... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Partai Rakyat Denmark Usulkan Pelarangan Imigran Muslim

Foto: Pendukung Kelompok Sayap Kanan Denmark yang Anti Islam

KIBLAT.NET, Kopenhagen – Partai Rakyat Denmark mendesak agar negaranya melarang masuknya imigran dari negara-negara Islam. Partai itu selama ini dikenal sebagai kelompok nasionalis dan anti imigran.

Wakil presiden partai Soeren Espersen mengatakan kepada koran Berlingske bahwa imigran muslim harus dilarang memasuki Denmark. Pernyataan itu dimuat di surat kabar itu Kamis (28/07).

Menurutnya, nagara Skandinavia itu harus memberlakukan pelarangan itu setidaknya empat sampai enam tahun. Pandangan Partai Rakyat itu sama dengan kelompok sayap kanan yang dikenal anti Islam. “Kita perlu jeda setelah serangan teroris baru-baru ini di Eropa,” ujar Espersen.

Pernyatan wakil presiden Partai Rakyat itu kemudian dikonfirmasi ke anggota senior partai yang lainnya, Martin Henriksen. Dia pun membenarkan bahwa hal itu merupakan sikap partainya. Sementara belum ada tanggapan terkait hal itu dari pemerintah Denmark.

Sentimen terhadap umat Islam meningkat menyusul terjadinya serangan di wilayah Eropa. Pernyataan kontroversial yang melarang kaum muslimin pernah datang dari calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump.

Reporter: Imam S.
Sumber: Al Arabiya


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

[Video] Tanggapan Al-Qaidah Atas Pelepasan Jabhah Nusrah dari Ikatan Organisasi

Jabhah Nusrah resmi melepaskan baiat dari Al-Qaidah. Keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan yang cukup lama. Apa reaksi Al-Qaidah? Apakah sama dengan ISIS ketika Al-Jaulani mengumumkan berlepas dari kepemimpinan Al-Baghdadi?

Jum'at, 29/07/2016 14:14 0

Video News

[Video] Deklarasi Jabhah Fath Syam: Abu Muhammad Al-Jaulani

Akhirnya JN resmi "berpisah" dari Al-Qaidah. Sejumlah alasan disampaikan oleh Al-Jaulani, pemimpin JN yang kemudian berubah nama menjadi Jabhah Fathu Syam. Al-Jaulani juga menyampaikan terimakasih atas sikap legowo Al-Qaidah atas inisiatif pelepasan diri ini.

Jum'at, 29/07/2016 14:11 0

Indonesia

Polri: Paham Islam Kaffah Sebabkan Teror

"Negara kita kan berasaskan Pancasila yang merangkul dari Sabang sampai Merauke. Sehingga sulit jika seseorang ingin menerapkan Islam yang kaffah itu," jelasnya.

Jum'at, 29/07/2016 13:04 3

Indonesia

Latihan di Indonesia, Militer AS Bawa 22 Kontainer Alat Tempur

22 kontainer tersebut berisi peralatan tempur, di antaranya beberapa kendaraan tempur lapis baja dan helikopter.

Jum'at, 29/07/2016 11:00 0

Indonesia

Tim Investigasi Mabes Polri dan Mabes TNI Tiba di Poso

“Kami akan segera meminta kepada Mabes Polri dan TNI untuk mengivestigasi kejadian apa yang sesungguhnya terjadi dilapangan. Artinya investigasi yang akan bicara tentang kejadian apa yang sesungguhnya terjadi,” kata Brigjend Rudi Sufahriadi.

Jum'at, 29/07/2016 10:30 0

Profil

Mengenal Nama Sebenarnya Al-Jaulani dan Wajah Tanpa Penutup

Abu Muhammad Al-Jaulani tampil pada kondisi anonimitas dan dalam pertemuan dengan wajah tertutup. Al-Jaulani melarang fotografi tanpa izin darinya. Namun tidak demikian pada pembentukan Jabhah Fath Syam Kamis 28 Juli 2016.

Jum'at, 29/07/2016 09:43 0

Indonesia

Hizbut Tahrir Harapkan Rekonsiliasi Erdogan-Gulen

Hizbut Tahrir menyayangkan perseteruan yang terjadi antara Recep Tayyip Erdogan dan dan Fethullah Gulen. HT menilai harus dilakukan rekonsiliasi antara keduanya.

Kamis, 28/07/2016 20:40 0

Indonesia

Begini Tanggapan Resmi HTI Terkait Kudeta Turki

Ismail juga mengungkapkan sikap Hizbut Tahrir terhadap pemerintahan Erdogan. Dia menerangkan bahwa pihaknya memiliki dua sikap terhadap presiden yang juga pemimpin partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) Turki.

Kamis, 28/07/2016 18:27 0

Indonesia

Bukan Pertahanan dan Keamanan, Menurut Habibie Ketenteraman yang Terpenting

Presiden pengganti Soeharto ini menyoroti langkah-langkah yang diterapkan dalam tindakan pengamanan. Aksi yang selalu mengedepankan penangkapan dan penembakan tak boleh terjadi. Menurutnya, ketenteramanlah yang harus diutamakan.

Kamis, 28/07/2016 17:50 0

Rohah

Khusnul Khatimah Umar bin Abdul Aziz

'Marthad, tinggalkan diriku! Demi Allah, saya melihat sesuatu yang bukan manusia, bukan pula jin!'

Kamis, 28/07/2016 17:00 0

Close