... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

“Solusi untuk Separatisme Papua adalah Dakwah”

Foto: Peta Papua

KIBLAT.NET, Bekasi – Saat berbicara dalam acara wisuda Pesantren Tinggi Al-Islam Bekasi, ustadz Farid Ahmad Okbah menceritakan pengalamannya saat terjun dakwah ke pedalaman Papua. Dari sana ia memandang bahwa masalah yang masih dihadapi bangsa Indonesia adalah separatisme, contohnya Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Saya terjun ke Irian Jaya dari mulai Sorong, sampai pedalaman Merauke wilayah Sungai Mapi, sampai pedalaman Wamen. Saya melihat satu masalah yang dihadapi Indonesia adalah kelompok separatis bersenjata yang mereka ingin memisahkan dari Indonesia,” katanya pada Ahad (31/07).

Sebenarnya, kata dia, kalau pemerintah kita itu sadar, menangani kelompok separatis yang ada di Irian, dengan cara kekerasan, dengan senjata, dengan perang, maka membuat Indonesia akan semakin dipojokkan oleh dunia internasional. Terutama negara-negara yang ingin Irian lepas dari Indonesia. Melihat hal ini, ustadz Farid melihat ada cara yang lebih efektif untuk mengatasi masalah tersebut.

“Apa itu? Dakwah. Seandainya para dai digerakkan ke wilayah Irian untuk merubah cara berfikir dan perilaku masyarakat Irian, saya yakin tidak perlu lagi dengan senjata. Cukup dengan pendekatan intelektual dan budaya dan seterusnya,” imbuhnya.

“Itu kami bisa merasakan ketika terjun ke sana mengutus para dai kita di sana, luar biasa pengaruhnya. Bahkan ustadz Fadlan yang orang asli Papua juga merasakan betapa upaya dakwah di sana itu merupakan suatu yang prioritas,” sambungnya

BACA JUGA  PERSIS: Pelarangan Cadar Menyalahi Hukum

Apalagi, lanjutnya, kalau lihat sejarahnya Islam jauh lebih dulu menguasai Irian dari pada agama lain. Makanya banyak penduduk asli Irian itu mereka muslimin, asal-usul mereka orang-orang Islam bukan agama lain. Meskipun ada sebagian yang tidak punya agama, tapi Islam agama yang lebih dulu masuk di Irian, lewat Maluku, Ternate, termasuk Raja Ampat dan sebagainya.

“Tapi kemudian diklaim secara sepihak seakan-akan Irian itu negeri yang sudah dibaptis, dan itu jelas manipulasi sejarah. Maka, gerakan dakwah kita ini kalau betul dilakukan secara strategis saya yakin perubahan kedepan akan menjadi luar biasa,” tuturnya.

Ketua Yayasan Al-Islam ini juga menceritakan bahwa beberapa waktu lalu ia berkumpul bersama ulama se-Asia Tenggara untuk membahas dakwah Islam. Menurutnya, hal ini bagus untuk memperkuat dakwah Islam.

“Seminggu yang lalu kita mengadakan ulama dan dai se-Asia Tenggara di Sentul, Bogor di Hotel Aston. Kemudian kita berdiskusi dengan mereka untuk merancang dakwah kedepan. Alhamdulillah itu satu langkah maju mudah-mudahan hal-hal semacam ini terus kita lakukan dalam rangka koordinasi dakwah dan penguatan dakwah,” pungkasnya.

Reporter : Taufiq Ishak
Editor : M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki Tangkap 11 Orang yang Akan Menculik Erdogan

Sebanyak 11 tentara ditangkap pasukan khusus Turki karena diduga terlibat usaha penculikan presiden Recep Tayyip Erdogan saat kudeta 15 Juli lalu.

Senin, 01/08/2016 14:05 0

Afghanistan

Bom Taliban Guncang Kompleks Militer Asing di Kabul

Menurut Taliban, meski target operasi terletak di dekat komplek sipil namun tak ada warga sipil yang turut menjadi korban.

Senin, 01/08/2016 13:35 0

Analisis

Barat Khawatir Setelah JN Berpisah dari Al-Qaidah Akan Banjir Dukungan

Kepala bagian penerangan Gedung Putih, Josh Earnest, mengkonfirmasi pekan ini bahwa pemerintah meyakini Jabhah Nusrah telah berkembang menjadi ancaman yang semakin besar bagi negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

Senin, 01/08/2016 12:48 0

Suriah

Jaisyul Fath Gelar Operasi Pembebasan Seluruh Blokade Rezim di Aleppo

Pada saat bersamaan, Syaikh Abdullah Al Muhaisini selaku Qadhi aliansi Jaisyul Fath secara resmi mendeklarasikan dimulainya operasi Aleppo jilid II, yang dinamakan "Operasi Mematahkan Blokade". Operasi ini memiliki target pembebesan terhadap keseluruhan wilayah Aleppo.

Senin, 01/08/2016 11:22 0

Suriah

Video: Ribuan Warga Sipil Sambut Jihadis Untuk Bebaskan Kota Aleppo

Ribuan warga sipil di kota Aleppo yang terkepung turun ke jalan hari ini (Senin (1/8) untuk mendukung jihadis yang datang untuk membebaskan kota mereka. Selama beberapa pekan terakhir, warga sipil Aleppo dikepung oleh rezim Assad. Pasukan rezim Suriah dan milisi Iran, Selasa (26/07), telah memutus seluruh jalur logistik menuju wilayah yang dikontrol oposisi di Suriah Utara itu.

Senin, 01/08/2016 08:30 0

Foto

Bantu Jihadis, Warga Sipil Bakar Ban Untuk Butakan Pesawat Tempur

KIBLAT.NET – Pertempuran sengit sedang berlangsung di Aleppo sejak Minggu (31/7). Serangan ofensif diluncurkan oleh...

Senin, 01/08/2016 07:30 0

Suriah

Jihadis Luncurkan Ofensif Untuk Pecahkan Pengepungan Aleppo

Pejuang Islam Suriah meluncurkan serangan besar di bagian barat daya Aleppo yang dikuasai rezim Assad, Minggu (31/7). Serangan bertujuan untuk memecahkan pengepungan yang daerah yang mereka kuasai oleh pasukan rezim dan sekutunya. Sebuah pusat komando militer oposisi, yang mencakup kelompok yang baru terbentuk Jabhah Fath Syam, dan juga Ahrar Syam.

Senin, 01/08/2016 06:36 0

Turki

Diduga Terlibat Kudeta, Turki Pecat 1.389 Tentara

Mereka dipecat karena diduga terkait dengan Fetullah Gulen

Ahad, 31/07/2016 18:07 0

Yaman

Bentrok dengan Pemberontak Syiah Yaman, 7 Pasukan Saudi Terbunuh

Salah satu korban yang jatuh di kalangan tentara Saudi adalah seorang perwira militer.

Ahad, 31/07/2016 12:12 0

Afghanistan

Taliban Rebut Kontrol Distrik Penting di Provinsi Helmand

Kepala dewan provinsi Helmand, Kareem Atal, mengatakan bahwa pasukan Taliban menyerang serangkaian pemeriksaan polisi Jumat malam sebagai bagian dari serangan yang lebih besar di distrik Kanashin

Ahad, 31/07/2016 11:00 0

Close