[Video] Deklarasi Jabhah Fath Syam: Abu Muhammad Al-Jaulani

KIBLAT.NET – Abu Muhammad Al-Jaulani secara resmi telah menghapus nama Jabhah Nusrah dari perang Suriah. Kelompok kuat di oposisi ini membentuk kelompok dengan nama baru dengan nama Jabhah Fath Syam dan tidak terkait dengan Al-Qaidah.

Berikut ini terjemahan lengkap pernyataan Al-Jaulani, sebagaimana diunduh dari situs Youtube.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat yang paling utama dan salam yang paling sempurna semoga tercurah Nabi kita Muahmmad SAW, semoga juga tercurah kepada keluarga dan sahabat seluruhnya.

Saudaraku kaum muslimin di manapun Anda berada dan penduduk Syam… saya ucapakan Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Kami berterima kasih kepada saudara kami para masyayikh di qiyadah tandzim Al-Qaidah secara umum dan secara khusus kami berterima kasih kepada Syaikh Dr Aiman Adz Dzawahiri hafizahullah dan wakilnya syaikh Ahmad Hasan Abul Khair hafizahullah.

Kami berterima kasih kepada mereka karena sikap mereka yang mengedepankan kemaslahatan bagi penduduk Syam, maslahat jihad dan revolusi mereka yang penuh berkah. Kami berterima kasih kepada mereka karena mereka memprioritaskan maslahat jihad secara umum. Sikap inilah yang nanti akan ditulis sejarah dengan tinta cahaya.

Qiyadah yang penuh berkah di tandzim Al-Qaidah telah mencontohkan teladan yang baik dalam memprioritaskan maslahat umum bagi kaum muslimin dari pada maslahat tandzim secara khusus.  Mereka telah mempraktikkan nasehat Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah yang berbunyi, “Sesungguhnya maslahat umat harus lebih diprioritaskan daripada maslahat negara. Dan maslahat negara harus diprioritaskan dari pada maslahat jamaah. Dan maslahat jamaah harus diprioritaskan dari pada maslahat personal.”

Sesungguhnya kami di qiyadah Jabhatun Nusrah dalam rangka :

  • Menjalankan arahan qiyadah Al-Qaidah dan bertolak dari tanggungjawab kami dalam mengkaji maslahat penduduk Syam dan maslahat jihad mereka.
  • Meringankan cobaan bagi mereka dengan tidak menghilangkan pokok-pokok agama,
  • Menjaga eksistensi jihad Syam dan keberlangsungannya dengan menggunakan seluruh wasilah syar’i yang memungkinkan
  • Mengurangi jarak antara kami dan faksi-faksi jihad lainnya
  • Mewujudkan cita-cita kami untuk membentuk satu kesatuan berlandaskan syuro yang dapat mempersatukan penduduk Syam, membebaskan tanah mereka, menolong agama mereka dan meninggikan kalimat tauhid di tengah mereka,
  • Memenuhi keinginan penduduk Syam untuk menutup setiap celah yang dapat dimanfaatkan dunia internasional terutama Amerika dan Rusia dalam menyerang dan mengusir penduduk Syam dengan alasan menyerang Jabhatun Nusrah yang merupakan cabang Al-Qaidah,

Maka kami telah memutuskan untuk memberhentikan setiap kegiatan atas nama Jabhatun Nusrah dan kami mendirikan jamaah baru dengan nama Jabhah Fathis Syam. Perlu diketahui bahwa pembentukan jamaah baru ini tidak memiliki hubungan sama sekali dengan pihak-pihak di luar Syam. Jamaah baru ini akan bekerja mewujudkan tujuan-tujuan berikut ini :

  1. Bekerja untuk menegakkan agama Allah, menerapkan syariat Allah dan mewujudkan keadilan bagi seluruh manusia.
  2. Bekerja untuk mempersatukan faksi-faksi jihad Syam dalam rangka merapatkan barisan mujahidin Syam agar kami bisa membebaskan tanah Syam dari hukum thaghut dan meruntuhkan rezim beserta pengikutnya. Allah SWT berfirman, “Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan jangan kalian bercerai berai.”
  3. Menjaga eksistensi dan keberlangsungan jihad Syam dengan segenap wasilah syar’i yang dapat mewujudkan hal itu.
  4. Berusaha melayani kaum muslimin, membatu segala urusan dan kondisi yang menimpa mereka sembari meringankan beban mereka dengan segala cara.
  5. Mewujudkan rasa aman, ketentraman dan kehidupan yang mulia bagi seluruh rakyat Syam.

Segala puji bagi Allah Rabb semesta Alam

Saudara kalian,

Abu Muhammad Al Jaulani.   

 

Video ini dapat dilihat dan diunduh di sini.

(Abdullah Muhammad)

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat