Kini Tidak Ada Lagi Jabhah Nusrah di Arena Perang Suriah

KIBLAT.NET – Abu Muhammad Al-Jaulani secara resmi telah menghapus nama Jabhah Nusrah dari perang Suriah. Kelompok kuat di oposisi ini membentuk kelompok dengan nama baru dengan nama Jabhah Fath Syam dan tidak terkait dengan Al-Qaidah.

“Kami telah memutuskan untuk mengakhiri setiap operasi atas nama Jabhah Nusrah dan kami mendirikan kelompok baru dengan nama Jabhah Fath Syam,” kata pernyataan Al-Jaulani dalam rekaman yang diunggah oleh media lokal Orient News, Kamis (28/7).

Al-Jaulani yang memimpin kelompok baru tersebut dan menyatakan bahwa organisasi Jabhah Fath Syam tidak terkait dengan pihak luar mana pun.

“Harus diketahui bahwa pembentukan jamaah baru ini tidak memiliki hubungan sama sekali dengan pihak-pihak di luar Syam,” tambahnya.

Abu Muhammad Al-Jaulani dengan tampilan tanpa penutup wajah dalam rekaman Pembentukan Jabhah Fath Syam
Abu Muhammad Al-Jaulani dengan tampilan tanpa penutup wajah dalam rekaman Pembentukan Jabhah Fath Syam

Dengan nama baru tersebut, Al-Jaulani lebih lanjut menyatakan bahwa organisasinya akan bekerja mewujudkan tujuan-tujuan berikut ini:

  1. Bekerja untuk menegakkan agama Allah, menerapkan syariat Allah dan mewujudkan keadilan bagi seluruh manusia.
  2. Bekerja untuk mempersatukan faksi-faksi jihad Syam dalam rangka merapatkan barisan mujahidin Syam agar kami bisa membebaskan tanah Syam dari hukum tiran dan meruntuhkan rezim beserta kroni-kroninya. Allah SWT berfirman, “Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan jangan kalian bercerai berai.”
  3. Menjaga eksistensi dan keberlangsungan jihad Syam dengan segenap wasilah syar’i yang dapat mewujudkan hal itu.
  4. Berusaha melayani kaum muslimin, membatu segala urusan dan kondisi yang menimpa mereka sembari meringankan beban mereka dengan segala cara.
  5. Mewujudkan rasa aman, ketenteraman dan kehidupan yang mulia bagi seluruh rakyat Syam.

Reporter: Salem
Sumber: Transkrip rekaman Pembentukan Jabhah Fath Syam

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat