... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kunker ke Poso, Ini Aspirasi yang Didapat Pansus RUU Terorisme

Foto: Foto: Ahmad Sutedjo/Kiblat.net

KIBLAT.NET, Poso— Sekitar 50 orang undangan terdiri dari aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh Pemuda Poso hadir dalam pertemuan bersama Pansus RUU Terorime. Acara diselenggarakan di Gedung Torulemba dimulai sekitar pukul 14.30 WITA kemarin (21/7). Tim Pansus dipimpin langsung oleh ketuanya, Muhammad Syafii SH, M. Hum.

Dari hasil dialog dengan para tokoh masyarakat se-Kabupaten Poso, Syafii menyimpulkan bahwa mereka menganggap teroris hanyalah stigmatisasi terhadap Islam, sekaligus mempertanyakan kenapa kasus di Papua tidak dimasukan dalam kategori teroris.

“Mereka kemudian menolak kalau kata teroris itu hanya stigmatisasi terhadap Islam , mereka ambil kasus kenapa peristiwa kecil begini disebut teroris sedangkan Papua yang ingin merdeka dan memakan korban besar tidak pernah disebut teroris. Kalau seperti ini undang-undang yang akan dibahas mending tidak usah lah,” ujar Syafii.

Baca juga: Sambangi Poso, Pansus RUU Terorisme Temui Pemda dan Tokoh Masyarakat

“Namun setelah kita jelaskan kontent rancangan UU yang akan kita bahas, mereka antusias bahkan akan memberikan masukan-masukan yang akan menjadi data kita. Tadi banyak yang menanyakan email kita,” imbuhnya.

Pertemuan itu berakhir seiring kumandang azan Maghrib, sekitar pukul 18.00 WITA. Selain Poso, Pansus juga mengunjungi Solo dan Bima.

Reporter : Ahmad Sutedjo
Editor: Hamdan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

AS, Rusia dan PBB Kembali Bertemu Susun Rencana untuk Suriah

KIBLAT.NET, Moskow – Pemerintah Moskow, Kamis (21/07), mengumumkan bahwa Jenewa akan menyaksikan kembali pertemuan para...

Jum'at, 22/07/2016 08:58 0

Afrika

Tiga Pasukan Khusus Perancis Tewas di Libya

KIBLAT.NET, Tripolli – Tewasnya tiga anggota pasukan khusus Perancis di Libya pekan ini mengungkap kerja...

Jum'at, 22/07/2016 08:15 0

Turki

Erdogan Terapkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan

Keadaan darurat memungkinkan presiden dan kabinet untuk mengabaikan parlemen ketika menyusun undang-undang baru dan untuk membatasi atau menangguhkan hak dan kebebasan. Recep Tayyip Erdogan berjanji bahwa semua virus dalam angkatan bersenjata akan dibersihkan. Ribuan orang telah ditangkap atau dipecat sejak kudeta gagal

Jum'at, 22/07/2016 06:07 0

Turki

Erdogan: Kesalahan Besar Jika AS Tak Mengekstradisi Gulen

Erdogan mengaskan bahwa pihaknya memberikan semua bukti atas keterlibatan Gulen dalam kudeta

Kamis, 21/07/2016 21:06 0

Suriah

Milisi Kurdi Ultimatum Pasukan ISIS Keluar dari Manbij dalam 48 Jam

Milisi Kurdi mengultimatum ISIS setelah koalisi Amerika Serikat membombardir Manbij

Kamis, 21/07/2016 20:09 0

Wilayah Lain

Pemerintah Jepang Khawatirkan Game Pokemon Go

Adanya sejumlah kecelakaan dan perampokan terkait game itu membuat pemerintah Tokyo khawatir

Kamis, 21/07/2016 19:15 1

Amerika

Perwira Pasukan Koalisi AS Ditemukan Tewas di Abu Dhabi

Departemen Pertahnan AS (Pentagon) melaporkan bahwa perwira muda itu ditemukan tewas misterius pada Senin lalu di sebuah hotel di Abu Dhabi, tempatnya menginap.

Kamis, 21/07/2016 14:01 0

Afghanistan

Serangan Taliban Kembali Meningkat

“Mereka berhasil memasuki gedung-gedung pemerintahan,” ujarnya.

Kamis, 21/07/2016 13:05 0

Suriah

Nurudin Zanki: Pembunuh Anak Kecil di Aleppo Adalah Oknum

“Perbuatan seperti ini tidak dapat diterima baik itu perintah dari anggota gerakan atau dari faksi lain,” tegas Abdul Razaq.

Kamis, 21/07/2016 10:44 2

Turki

Keadaan Darurat Tiga Bulan Diberlakukan di Turki

“Kami sampaikan kepada masyarakat tidak ada yang perlu ditakutkan dan diragukan,” kata Erdogan seraya menambahkan, negera kita akan semakin kuat atas peristiwa ini.

Kamis, 21/07/2016 09:41 0

Close