... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Rasulullah Marah Ketika Urusan Takdir Diperdebatkan

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Dalam sebuah riwayat dari Abdullah bin Amr disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melewati para sahabatnya, ketika itu mereka sedang berselisih mengenai takdir. Maka memerahlah wajah beliau bagaikan buah delima yang terbelah karena murka. Beliau bersabda:

بِهَذَا أُمِرْتُمْ ؟! أَوْ لِهَذَا خُلِقْتُمْ ؟ تَضْرِبُوْنَ الْقُرْآنَ بَعْضَهُ بِبَعْضٍ!! بِهَذَا هَلَكَتِ الْأُمَمُ قَبْلَكُمْ

“Apakah untuk ini kalian diperintahkan atau apakah untuk ini kalian diciptakan? Kalian membenturkan sebagian ayat Al-Qur’an dengan sebagian yang lain. Gegara hal semacam inilah umat-umat sebelum kalian itu binasa!”

Abdullah bin Amr lalu berkata, “Aku tidak terlalu menyesal dengan majelis yang tidak aku ikuti bersama Rasulullah sebagaimana menyesalnya diriku karena majelis tersebut (tempat bersengketa tentang Al-Qur’an dan takdir) dan ketidakhadiranku di situ.” (HR Ibnu Majah)

Dalam riyawat yang lain, dari Abu Hurairah r.a ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar kepada kami ketika kami sedang berselisih dalam masalah takdir. Beliau lalu marah sekali hingga memerah wajah beliau. Pipi beliau seakan-akan buah delima yang dibelah. Beliau bersabda:

أَبِهَذَا أُمِرْتُمْ أَمْ بِهَذَا أُرْسِلْتُ إِلَيْكُمْ إِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حِينَ تَنَازَعُوا فِي هَذَا الْأَمْرِ عَزَمْتُ عَلَيْكُمْ أَلَّا تَتَنَازَعُوا فِيهِ

“Apakah dengan ini kalian diperintahkan atau apakah dengan ini aku diutus kepada kalian? Sesungguhnya binasalah orang-orang sebelum kalian ketika mereka berselisih dalam perkara ini. Aku perintahkan kepada kalian untuk tidak berselisih di dalamnya.” (HR. Tirmidzi)

BACA JUGA  Wilayatul Faqih, Agenda Politik Kaum Syiah

Dalam menjelaskan hadits ini, Syaikh Al-Mubarakfuri berkata,“Beliau marah hingga merah wajah beliau maksudnya adalah betul-betul sangat marah. Karena terlalu marahnya, hingga pipi beliau seperti buah delima yang dibelah. Kalimat ini menandakan bahwa beliau lebih merah wajahnya ketika bertambah marah. Beliau marah karena urusan takdir adalah salah satu rahasia Allah. Sementara mencari-cari rahasia-Nya adalah terlarang.”

Imam Nawawi berkata, “Para ahli bahasa mengatakan bahwa takdir Allah wajib diimani seluruhnya, baik takdir mengenai nasib yang baik maupun nasib yang buruk, manis dan pahitnya, manfaat dan bahayanya. Madzhab yang benar adalah menyatakan akan kebenaran adanya takdir serta wajibnya beriman terhadap semua itu. Teks-teks Al-Qur’an dan hadits yang populer menyatakan kebenarannya dan masih banyak lagi dalil-dalil yang tak terhitung. Sebagian besar ulama menyatakan kebenaran takdir ini dalam beberapa karya mereka dengan baik. Semoga Allah membalas mereka dengan sebaik-baik pahala.

Oleh karena itu, ketika seseorang bertanya kepada Ali bin Abi Thalib r.a, ‘Ceritakanlah kepadaku tentang takdir!’ Ia pun menjawab, ‘Jalan gelap yang tidak bisa ditempuh.’

Sang penanya mengulangi lagi pertanyaannya, dan ia menjawab, ‘Samudra dalam yang tidak bisa ditempuh.’

Sang penanya mengulangi sekali lagi, dan ia lalu menjawab, ‘Rahasia Allah yang disembunyikan kepadamu, maka janganlah engkau menyelidikinya’.” (Lihat: Tuhfatul Ahwadzi, juz VI, hal. 278)

BACA JUGA  'Wahn' Zaman Now

Iman terhadap takdir merupakan kewajiban, yaitu keyakinan bahwa Allah adalah Pencipta perbuatan seorang hamba—yang baik maupun yang jahat—dan sudah tertulis di Lauh Mahfuz sebelum mereka diciptakan. Semuanya berjalan menurut Qadha dan QadarNya, Iradah, serta keinginan-Nya. Allah Ta’ala akan meridhai siapapun yang yakin dan taat kepada-Nya, serta berjanji akan memberi balasan kepada mereka dengan pahala yang baik. Sebaliknya, Allah Ta’ala tidak akan ridha dengan kekafiran dan pengingkaran, serta mengancam mereka dengan siksaan di neraka.

Takdir adalah salah satu rahasia Allah yang tidak diketahui oleh siapapun, baik malaikat terdekat maupun nabi yang diutus. Tidak boleh terlalu sibuk dan membahas masalah ini dengan jalan akal, tetapi wajib ada keyakinan bahwa Allah menciptakan makhluk dan menjadikan mereka menjadi dua kelompok. Ada yang diciptakan untuk menghuni surga dan ada yang diciptakan untuk menghuni neraka secara adil. Wallahu a’lam bis shawab!

 

Fakhruddin

Disadur dari buku Jangan bikin Rasul Marah” Karya Muhammad Ali Utsman, Penerbit Aqwam Solo

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketua Pansus RUU Terorisme: Kenapa Santoso Dicap Teroris Sementara Papua yang Ingin Merdeka Bukan Teroris?

KIBLAT.NET, Poso – Ketua Pansus Revisi Undang-undang (RUU) Tindak Pidana Terorisme DPR-RI, Muhammad Syafii menegaskan...

Sabtu, 23/07/2016 14:30 2

Analisis

Kudeta yang Gagal Muluskan Langkah Turki Menuju Sistem Islam?

Gelora semangat kaum Islamis yang semakin meningkat telah berpengaruh pada kehidupan sosial di Istanbul.

Sabtu, 23/07/2016 14:00 2

Suriah

Oposisi Minta Koalisi AS Hentikan Serangan Udara di Suriah

Melihat hal itu Presiden Koalisi Nasional kelompok oposisi Suriah, Anas al-Abdah menyerukan agar serangan udara pasukan koalisi dihentikan, dan meminta peristiwa itu diselidiki.

Sabtu, 23/07/2016 13:15 0

Suriah

Bashar Assad Tuding Erdogan Eksploitasi Kudeta Turki

Assad menambahkan bahwa hal ini berbahaya bagi Turki dan negara-negara di sekitarnya.

Sabtu, 23/07/2016 12:30 0

Rohah

Dipenjara 15 Tahun Karena Mengatakan : Takutlah kepada Allah!

“Jihad yang paling utama adalah menyampaikan kebenaran kepada penguasa yang zalim.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Sabtu, 23/07/2016 11:45 0

Indonesia

Sambut Jenazah Santoso, Begini Suasana Desa Landangan

Ratusan Pelayat berkumpul di rumah orang tua Santoso di Dusun Landangan Kecamatan Poso Pesisir menunggu kedatangan Jenazah Asy Syahid Santoso. Terlihat sejak Jumat 22/07/2016 para pelayat sudah mulai berdatangan dan menginap di masjid-masjid baik yang ada di Poso Kota maupun Poso Pesisir.

Sabtu, 23/07/2016 10:55 0

Palestina

Qatar Tanggung Gaji Seluruh Pegawai di Gaza Bulan Ini

KIBLAT.NET, Gaza – Pemerintah Qatar mengumumkan akan menanggung gaji bulanan seluruh pegawai pemerintah di Jalur...

Sabtu, 23/07/2016 10:47 0

Rusia

Lagi, Tentara Rusia Tewas di Suriah

Dengan demikian, jumlah tentara Rusia yang tewas di Suriah berdasarkan pengumuman resmi bertambah menjadi 14 tentara. Di saat yang sama, berbagai informasi mengatakan bahwa puluhan tentara tidak resmi asal Rusia juga tewas di Suriah.

Sabtu, 23/07/2016 09:45 0

Video Kajian

Jangan Ada Ragu Dalam Imanmu! [Ust. Abu Harits, Lc.]

KIBLAT.NET – Berikrar syahadat membutuhkan sebuah keyakinan. Yakin dengan semua janji Allah, yakin dengan segala...

Sabtu, 23/07/2016 09:20 0

Suriah

Aktivis Suriah Manfaatkan Demam Game Pokemon Go untuk Kampanye Kemanusiaan

KIBLAT.NET, Damaskus – Demam game Pokemon Go yang melanda masyarakat dunia akhir-akhir ini juga dimanfaatkan...

Sabtu, 23/07/2016 08:52 0

Close