... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wakaops Tinombala: Basri dan Istri Santoso Berhasil Lolos dari Penyergapan

Foto: Kombes Pol Leo Bona Lubis, Wakaops Tinombala.

KIBLAT.NET, Poso – Pihak keluarga dan kerabat jenazah yang ditembak di Poso telah mengkonfirmasi kedua jenazah tersebut adalah Santoso dan Mukhtar.

Hal itu diutarakan oleh Wakil Kepala Operasi Tinombala 2016, Kombes Pol. Leo Bona Lubis. Ia memastikan bahwa kedua jenazah yang tertembak saat kontak tembak pada Senin sore (18/07/2016) adalah Santoso dan Mukhtar.

Dalam konferensi pers di Mapolres Poso yang diikuti Kiblat.net pada siang ini, (19/07), Leo mengatakan bahwa selain identifikasi luar dari ciri-ciri tubuh korban juga telah dilakukan identifikasi dengan mengundang keluarga dan kerabat. Sehingga dipastikan kedua jenazah adalah Santoso dan Mukhtar.

Leo mengutarakan hal itu setelah memimpin langsung proses evakuasi menggunakan heli dari TKP kontak tembak menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

“Dari identifikasi yang sudah dilakukan tadi yang sebelumnya kemarin saya menyatakan masih diduga sebagai Santoso, (sementara) yang satu kita belum tahu. Nah tadi, berdasarkan identifikasi luar atau identifikasi ciri-ciri fisik yang satu bisa kita pastikan Santoso,” kata dia.

Kemudian, ia melakukan lagi identifikasi luar atau fisik dengan mengundang kerabat dan keluarga Santoso. “Semua mengatakan itu adalah Santoso, sehingga saya pastikan korban pertama adalah Santoso. Lalu, jenazah yang satu adalah DPO atas nama Mukhtar,” beber Leo Bona Lubis di Mapolres Poso.

Sebagaimana diketahui, Mukhtar merupakan tangan kanan Santoso selama ia memutuskan naik gunung untuk mengangkat senjata.

BACA JUGA  Tak Kunjung Tertangkap, Romo Syafii Sebut Harun Masiku Lebih Hebat dari Teroris

Senada dengan Leo, Kaops Tinombala Brigjen Pol Rudy Sufariadi sebelumnya juga sudah memastikan bahwa yang tertembak adalah Santoso berdasarkan laporan dari pasukan yang ada di lapangan dan ciri-ciri fisik korban.

“Jadi saat itu aparat baku tembak dengan 5 anggota Santoso, 2 orang tewas keduanya pria dan ada tahi lalat di jidat seperti Santoso. Sedangkan 3 orang melarikan diri yaitu dua wanita dan 1 pria,” beber Rudy Sufahriadi melalui sambungan telepon dengan wartawan.

Leo juga menambahkan bahwa saat kontak senjata satu orang pria yang melarikan diri adalah Basri, sedangkan kedua wanita adalah istri Basri dan istri Santoso.

“Kita yakin bahwa yang lari itu adalah Basri, karena selama pengejaran kita sampai kita giring lari ke Napu kemudian kita dapat informasi baik itu dari saksi masyarakat maupun keterangan dari tersangka yang sudah kita tangkap ataupun yang menyerahkan diri sejumlah 6 orang itu menyatakan bahwa ketiga akhwat ini tidak pernah tinggal atau lepas dari suaminya,” jelas dia.

Dari keterangan tersebut, ditambah informasi dan analisis yang mendalam Tim Ops Tinombala meyakini bahwa dua wanita (dari jumlah 5 orang yang terlihat saat kontak tembak kemarin) itu adalah istri dari Santoso dan istri dari Basri.

“Kita juga memperkirakan bahwa yang lari bawa senjata itu adalah Basri. Sekali lagi ini hanya perkiraan dari informasi sebelumnya. Kalau Anda tanya itu pasti Basri, saya jawab tidak tahu,” ungkap Leo.

BACA JUGA  KH Luthfi Bashori: Gus Sholah Selalu Membela Islam

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Wakaops Tinombala: Basri dan Istri Santoso Berhasil Lolos dari Penyergapan”

  1. Hebat,….tapi ini ” Sedangkan 3 orang melarikan diri yaitu dua wanita dan 1 pria,” beber Rudy Sufahriadi melalui sambungan telepon dengan wartawan ”

    Masak militer terlatih ga bisa ngejar wanita, sekuat2nya wanita pasti kalah kalah main kejar2an.

    Apalagi foto2nya wanita tsb memakai baju jubah pasti ga bisa lari kencang lah

    bingung ane nih ma berita.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

160 Warga Sipil Suriah Terbunuh oleh Serangan Udara Koalisi AS

KIBLAT.NET, Manbij – Rakyat sipil Suriah tak hanya menjadi sasaran pasukan tempur rezim dan Rusia....

Selasa, 19/07/2016 21:20 0

Turki

Erdogan Bantah Tudingan Kudeta Hanya Sandiwara

KIBLAT.NET, Ankara – Paska upaya kudeta gagal yang dilakukan oleh sekelompok kecil tentara Turki, muncul...

Selasa, 19/07/2016 20:47 0

News

Kapolres Poso: Salah Satu Jenasah Adalah Santoso

Saat ini identifikasi awal salah satu dari kedua jenazahnya adalah Santoso," ujar Kapolres Poso, AKBP Ronny Suseno

Selasa, 19/07/2016 19:02 0

Rohah

Mimpi Tahanan Guantanamo

KIBLAT.NET – Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah  bersabda: “Apabila hari Kiamat telah dekat, maka jarang sekali...

Selasa, 19/07/2016 17:00 0

Afghanistan

Taliban Intensifkan Serangan di Kunduz, Sejumlah Distrik Berhasil Dikuasai

KIBLAT.NET, Kunduz – Sebuah serangan Taliban baru-baru ini terjadi di kabupaten Qalai Zal, Provinsi Kunduz,...

Selasa, 19/07/2016 16:26 0

Turki

Turki Kecam Sikap Mesir yang Memprotes Pernyataan DK PBB terkait Upaya Kudeta

KIBLAT.NET, Ankara – Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pada hari Ahad (17/07) kemarin bahwa keberatan Mesir...

Selasa, 19/07/2016 13:11 0

Turki

Jenderal-jenderal Turki Mulai Dihadapkan ke Pengadilan atas Upaya Kudeta

KIBLAT.NET – Pensiunan Panglima Angkatan Udara Turki Akin Ozturk bersama-sama dengan 26 jenderal dan laksamana...

Selasa, 19/07/2016 08:32 1

Suriah

Lagi, Operasi Anti ISIS di Manbej Tewaskan Puluhan Sipil

KIBLAT.NET, Aleppo – Sebanyak 20 warga sipil dilaporkan tewas pada Senin (18/07) akibat serangan udara...

Selasa, 19/07/2016 08:30 0

Turki

Turki Bantah Siapkan Daftar Penangkapan Sebelum Kudeta Gagal

KIBLAT.NET – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menolak keras tuduhan bahwa pemerintah Turki telah...

Selasa, 19/07/2016 08:01 0

Turki

Erdogan Perintahkan Jet-Jet Tempur Patroli ke Seluruh Pelosok Negeri

KIBLAT.NET, Istanbul – Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Ahad (17/07) menginstruksikan pesawat-pesawat tempur F-16...

Selasa, 19/07/2016 07:49 0

Close