... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengadilan Tinggi Kuwait Kuatkan Hukuman Mati Bagi Sel Syiah Hizbullah

Foto: Senjata dan amunisi yang disita keamanan Kuwait dari sel Syiah Hizbullah

KIBLAT.NET, Kuwait City – Pengadilan tinggi Kuwait menetapkan hukuman mati bagi pengikut Syiah. Terpidana ditetapkan terbukti bersalah karena bertindak sebagai sel mata-mata Iran di nagara Teluk tersebut.

Putusan tersebut dijatuhkan kepada Hasan Abdulhadi Ali pada Kamis (21/07) yang telah bergabung dalam milisi Syiah Hizbullah Lebanon sejak tahun 1996. Dia yang mendalangi pembentukan sel yang terdiri atas 26 anggota. Pengadilan mendakwanya telah merencanakan penyerangan di Kuwait.

Seorang warga negara Iran sebelumnya telah dijatuhi hukuman yang sama di pengadilan rendah. Tetapi, pihak pengadilan tinggi tak memproses persidangan bandingnya, karena yang bersangkutan berada dalam pelarian. Pihak pengadilan mengharuskan terpidana hadir dalam sidang putusan.

Dua orang anggota sel tersebut mendapatkan hukuman seumur hidup. Sementara, lima orang lainnya dijatuhi hukuman antara dua hingga lima tahun penjara.

Lima terpidana lain yang tersangkut kasus yang sama dikenai hukuman denda masing-masing 5.000 dinar, atau sekitar Rp 217 juta. Pengadilan membebaskan anggota sel yang tersisa.

Para anggota sel tersebut didakwa sebagai mata-mata Iran. Mereka juga terbukti menyembunyikan senjata dan amunisi dalam jumlah besar. Pihak berwenang juga menemukan bahan peledak dengan daya ledak tinggi.

Pengadilan rendah Kuwait pada Januari lalu telah menyidangkan sel yang terkait dengan Iran tersebut. Mereka merekrut pengikut Syiah Kuwait, dan memberangkatkannya ke Lebanon untuk mengikuti pelatihan militer.

Ali telah mendapatkan bantuan dari diplomat di kedutaan Iran di Kuwait City, untuk melakukan perjalanan ke Iran. Dia kemudian menjalin komunikasi dengan pasukan Garda Revolusi Iran. Pengadilan menyebut dia bersalah telah menyelundupkan senjata dan bahan peledak ke Kuwait. Lokasi penyimpanan mereka terbongkar pada Agustus tahun lalu.

Hasil putusan di pengadilan tinggi tersebut belum final. Para tepidana masih berkesempatan mengajukan kasasi di Mahkamah Agung Kuwait. Sementara, pihak Iran membantah terkait dengan kelompok itu.

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kunjungi Ngruki, Pansus Revisi UU Terorisme Dapat 12 Catatan Ini

Tim Pansus Revisi UU Anti-Terorisme, Kamis (21/07), menyambangi Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki. Kunjungan singkat ini dalam rangka melakukan studi lapangan terkait revisi UU terorisme

Jum'at, 22/07/2016 11:31 0

Indonesia

Kunker ke Poso, Ini Aspirasi yang Didapat Pansus RUU Terorisme

Sekitar 50 orang undangan terdiri dari aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh Pemuda Poso hadir dalam pertemuan bersama Pansus RUU Terorime. Acara diselenggarakan di Gedung Torulemba dimulai sekitar pukul 14.30 WITA kemarin (21/7).

Jum'at, 22/07/2016 09:15 0

Indonesia

Sambangi Poso, Pansus RUU Terorisme Temui Pemda dan Tokoh Masyarakat

Pansus RUU Terorisme mengadakan kunjungan kerja ke Poso kemarin (21/7). Dalam kunjungan tersebut, Pansus yang dipimpin langsung oleh ketuanya, H. Muhammad Syafii, SH, M. Hum itu bertemu dengan aparat Pemda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda se-Kabupaten Poso.

Jum'at, 22/07/2016 08:19 0

Indonesia

Usai Muktamar Wahdah Islamiyah Ingin Perluas Kontribusi di Nusantara

KIBLAT.NET, Jakarta – Muktamar III Wahdah Islamiyah telah berakhir, Rabu (20/07) petang. Pengurus organisasi tersebut...

Rabu, 20/07/2016 22:08 0

Indonesia

Inilah Pengurus Wahdah Islamiyah Hasil Muktamar III

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemilihan pengurus menjadi salah satu agenda utama Muktamar III Wahdah Islamiyah. Ustadz...

Rabu, 20/07/2016 20:49 0

Analisis

Respon Ankara atas Kegagalan Kudeta Militer di Turki Cemaskan Kaum Sekuleris

KIBLAT.NET, Ankara – Operasi pembersihan terhadap para tentara/personil militer dan pejabat-pejabat lainnya pasca kegagalan kudeta...

Rabu, 20/07/2016 17:15 0

Indonesia

Muktamar III Wahdah Islamiyah Terapkan Screening Barcode Bagi Peserta

"Kami berharap di muktamar mendatang akan dapat diterapkan teknologi yang lebih mutakir," ujar Hasmar.

Rabu, 20/07/2016 17:13 0

Rohah

Kisah Seorang Syaikh Tua yang Terdzalimi

KIBLAT.NET – Selama Jamal Abdul Nasir menjadi presiden di Mesir, seorang Syaikh berusia 80 tahun bernama...

Rabu, 20/07/2016 14:28 0

Indonesia

Satgas Tinombala Masih Buru Sisa DPO Jaringan Santoso

KIBLAT.NET, Poso – Pasca kontak tembak dengan Santoso, Tim Alfa 29 Raider beserta tim lain...

Rabu, 20/07/2016 13:40 0

Indonesia

Masuk Daftar Teroris AS, Santoso Disebut Kapolri Bukan Tokoh Utama di Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan terbunuhnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur Santoso, sel teroris...

Rabu, 20/07/2016 13:28 0

Close