau menginginkanku?
Tidak pernah! Tidak pernah!
Tipulah orang lain. Aku telah menceraikanmu untuk ketiga kalinya, sehingga kau tidak dapat kembali kepadaku. Hidupmu pendek, kesenangan yang kau tawarkan adalah semu, bahayamu besar.
Aduh, (bekal) perbuatan baikku sangat sedikit sementara jarak
perjalanan di akhirat sangat jauh’.”

Setelah mendengar penjelasan ini, mata Mu’awiah sembab karena air mata. Ia tidak mampu menahan air matanya. Ia pun menyekanya. Hal yang sama juga dilakukan dari orang-orang yang hadir. Mu’awiyah kemudian berkata,
“Semoga Allah merahmati ayah Hasan (Ali bin Abi Thalib). Sebab, demi Allah, ia seperti yang engkau gambarkan.”

Muawiyah kemudian berkata, “Wahai Dirar, gambarkan kesedihanmu saat kehilangan Ali.”

“Kesedihanku seperti seorang wanita yang tidak bisa mengendalikan air matanya atau kesedihan seorang ibu yang baru saja kehilangan anaknya.”

Dirar kemudian berdiri dan pergi.

Semoga Allah meridhai mereka berdua.

Penulis : Dhani El_Ashim

Diambil dari Shifatus-Shafwah: 1/66.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Inilah Rambu-Rambu Jihad bagi Para Muslimah

Dalam kajian fikih, para ulama sepakat bahwa kaum wanita dibolehkan terlibat dalam amal jihad. Keikutsertaan mereka dalam medan jihad untuk mendukung kaum muslimin di barisan belakang, yaitu mengobati serta merawat yang teluka, menyiapkan minum dan sebagainya.

Selasa, 02/08/2016 14:30 0

Indonesia

MUI Tanjungbalai: Bukan Soal Pengeras Suara, Tapi Meliana Tidak Mengerti Kerukunan

"Sebenarnya kalau memang pengeras suara itu yang membuat kerusuhan, sementara jiran-jirannya (tetangganya, red) tidak begitu. Jirannya itu kan orang Chinese juga tidak ada pernah membicarakan tentang itu (pengeras suara, red)," tukas Kyai Syahron kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon pada Selasa, (02/08). MUI Tanjungbalai menilai sangat tidak tepat kalau mau dibuat aturan mengenai pengeras suara. Sebab, kerusuhan itu bermula dari satu rumah (Meliana, red) saja. "Kalau begitu, memang bukan persoalan pengeras suara, tapi orangnya bermasalah. Si Meliana itu kalau kupikir dia tidak mengerti tentang kerukunan," jelasnya.

Selasa, 02/08/2016 14:27 0

Indonesia

MUI Tanjungbalai Minta Status Meliana Ditingkatkan Jadi Tersangka

"Tadi kami dengan Kemenag, pukul 9.00 menjumpai Kapolres Tanjungbalai supaya ada peningkatan status terhadap Meliana dari saksi menjadi tersangka," kata dia.

Selasa, 02/08/2016 14:03 0

Suriah

Rabithah Ulama Syam Beri Selamat atas Terbentuknya Jabhah Fath Syam

Para ulama kemudian mewasiatkan kepada para mujahidin untuk menghindarkan dan memandang rendah setiap ikatan yang bergerak tanpa persatuan dan perkumpulan.

Selasa, 02/08/2016 12:56 0

Analisis

Bercerai untuk Menang, Catatan Pisahnya Jabhah Nusrah dari Al-Qaidah

Kemunculan Al-Jaulani dalam rekaman video pada 28 Juli 2016 itu membawa banyak pesan lain. Untuk AS, Rusia dan para pengeroyok rakyat Suriah, mengirimkan pesan; inilah wajahku yang selama ini kalian cari! Ini jelas tamparan keras untuk AS, yang belum lama berhasil mengeksekusi Mullah Akhtar Manshur, pimpinan Taliban Afghanistan dengan mengirimkan drone yang menghajar mobilnya.

Selasa, 02/08/2016 12:04 1

Manhaj

Amalan Jihad bagi Wanita Muslimah, Apa Hukumnya?

Dalam catatan sejarah Islam, Keterlibatan wanita muslimah dalam medan jihad bukanlah perkara yang asing.

Selasa, 02/08/2016 11:30 0

Suriah

Mujahidin Raih Kemajuan Besar di Aleppo

Sebanyak 10 ribu pejuang lengkap dengan senjata berat diturunkan dalam pertempuran tersebut.

Selasa, 02/08/2016 10:39 0

Arab Saudi

Saudi: Perselisihan Kami dengan Rusia Tak Pengaruhi Tingkat Kerja Sama

“Rusia menghormati prinsip kedaulatan negara, itulah yang meyakinkan Kerajaan,” ujar Jubair.

Selasa, 02/08/2016 09:50 0

Prancis

Prancis Segel 20 Masjid dan Usir 80 Imam

Dia menegaskan, tidak ada tempat bagi masjid yang menyeru pada “kebencian” di Perancis.

Selasa, 02/08/2016 09:20 0

Video Kajian

Tadzkira: Tanyakan Tentangku Pada Rabbmu!

Rosul pernah bersabda bahwa meraka yang tidak menemukan mereka (sahabat-sahabat yang dulu mereka sholat dan beribadah bersama mereka) kelak di surga. Kemudian Allahpun memerintahkan untuk menjemput dan mengeluarkan sahabat-sahabat mereka dari nerak

Selasa, 02/08/2016 08:41 0

Close