Sambut Jenazah Santoso, Begini Suasana Desa Landangan

KIBLAT.NET, Poso — Ratusan Pelayat berkumpul di sebuah rumah di Dusun Landangan Kecamatan Poso Pesisir menunggu kedatangan jenazah Santoso. Para Pelayat datang dari berbagai daerah di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una dan Morowali. Umumnya mereka adalah kaum muslimin yang simpati dengan perjuangan Santoso, merasa terpanggil untuk mengantarkan jenazah Santoso ke tempat peristirahatan terakhir.

Terlihat sejak Jumat 22/07/2016 para pelayat sudah mulai berdatangan dan menginap di masjid-masjid baik yang ada di Poso Kota maupun Poso Pesisir. Hujan yang terus turun tak membuat surut keinginan besar para pelayat yang datang jauh-jauh. Salah satu warga Poso mengatakan bahwa ini adalah bukti sebagai saudara semuslim maka wajib mengantar dan bertakziah.

Baca juga: Masuk Daftar Teroris AS, Santoso Disebut Kapolri Bukan Tokoh Utama di Indonesia

“Saya sebagai saudaranya sesama muslim wajib mengantarkan beliau dan mendoakan beliau supaya diterima sebagai syuhada karena beliau mati teguh dalam pendiriannya,” ungkapnya.

Sementara itu spanduk bertuliskan Selamat Datang Syuhada telah terpasang di depan rumah orang tua Santoso dan di pemakaman. Liang lahat pun sudah digali.

“Kuburnya sudah kita gali dari kemarin, dan kita pasang tenda. Pokoknya sudah siap tinggal menunggu jenazah,” kata Iwan, salah seorang warga Landangan.

Baca juga : Satgas Tinombala Masih Buru Sisa DPO Jaringan Santoso

Saat ini jenaazah telah dalam perjalanan menuju Poso. Diperkirakan ratusan pelayat akan hadir membanjiri tempat pemakaman di Dusun Landangan Kecamatan Poso Pesisir. Bila tidak ada aral melintang, jenazah tiba di Poso sekitar pukul 12.00. Sementara jenazah Mukhtar akan dimakamkan di Kecamatan Tawaeli Kota Palu Sulawesi Tengah.

BACA JUGA  FPI Batal Gugat Pembubaran ke PTUN

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Hamdan

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat