Tahun Persatuan Jadi Harapan Setelah Nusrah Lepas dari Al-Qaidah

KIBLAT.NET – Setelah Abu Muhammad Al-Jaulani mengumumkan perlepasan Jabhah Nusrah dari organisasi Al-Qaidah, banyak pihak berharap langkah ini menjadi awal persatuan semua faksi Islamis dalam konteks perang Suriah. Beberapa ulama dan netizen menggelar kampanye Tahun Persatuan di media sosial dengan hashtag #عام_الجماعة.

Upaya persatuan kelompok-kelompok bersenjata  dalam revolusi Suriah telah lama diperjuangkan. Namun keberadaan Jabhah Nusrah yang berbaiat kepada Al-Qaidah menjadi kendala dan alasan untuk persatuan.

“Setelah lepas ikatan (Nusrah dari Al-Qaidah), tidak ada lagi alasan bagi faksi mana pun untuk menolak persatuan,” kata Dr. Abu Hamzah di akunnya.

Itulah sebabnya, pegiat media sosial yang menyebut dirinya Bahits Syar’i mengajak, “(Jabhah) Fath Syam, Ahrar Syam, Jabhah Syamiyah dan seluruh faksi, bersatulah untuk Syam dan penduduk Syam.”

Ulama yang telah lama menyerukan persatuan, Dr Abdullah Al-Muhaisini, juga menyerukan hal yang sama. “Wahai para pemimpin, waspadailah egoisme, karena ia memakai topeng maslahat, lalu membisikkan khayalan kepada kalian bahwa perpecahan itu maslahat.  Padahal itu hanyalah godaan  dalam jiwa yang tidak kalian sadari,” ungkapnya.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras

Al-Muhaisini menambahkan, mewakili dirinya  sebagai mujahid di Suriah dan ribuan syuhada, ia mengajak seluruh pemimpin kelompok untuk bertakwa kepada Allah. Ia mengingatkan bahwa mereka tidaklah berperang di bawah panji mereka untuk mempertahankan kedudukan sendiri-sendiri.

Seperti disebut oleh Dr. Ahmad Muwaffiq Zaidan, Tahun Persatuan yang diungkapkan dalam bahasa Arab dengan istilah ‘Am Al-Jama’ah pernah terjadi dalam sejarah Islam. Tahun Persatuan diprakarsai oleh Hasan bin Ali bin Abdul Muthallib setelah terjadi perselisihan di antara para sahabat.

“Menunggu sosok yang akan menempuh jalan Hasan r.a. dan mengutamakan maslahat Syam daripada maslahat faksi dan pribadi, untuk mengembalikan umat dalam Tahun Persatuan,” harapnya yang ditulis di Twitter.

 

Reporter: Salem

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat