... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Bantahan Teori Flat Earth: Matematika Angkasa dalam Narasi (Bag.6-Tamat)

Ini adalah artikel lanjutan | Baca laman sebelumnya

KIBLAT.NET – Teori Flat Earth kembali diperbincangkan oleh publik Indonesia (termasuk aktivis Islamnya) melalui forum-forum di dunia maya. Bahkan, video-video konspirasi bumi datar yang diunggah di Youtube jadi pembicaraan hangat di media sosial.

Tak tanggung-tanggung, pendukung teori Flat Earth menyuguhkan 10 argumen yang kesannya ilmiah untuk meyakinkan orang bahwa bumi tidak berbentuk bulat. Alih-alih menyajikan eksperimen ilmiah, serial video tersebut malah kebanyakan menyuplik sumber dari google dan potongan adegan film yang mendukung teori konspirasi.

10 teori flat earth

10 argumen pendukung teori flat earth dalam video konspirasi yang diunggah ke Youtube oleh akun flatearth 101.

Untuk mendudukkan masalah ini, Kiblat.net akan menyajikan bantahan ilmiah terhadap teori Flat Earth yang ditulis oleh Muhammad Mahfuzh Huda. Pemuda asal Berau, Kalimantan Timur ini sedang menempuh gelar Master di bidang studi Simulasi Molekular (Kimia) di Okayama University, Jepang. Tulisan ini diambil dari blog pribadi yang dikelola Mahfuzh di alamat mystupidtheory.com dengan seizin dan sepengetahuan yang bersangkutan. Selamat membaca!!


Setelah melucuti teori Flat Earth ini hingga video kelima, aku sudah merasa kalau nggak ada lagi hal-hal yang ‘tricky’ yang harus aku pelajari seperti kenapa satelit tak terlihat pada video kesatu, asal muasal minyak bumi pada video kedua, mitos gravitasi pada video ketiga, perhitungan jarak bumi-bulan pada video keempat dan terakhir Azimuthal Equidistance pada video kelima.

Tetapi, narasi video keenam membuat aku agak minder dan ragu untuk lanjut membahas atau enggak, karena di situ dikatakan bahwa: “Mari kita sama-sama buktikan utuk mencari kebenaran, meski kebenaran itu tak sesuai dengan kemauan kita. Pembuktian dengan angka matematika, bukan debat kusir berdasarkan opini dan persepsi.”

Dari situ aku ragu untuk menonton dan membahas video keenama, karena aku mengira pembuat video akan melakukan perhitungan menggunakan angka matematika. Kalau sampai dia menghitung jarak-jarak benda angkasa dengan persepsi bumi datar, maka aku harus belajar lagi perhitungan jarak matahari ke bumi berdasarkan letak venus, dan itu kerjaan banget. Belum lagi aku harus membuktikan manakah dari kedua angka tersebut yang benar. Bisa sakit kepala juga.

Ternyata dalam video di atas, narasi selanjutnya malah berbunyi seperti ini: “Silahkan hitung jarak, kecepatan, diameter bumi, bulan dan matahari, Apakah bisa menghasilkan siklus gerhana matahari 18 tahun 11 hari 8 jam seperti yang ditulis dalam situs NASA?”

Lah? Kok jadi kita yang harus menghitung?

Begini ya kawan-kawan.. Jangankan hitungan begitu, kalau saya bisa menentukan titik terjadinya gerhana aja, ya nggak usah nulis blog lagi saya, tapi sudah bisa masuk NASA atau minimal LAPAN. Tapi, mudah-mudahan tulisan penutup seri Teori Bumi Datar ini nggak akan mengecewakan. Aku akan coba memaparkan kalau satelit yang desainnya rapuh itu sangat bisa melaju dengan kecepatan 28.000 km/jam. Berbanding terbalik dengan apa yang dituturkan dalam video konspirasi itu.

Matematika Level Langit

Buat kalian yang masih belum tahu apa itu Siklus Saros, silahkan buka part 4 tentang Siklus Saros. Aku juga sudah memberikan perhitungan cara perhitungan jarak bulan yang dilakukan oleh Aristarchus dan cara NASA menghitungnya.

Perhitungan diameter, jarak dan kecepatan matahari, bumi dan bulan itu merupakan hal yang terpisah dari Siklus Saros. Siklus gerhana merupakan kombinasi pergerakan bulan, bumi dan matahari yang masing-masingnya memiliki percepatan gravitasi. Artinya, arah dan kecepatan gerak dan gaya dari ketiganya itu berubah di setiap waktu (Prinsip vektor – pelajaran Fisika SMA).

Pendekatan matematis paling memungkinkan untuk kasus ini ialah dengan kalkulus dan relativitas yang telah dikembangkan oleh Newton dan Einstein. Tetapi itupun tidak akan mendapatkan hitungan siklus gerhana bulan. Kenapa? Terlalu kompleks. Begini contohnya:

Kamu melihat ada seorang perempuan naik mobil, kamu tahu massa mobil, kamu tahu kecepatan maksimal mobil, kemudian kamu ditanya berapa hari sekali perempuan itu ke salon? Bisakah kamu menjawabnya? Kamu bahkan nggak tahu kemana arah mobilnya.

32 mil/ 51.5 km

Setelah 9 menit menonton video ini, secara ajaib angka 32 mil/ 51.5 km muncul di layar Youtube. Katanya, itu adalah pembuktian dengan angka matematika. Tapi tanpa ada operasi matematika tambah, kurang, bagi, langsung tau-tau muncul angka 32 mill. Ya sudah lah emang gitu ciri khas pembuat video ini, ilmunya udah tinggi banget.

Kalau benar angka ini dari trigonometri maka untuk menghitung jarak bulan-bumi harus ada tiga titik. Titik pertama bumi, kedua bulan, ketiganya apa?

Okelah kita terima saja angka ajaib 32 mil. Tapi sekarang kalau jarak bulan-bumi ialah 32 mil, aku mau tanya balik, bisa nggak buat menemukan Siklus Saros yang 18 tahun, 11 hari 8 jam?  Atau yang lebih dasar saja, bisa nggak dipakai menghitung diameter bulan? Dengan asumsi kita sepakat kalau bulan itu bulat.

Auguste Piccard

Mudah-mudahan kalian percaya dengan aku, aku sudah cek sendiri nama Auguste Piccard di wikipedia. Dan memang benar Auguste Piccard mengatakan bahwa bumi itu seperti flat disk. Tapi pasti ada yang aneh karena di video keenam, artikel di wikipedia itu dipotong hingga berukuran besar sekali. Yap. Setelah dicek langsung begini versi lengkapnya:

An article in Popular Science in August 1931 described their journey: “The story of their adventure surpasses fiction. During the ascent, the aluminum ball began to leak. They plugged it desperately with vaseline and cotton waste, stopping the leak. In the first half hour, the balloon shot upward nine miles. Through portholes, the observers saw the earth through copper-colored, then bluish, haze. It seemed a flat disk with upturned edge. At the ten mile level the sky appeared a deep, dark blue. With observations complete, the observers tried to descend, but couldn’t. While their oxygen tanks emptied, they floated aimlessly over Germany, Austria, and Italy. Cool evening air contracted the balloon’s gas and brought them down on a glacier near Ober-Gurgl, Austria, with one hour’s supply of oxygen to spare.”

Untuk memahami informasi selengkapnya silahkan diartikan seluruhnya, tetapi saya hanya akan mengambil point penting pada kalimat yang di beri huruf tebal dan digarisbawahi untuk menyingkat pembahasan saya.

Dalam eksplorasi ini, bola almunium mengalami kebocoran. Mereka menambalnya dengan vaseline dan sampah kapas untuk menghentikan kebocoran. Setelah 1.5 jam, balon alumunium telah melayang setinggi 9 mil. Melalui lubang port, pengamat melihat bumi dengan warna seperti tembaga, kemudian warna kabut kebiru-biruan. Itu seperti flat disk dengan bagian ujung melengkung.

Sekarang perhatikan pada ketinggian berapa pengamatan ini dilakukan? 9 mil. Jika kita konversi ke dalam kilometer, maka 14,5 km. Pesawat komersial, dapat terbang hingga ketinggian 12 km, hanya berbeda 2 km dengan apa yang dicapai oleh Auguste Piccard.

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Tiga Sikap Umat Islam Terhadap Kezaliman Penguasa

Sekarang, untuk kalian yang sudah pernah terbang dengan pesawat pasti juga melihat bumi seperti flat disk/piringan datar. Apa yang anda lihat dengan apa yang dilihat Auguste Piccard pada 1931 ini tidak akan berbeda jauh. Alasan kenapa dia melihat bentuknya seperti piringan datar ialah karena lokasi pengamatannya kurang tinggi. Bandingkan saja dengan satelit yang berada di LEO, yaitu 160 km. Sepuluh kali lebih jauh dari pengamatan Auguste Piccard.

Di wikipedia, dijelaskan bahwa hingga akhir hidupnya Auguste Piccard berhasil mengamati hingga Stratosfer pada ketinggian 23 km. Tetapi tidak ada catatan tentang apa yang dilihatnya dari sana.

Aku nggak ngurus iklan Hennessy yah. Kita bahas yang sains aja. Tapi sebagai pertimbangan sederhanya, jika yang ada pada iklan itu fakta, bahwa Auguste Piccard mencapai kubah firmament, maka berdasarkan pencapaian Piccard firmament itu sangat rendah, hanya 14,5 km. Kalau dibandingkan dengan pembahasanku sebelumnya, di part5 yaitu peristiwa HANE, maka ledakan HANE yang berada di ketinggian >22km itu seharusnya sudah menembus firmament ini.

Matematika Angkasa Dalam Narasi

Masih ingat bagimana video keenam ini diawali? Ya “angka matematika” kata kuncinya. Sayangnya, hingga menit ke-19, artinya hingga lebih dari setengah video ini ditayangkan tidak ada persamaan matematis ataupun perhitungan matematis yang dilakukan! Bahkan tidak ada perkalian, pembagian dan penjumlahan yang dilakukan. Yang ada malah tampilan iklan Hennessy Brandy (minuman keras).

Itulah yang mendasari aku memberikan judul Matematika Angkasa dalam Narasi. Bahkan pembuat video sempat menampilkan film-film sains fiksi dari yang lawas hingga yang terbaru. Apakah ini yang dimaksud dengan “Pembuktian dengan angka matematika”?

Kalau sebanyak itu koleksi sains fiksi yang ditonton, maka wajar saja kalau beranggapan bumi itu datar. Karena tidak akan ada waktu lagi untuk belajar matematika, fisika, kimia, kalkulus, aljabar linier, vektor, kuantum, termodinamika. Habis waktunya dipakai menonton fiksi. Kemudian ketika tidak mengerti tentang konsep sains, logika dan alam semesta, dituduhlah semua ilmuwan berbohong.

Rotasi Satelit Mengelilingi Bumi

Kemunculan cuplikan-cuplikan film di video keenam ini kukira akan mengakhiri serial konspirasi yang mengecewakan ini. Tetapi ternyata tidak juga. Akhirnya yang aku tunggu-tunggu muncul juga, perhitungan kecepatan satelit berdasarkan hukum gravitasi Newton, gitu katanya.

Walaupun sebenarnya ini cuma kopas rumus dan penjelasannya juga salah. Persamaan yang digunakan ini adalah derivasi persamaan Kepler untuk orbit lingkaran sempurna yang stabil menggunakan hukum gravitasi Newton. Jarak satelit yang tertulis 400kilometer itu salah, yang sebenarnya ialah 640kilometer, saya akan jelaskan tentang logika awal dan asal muasal perhitungan ini pada postingan tambahan berikutnya.

Munculnya gambar perhitungan ini diikuti dengan pertanyaan yang menarik.

“Dimana ada pesawat yang berjalan dengan kecepatan 28.000 km/jam? 23 kali kecepatan suara?”
Tidak ada!

Saya bisa mengerti kalau teman-teman setelah menonton video, maka secara logika akan mengatakan: “Wah.. Benar! Kalau satelit melaju dengan kecepatan itu maka akan hancur, karena desainnya yang tidak aerodinamis. Apalagi kalau melihat pesawat saja harus punya body super kokoh dan aerodinamis untuk bisa melaju secepat 1.900 km/jam.”

BACA JUGA  Soal Rekonsiliasi, PA 212 Sarankan Prabowo Istiqomah Berjuang Bersama Ulama dan Umat

Karena saya juga hampir sepakat dengan hal ini. Ini perbandingan yang cukup benar jika saja lingkungannya sama atau hampir sama.

Kenyataanya ialah ada gaya gesek udara!  Jadi semua didalam atmosfer bumi dan di atas permukaan tanah akan mengalami yang namanya gaya gesekan udara. Kecuali yang di dalam air, akan mengalami gaya gesek air. Please percaya yah kalau gaya gesekan itu ada? Biar mudah menjelaskannya :).

Di luar angkasa masih ada gaya gesekan, tetapi angkanya sangat kecil jika dibandingkan dengan gaya gesekan di udara. Karena itulah bentuk satelit tidak perlu aerodinamis karena gaya gesekannya dengan fluida hampir tidak ada.

Semoga saja teman-teman bisa memahami hal ini. Tetapi kalau memang masih ada pikiran “Dengan bentuk satelit yang nggak aerodinamis itu, nggak mungkin bisa melaju hingga 28.000”. Mari kita buka pikiran dengan studi kasus ini:

Kalau kalian browsing di google tentang “The Slowest Plane” maka yang akan kalian temukan ialah M15- Belphegor.  Jet agrikultur tahun 1973 yang memiliki kecepatan 200km/jam. Strukturnya seperti ini:

Sekarang masih dari google, coba cari “The Fastest Submarine” maka yang akan ditemukan dari wikipedia ialah Soviet K-222. Kapal selam perang tahun 1963 ini memiliki kecepatan 44.7 knot atau 82.8 km/jam. Strukturnya seperti ini:

Sekarang  bayangkan kalau kita tinggal di air dan yang kita kenal hanyalah kapal selam. Kita menggunakan kapal selam sebagai alat transportasi utama dan kapal selam tercepat ialah K-222 dengan kecepatan 81 km/jam. Kemudian sekelompok saintis datang dan menunjukkan pesawat M15-Belphegor ke kamu.

Diceritakanlah kalau benda bernama pesawat terbang ini bisa melaju dengan kecepatan 200km/jam di udara. Nah karena kamu nggak pernah tahu udara, maka pasti bingung dan sulit untuk percaya kan? Apalagi melihat bentuk M15-Belphegor yang tirus dan rapuh itu, pasti patah dong sayapnya kalau melaju 200 km/jam, K-222 yang hanya melaju 81 km/jam saja body-nya harus kokoh kayak gitu. Begitu kan berpikirnya?

Oke kembali ke kenyataan. Kenyataannya, tidak ada masalah dengan M15-Belphegor di udara. Bahkan banyak pesawat terbang dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari itu. Jadi yang menjadi masalah ialah pikiran kita tidak bisa membayangkan kalau lingkungan yang dihadapi oleh pesawat terbang itu sangat berbeda dengan kapal selam.

Nah, satu-satunya cara untuk kamu menyadari perbedaan lingkungan ini, tanpa survei langsung ialah dengan menggunakan ilmu fisika dan matematika. Sekarang mari kita lihat perbandingan gaya gesekan yang dialami oleh kapal selam dan pesawat terhadap lingkungannya. Jadi kita akan mengesampingkan bentuk, luas permukaan, dan kecepatan dari kapal selam dan pesawat, kita anggap sama saja, karena memang yang akan kita bandingkan ialah lingkungannya, yaitu air dan udara.

Air dan udara merupakan fluida, maka kita menggunakan persamaan gaya gesekan pada fluida.

fdrag = gaya gesekan
C = koefisien gesek
A = Luas permukaan (pesawat/kapal selam)
v  =  kecepatan
ρ  = Massa jenis fluida (air/udara)

Dari empat faktor yang mempengaruhi gaya gesekan(fdrag), yang merupakan pengaruh lingkungan ialah massa jenis fluida(ρ). Maka langsung saja kita bandingkan massa jenis air dan udara:

ρairρudara –> 1 gr/cm3: 0,0012 gr/cm3

Jadi gaya gesekan yang dialami pesawat ialah 1,2 x 10-3 kali dari yang dialami oleh kapal selam. Itulah alasannya kenapa kapal selam K-222 perlu body yang kokoh untuk menahan gaya gesek air pada kecepatan 81 km/jam, sedangkan pesawat M15-Belphegor dengan body yang tidak terlalu kokoh mampu melaju pada kecepatan 200 km/jam. Setiap lingkungan memiliki kebutuhan yang berbeda.

Sekarang bagaimana dengan lingkungan satelite jika kita bandingkan dengan pesawat? Yap! Dengan logika dan persamaan yang sama, bisa kita bandingkan lingkungan udara dan luar angkasa.

ρair : ρangkasa —-> 0.0012 gr/cm3: 2×10-31 gr/cm3

Jadi satelit mengalami gesekan 6 x 10-27 kali dari yang dialami oleh pesawat.  Pangkat negatif ini menunjukkan bahwa nilai gesekan pada satelit sangat kecil, sangat jauh beda dengan apa yang dialami oleh pesawat terbang.

 Kebayang khan sekarang?

Untuk pengisian ulang bahan bakar dan tentang astronot yang memperbaiki satelit itu akan aku bahas sedikit di postingan berikutnya bersamaan dengan perhitungan kecepatan satelit.

 

Penutup: Untuk Kalian yang Masih Mau Berpikir Logis

Setelah menonton serial video konspirasi Teori Flat Earth hingga selesai, kalian boleh memilih. Mana yang lebih kalian percaya? Ratusan ribu ilmuwan dan peneliti di negara-negara maju yang telah belajar hingga Ph.D, kemudian menghabiskan puluhan tahun di laboraturium itu berbohong tentang semua eksplorasi sains dan tidak satupun dari mereka memberitahukan kebenarannya? Atau ada sekelompok blogger yang terlalu banyak menonton fiksi kemudian bingung tentang sains dan alam semesta lalu menyalahkan semua ilmuwan? Tamat

Baca halaman sebelumnya | Baca dari awal

Sumber: http://www.mystupidtheory.com/2016/07/teori-bumi-datar-matematika-angkasa.html
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

56 comments on “Bantahan Teori Flat Earth: Matematika Angkasa dalam Narasi (Bag.6-Tamat)”

  1. Arif

    makasih min sudah mau nyariin plus jelasin. wkwk

  2. Zonk

    bagaimana kalo ratusan ilmuwan itu adalah sekutu Tuhan, brarti sm aj terjerumus dalam kemusyrikan dooong..wa Allahu a’lam bis showab

  3. sieghart

    bro gw mau tanya yang :
    bumi sama bulan kan jaraknya jauh banget gitu aja bulan bisa di tarik sama gravitasi bumi, sedangkan satelit yang jarak nya lebih dekat sama bumi kok nda di tarik gravitasi???klo misal nya satelit tidak punya gravitasi bulan yang jauh nya melebihi satelit nda di tarik sama gravitasi bumi dong dan bisa jalan” bebas kaya meteor kan di luar angkasa ndak ada gaya gravitasi??

  4. @sieghart : masnya kelas berapa? pernah SMA apa lewat?

  5. Udz

    Wow Genius bro ini baru bantahan yang aku cari… kita sama sama orang yang mengerti dalam hal fisika dan matematika, sependapat dengan anda. Buat yang ngerti akan fisika akan mudah mencerna tulisan anda. Saya sudah mengamati video dari youtube tentang flat earth banyak sekali kejanggalan. Terutama tentang jarak penerbangan versi peta datar jelas akan berbeda pada versi peta globe, misalkan lintasan pada versi globe adalah lurus dan terpendek itu akan terlihat melengkung pada peta versi datar, itu sekedar salah satu contoh saja. Izin share artikel agan yah…. Tetap semangat gan, aku dukung terus.

  6. caturaza

    Lihat logo dari blognya juragan..

    Jangan mudah terprovokasi.
    Pahami kebenaranya baru ajukan soal tiga hal:
    1. Perhitungan/math gerhana
    2. Perhitungan/math/teori gravitasi
    3. Antartika

  7. agus

    bang, kalo satelit bebas di luar angkasa, ada kemungkinan rusak nggak? misal kena benda langit, misal : meteor atau kerikil kecil yang terbang bebas dilangit, atau mungkin tabrakan dengan satelit lain? lalu bagaimana satelit palapa milik kita bisa selalu mengikuti/berada di atas wilayah indonesia secara pasti, jangan-jangan dah dipindahkan ke negara lain bang, bisa dijelaskan cara mengeceknya nggak, misal kalo punya teropong bintang. (aku punya teropong bintang tapi manual pakai lensa)

  8. alvin

    so…untuk masalah suhu atmosfirnya gk di bahas..?

  9. Coba Baca dulu komentar saya

    Saya sudah nonton video Flat Earth (FE) yang 1-10 itu. 4 dari 10 episode video itu menjabarkan tentang motivasi utama lahirnya teori FE ini, yaitu untuk MEMBONGKAR MAKAR-MAKAR ELIT GLOBAL yang indikasinya sudah sangat jelas terlihat.

    Saya menyesalkan penulis yang notabene termasuk orang berpendidikan malah ikut gagal paham seperti orang awam yang lain, dan tidak menyinggung sedikitpun masalah ini. Penulis bahkan terkesan lebih ingin mem-bully pengikut teori FE, agar mereka meninggalkan teori tersebut, bukannya berfikir jernih dan mengajukan pendapat-pendapatnya yang bertentangan dengan teori FE tersebut, bukankah budaya ilmiah seperti itu?

    Teori FE ini sebenarnya hanya salah satu ekspresi / gerakan moral atas kekecewaan dan keprihatinan beberapa orang yang sadar yang muncul akibat kondisi dunia yang kian hancur karena ulah elit-elit global tsb.

    Elit-elit global tsb telah menguasai seluruh dunia di hampir semua bidang. Lihatlah bagaimana gunung emas kita di Papua dirampas Freeport, atau lautan minyak kita dirampok Chevron. Ini jelas-jelas adalah PENJAJAHAN atas nama kebebasan berekonomi (KAPITALISME).

    Mereka menancapkan kekuasaan mereka bukan hanya dalam hal ekonomi, tapi juga politik, militer, sosial, gaya hidup, bahkan agama (liberalisasi ajaran agama).

    Dan kemungkinan besar, teori Bumi Bulat juga merupakan bagian dari propaganda mereka. Inilah latar belakang utama, yang seharusnya kita persoalkan, bukannya malah menghabiskan energi meributkan bukti2 “ilmiah” tentang mana yg benar, antara bumi datar ataukah bulat, ga akan ada habisnya, perdebatan bumi bulat vs datar sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

    Bayangkan jika memang benar bumi ini datar, dan ternyata NASA memang berbohong selama ini, kepercayaan masyarakat kepada elit global akan runtuh, dan upaya menjatuhkan mereka akan menjadi lebih mudah.

    Di zaman sekarang kebanyakan orang bersikap individualis, tidak peduli pada masalah di sekitarnya. Ada satu komentar di YouTube yang bikin saya sangat prihatin. Videonya sih bukan ttg FE, tapi dakwah Islam. Komentarnya tertulis “emang ngaruh ama gaji gua?”

    Bayangkan kalo semua orang berfikir seperti ini. Bayangkan kalo Nabi Muhammad SAW berfikir seperti ini. Bayangkan kalo Soekarno dan para pahlawan Nasional kita berfikir seperti ini. Apa jadinya dunia sekarang?

    Kenyataan bahwa ada orang-orang yang mencoba berfikir kritis dan mempertanyakan kondisi sekarang seperti komunitas FE ini harusnya diapresiasi bukannya malah dibully.

  10. Coba Baca Dulu

    Saya sudah nonton video Flat Earth (FE) yang 1-10 itu. 4 dari 10 episode video itu menjabarkan tentang motivasi utama lahirnya teori FE ini, yaitu untuk MEMBONGKAR MAKAR-MAKAR ELIT GLOBAL yang indikasinya sudah sangat jelas terlihat.

    Saya menyesalkan penulis yang notabene termasuk orang berpendidikan malah ikut gagal paham seperti orang awam yang lain, dan tidak menyinggung sedikitpun masalah ini. Penulis bahkan terkesan lebih ingin mem-bully pengikut teori FE, agar mereka meninggalkan teori tersebut, bukannya berfikir jernih dan mengajukan pendapat-pendapatnya yang bertentangan dengan teori FE tersebut, bukankah budaya ilmiah seperti itu?

    Teori FE ini sebenarnya hanya salah satu ekspresi / gerakan moral atas kekecewaan dan keprihatinan beberapa orang yang sadar yang muncul akibat kondisi dunia yang kian hancur karena ulah elit-elit global tsb.

    Elit-elit global tsb telah menguasai seluruh dunia di hampir semua bidang. Lihatlah bagaimana gunung emas kita di Papua dirampas Freeport, atau lautan minyak kita dirampok Chevron, dll. Ini jelas-jelas merupakan PENJAJAHAN atas nama kebebasan berekonomi (KAPITALISME). Jauh lebih buruk dari penjajahan Belanda dan Jepang.

    Mereka menancapkan kekuasaan mereka bukan hanya dalam hal ekonomi, tapi juga politik, militer, sosial, gaya hidup, bahkan agama (liberalisasi ajaran agama).

    Dan kemungkinan besar, teori Bumi Bulat juga merupakan bagian dari propaganda mereka. Inilah latar belakang utama, yang seharusnya kita persoalkan, bukannya malah menghabiskan energi meributkan bukti2 “ilmiah” tentang mana yg benar, antara bumi datar ataukah bulat, ga akan ada habisnya, perdebatan bumi bulat vs datar sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

    Bayangkan jika memang benar bumi ini datar, dan ternyata NASA memang berbohong selama ini, kepercayaan masyarakat kepada elit global akan runtuh, dan upaya menjatuhkan mereka akan menjadi lebih mudah.

    Di zaman sekarang kebanyakan orang bersikap individualis, tidak peduli pada masalah di sekitarnya. Ada satu komentar di YouTube yang bikin saya sangat prihatin. Videonya sih bukan ttg FE, tapi dakwah Islam. Komentarnya tertulis “emang ngaruh ama gaji gua?”

    Bayangkan kalo semua orang berfikir seperti ini. Bayangkan kalo Nabi Muhammad SAW berfikir seperti ini. Bayangkan kalo Soekarno dan para pahlawan Nasional kita berfikir seperti ini. Apa jadinya dunia sekarang?

    Kenyataan bahwa ada orang-orang yang mencoba berfikir kritis dan mempertanyakan kondisi sekarang seperti komunitas FE ini harusnya diapresiasi bukannya malah dibully.

  11. pay

    saya gak percaya dengan sains bro !! saya anak pondok saya percaya Quran saja lah !!

  12. Coba Baca Dulu

    Duh komen saya keposting dua kali, yang kedua tolong hapus min

  13. Citizen

    Tunjukin aja 1 ayat Al-Qur’an yang mendukung bumi bulat atau menyalahkan bumi datar, ada ga?

  14. Aizen

    Yes, banyak orang indo bodoh yang terpengaruh sama flat earth, ternyata sebegini bodohkah bangsa indonesia, bangsanya sendiri menutup kemajuan

  15. Ubi Master

    Assalamualaikum
    bang, begini. saya tidak ingin berdebat tentang FE atau bukan, karena saya masih awam dan harus belajar lagi. blog yang anda tulis sangat membantu karena bantahan yang logis, tapi coba cek kembali eps 5 keatas. FE itu hanyalah sebagai aspirasi menjatuhkan Elite Global, entah itu benar ato tidak karena itu saya tertarik mendalaminya. tambahan, sebagai sesama pencari kebenaran harusnya bantahan tidak perlu menjatuhkan pihak lain, itu bisa menjadi dampak buruk bagi sesama. cukup bantahan dengan komentar rasional dan logis beserta bukti ilmiah kurasa itu sudah cukup. kalo bisa bang tolong jabarkan keseluruhan videonya seperti arah kiblat, foto pendaratan bulan tafsir Quran dsb agar bantahannya lebih sempurna dan menyeluruh. Terimakasih dan Wassalam

  16. farhan

    seperti yg di katakan author video FE cara para saintis melawan kitaa itu dengan membuly kita para penganut FE supayaa kapok supaya kita takut di bilang bodoh. okelah kita anggap si author video FE “mengadaada” soal FE dan narasi’a hanya bersifat persuasif lantas apa “UNTUNGNYA” untuk dia ?? chanel youtube’a tidak menerima iklan forum FE jugaaa ngga minta uang popularitas ?? author’a aja anonym ?? gmn mau popularitas untung’a apa buat si author bikin video ampe 40++ min ??

  17. orangengineering

    Kasihan yg ga pernah memperdalam fisika. Boro2 memperdalam, logik aja ga nyampe , jd dapet e. Sains semu diperdalam tepok jidat. Dalemin dulu hukum fisika (hukum permanen alam semesta) cth: kenapa pesawat bisa terbang ? Kalau orang awam jawabnya karena ada jin yang angkat. Dobol itu ada energi (api yang diarahkan) ga percaya juga ? Eok namanya. Motor lu jalan hasil energi pembakaran. Sama seperti globe dan flat earth. Dari video saja sdh menyalahi hukum fisika. Kalau masalah penerbangan, yg namanya pengusaha suka duit, makanya skema di buat seperti itu.. Transit2 , silahkan nalar duit nya dari mana (pajak)

  18. Perspective Positif

    Saya tertarik dengan topik FE ini. Jujur saja saya sampai satu hari penuh duduk di depan kompi hanya untuk memahami berbagai spekulasi dan opini yang diberikan. Saya tidak mendukung dan setuju begitu saja dengan FE ini, namun pemikiran mereka membuat saya cukup kagum.

    Yang saya bingungkan, jika memang FE ini benar adanya seharusnya saya dapat melihat puncak gunung di seberang pulau, bahkan mungkin saya bisa melihat puncak gunung Everest dari puncak bukit sebelah rumah saya. Saya sedikit bingung dengan penjelasan kaum FE tentang gerhana matahari dan bagaimana matahari beredar jika bumi itu datar. Misalnya kita imajinasikan bumi itu datar, lalu bagaimana terjadi siang dan malam ? jika matahari dan bulan berada begitu dekat dengan bumi, berapa masa matahari dan bulan sehingga kedua benda besar ini dapat mengapung begitu saja ? jika memang sedekat itu tentunya kita dapat dengan mudah mencapai kedua benda tersebut. Katakanlah gravitasi tidak ada, yang ada hanya gaya tarik bumi, lalu penjelasan apa yang dapat membuat matahari itu tetap mengambang di langit ? lalu apa penjelasan bahwa kedua benda ini begitu “rela”nya berputar di atas bumi yang bulat tanpa ada gaya sedikitpun ?

    menanggapi tentang pembuktian al-Qur’an bahwa bumi itu bulat dapat dilihat di YT yang di jelaskan oleh Dr. Zakir Naik https://www.youtube.com/watch?v=RrAG8ztuscA

    wallahu a’lam bissowab

  19. daffa

    Masih bingung juga…kalau pesawat pake mesin pendorong untuk mendorong terhadap udara di belakangnya..kalau di luar angkasa minim gesekan berarti mesin pendorong satelit tersebut mendorong satelit terhadap apa..?

  20. abi

    terima kasih banyak min penjelasan nya SANGAT MASUK AKAL buat saya bukan buat flath earther.. hehehe

  21. RFI

    Again…. Bullying….
    ini buktinya belum cukup lah, lagi dong….
    arah kiblat gmna klo bumi bulet? kan kalau lawan arah jga kena kiblatnya, masuk akal juga… jd bingung sndiri…
    trus di Al-Qur’an yg sya baca nda prnah blg ciptaan lain slain langit dan bumi…
    nda ada Allah blg cipkan planet lain slain Bumi di dlm kitabnya deh…
    aku ciptakan langit dan bumi beserta isinya tersebut lebih dr 3x di Al’Qur’an trus Bumi itu hamparan jga lebih dr 3x.

    trus Venus, Merkurius, Jupiter kok ada?
    tolong dibantah dong tulisan saya.

  22. Untuk yg menafsirkan sesuai keinginan pribadi, itu namanya sekulerisme. Cari di youtube ada video zakir naik yg ngebahas tentang bumi seperti telur unta. Terus cari riwayat-riwayat perawi hadits seperti Bukhari Muslim yg mengemukakan bahwa bumi itu seperti telur unta, terus al-qur’an mau dibantah? Tentang ayat al-qur’an yg menjelaskan bumi itu dihamparkan tolong belajar tafsir jangan asal tafsir. Tafsir itu ada ilmunya. Tonton aja youtube dr. Zakir Naik beliau sudah bahas. Kalo Flat Earther ingin menjatuhkan kaum elit global, dan orang yg mengakui bulat mendukung kaum elit global, berarti kaun Flat Earther itu tidak mengakui al-qur’an yg berkata seperti dr. Zakir Naik sebutkan. Apakah kalian ingin membasmi kaum elit dan mengenyampingkan al-qur’an atau mendahulukan al-qur’an di atas kebenaran? Dan sebenernya kita tidak boleh memperdebatkan hal yg tidak penting yg tidak merubah akidah kita sama sekali. Dan menghindari perdebatan itu baik. Untuk kaum flat earther sama kaum bumi bulat ngapain jadi terpecah belah? Masa terpecah belah sama opini dan teori sekelompok orang? Teori itu bisa dibantah. Kalo hukum itu asalnya teori yg berkembang dan dibuktikan lalu menjadi hukum. Dan al-qur’an itu hukum bukan teori. Jadi mau ikut teori atau hukum? Jangan jadi kaum sekuler. Katanya kritis tapi teori lebih dipercaya dibanding hukum.

  23. remil

    Kalau menurut saya, anda sama sekali tidak mengerti tentang video Flat Earth… Flat Earth bukan teori tapi bukti. Selain itu apa yg dipaparkan video tersebut pada intinya adalah tentang adanya kelompok tertentu yg bermaksud menguasai dunia dengan memberikan kebohongan2 publik. FlatEarth memberikan masukan dan pandangan terhadap masa depan dunia; sedangkan anda masih berkutat dgn teori Bumi Bulat yang cuma ilusi.

  24. richie buyung

    Zxxx

  25. ababab

    Yg saya heran di FE kutub utara dan kutub selatan itukan poros / sumbu.kalo datar gimana ya mohon pencerahannya gan saya awam

  26. Arif

    FE ada untuk menentang elite global?
    Haduh….sama aja seperti nembak gajah pake peluru kosong.
    Bagaimana mau menjadikan FE sebagai senjata kalau isinya sampah doang?

  27. Fadhil

    ^^^
    Baru tau definisi sekulerisme itu menafsirkan sesuai keinginan pribadi. Super sekali.. :D
    Yang lebih mantap lagi, dinyatakan bahwa tafsiran Dr. Zakir Naik itu pasti benar, sehingga bisa dikatakan sebagai “hukum”, padahal di kalimat selanjutnya disebutkan bahwa menafsirkan Al-Quran itu ada ilmunya, emang Dr. Zakir Naik itu ulama tafsir? :D

  28. Abdullah_one

    Pedoman penafsiran :
    1. Yang sudah cukup jelas artinya, tidak perlu ditafsirkan lagi
    2. Yang mempunyai arti berbeda dilihat konteksnya, agar arti sesuai konteks.
    3. Yang tidak jelas artinya, bisa diperdebatkan secara rasional tanpa menghilangkan keyakinan agar mendapatkan kesepakatan yang bisa diterima semua pihak.

  29. Lihatlah di QS Al Kahf (18) : 47 yang artinya “…. kamu akan melihat bahwa bumi itu datar ….”
    Untuk surat An-Naziat : 30, dalam video Zakir Naik, beliau menjelaskan ada arti “daqaha” lain lagi yaitu “spread, menyebar” selain dikaitkan dalam arti al-ubudiyyu (telur unta). Dalam Al Qur’an terjemahan bahasa inggris moshin khan, “and after that He spread the earth”… english : yusuf ali, “and the earth, moreover, hath He extended (to a wide expanse)…. English : shakir , “and the earth, He expanded it after that… English : Pickthal – “and after that He spread the earth” … English : Asad – “and after that, the earth : wide has He spread its expanse.”

    ..
    Tolong ditanggapi

  30. Fadhil

    ^
    Jauh amat bro pake terjemahanan bahasa Inggris, buka aja Al-Quran terjemah di rumah, dan lihat artinya apa.
    Dan satu hal yang pasti, Kalo kata “dahahaa” di QS. An-Nazi’at:30 itu artinya telur burung unta, maka harusnya jutaan ulama yang hidup dalam rentang waktu 1400 tahun kemarin pastinya udah tau lebih dulu.

  31. Fadhil

    Kalo QS. Al-Kahfi: 47, itu mah ayat tentang hari kiamat bro. Lihat ayat selanjutnya.

  32. Kalo benar bumi itu bulat, bagaimana kita tau arah kiblat, kalo bumi itu datar bagaimana kita tau batasnya? gerhana itu masih theory dan masih pendapat manusia..!! kalo bumi itu benar bulat mengapa laut masih datar, dan tidak semua bisa dijabarkan dengan sains (eksprimen) bukan menjadi patokan bumi itu bulat, bahasa al qur’an itu lebih tersirat, kita mungkin benar menafsirkanya kadang pula salah menafsirkanya, karena manusia pasti pernah melakukan kesalahan, hal yg membingungkan memang dilain pihak saya setuju dengan pendapat anda dan juga sebaliknya, jadi kesimpulan saya BUMI itu bukan berbentuk BULAT atau DATAR melainkan lebih seperti telur burung unta alias LONJONG..!! Buktikan..!! Al quraan adalah penyempurna dari kekeliluran. Iya seperti yg dikatakan dr zakir naik punya cara untuk menafsirkan al quraan, bahasanya lebih tersirat dan punya keahlian khusus bukan sembarang tafsir, karena al quraan tidak harus S.P.O.K terimakasih atas waktunya, selamat malam..!!

  33. Kalo benar bumi itu bulat, bagaimana kita tau arah kiblat, kalo bumi itu datar bagaimana kita tau batasnya? gerhana itu masih theory dan masih pendapat manusia..!! kalo bumi itu benar bulat mengapa laut masih datar, dan tidak semua bisa dijabarkan dengan sains (eksprimen) bukan menjadi patokan bumi itu bulat, bahasa al qur’an itu lebih tersirat, kita mungkin benar menafsirkanya kadang pula salah menafsirkanya, karena manusia pasti pernah melakukan kesalahan, hal yg membingungkan memang dilain pihak saya setuju dengan pendapat anda dan juga sebaliknya, jadi kesimpulan saya BUMI itu bukan berbentuk BULAT atau DATAR melainkan lebih seperti telur burung unta alias LONJONG..!! Buktikan..!! Al quraan adalah penyempurna dari kekeliluran. Iya seperti yg dikatakan dr zakir naik punya cara untuk menafsirkan al quraan, bahasanya lebih tersirat dan punya keahlian khusus bukan sembarang tafsir, karena al quraan tidak harus S.P.O.K terimakasih atas waktunya, selamat malam..!!

  34. Wahyu

    Salut dah buat @Coba Baca Dulu
    Setuju banget, nasionalisme anda kuat

  35. ujang

    halo ooommm yang bikin tulisan ini…………. tuhan nya om siapa sih ? sains yaaa ? hahahahahaha…. sembah gih itu sains…..

    kalo saya pribadi percaya sama apa kata tuhan saya aja di kitab suci, baik itu zabur, taurat, injil atau al-qur’an. terima kasih udah cape2 bikin ginian….. tuhan saya bilang beliau menghamparkan bumi ini dengan luas, dan menyiapkannya dengan detail sebelum nyiptain kita, bumu ini diam dan matahari bergerak pada porosnya bersama bulan. maha benar allah dengan segala firmannya

    anda kalo mau bantah omongan tuhan saya mah bantah aja. paling dicubit nanti sama beliau

    anda kalo mau belain sekte penyembah dajjal itu ya belain aja. atau sekalian aja ikut2an mereka nyembah dajjal biar cepet kaya.

    om steph : hati – hati nerjemahin al-qur’an om….. salah nerjemahin, kelar idup lo., bisa sesat. hati – hati deh pokoknya kalo baca terjemahan al-qur’an. pelajarin dulu bahasa arab zaman kuno.

  36. wahyu anggoro

    exactly !! saya paling kesel buat episode 6!! sama bang, saya aja mikir gitu. udah jelas kan, koefisien drag di ketinggian segitu pasti kecil banget, jadi logika banget lah, laju satelit 28000 km/jam. ane aja belajar mekanika fluida ampe merem melek, yaelaah… dia cuma pake nalar, mana penguatnya pake cuplikan iklan, film

    saya liat video tu di yutup, sambil ngomel sendiri bang.. makasih bang, udah bikin artikel waras. ternyata ada temen waras juga. bravo engineer !!

    bang kalo ga keberatan follow email ane bang [email protected]

  37. Rio pujangga

    Yang nulis artikel ini memang punya agama, tapi kblinger, sok pahlawan dan pengen disebut “anti mainstream …” Ngapaiinn capek capek ngumpulin data menolak bahwa bumi ini datar… Kan sudah ada di Alquran …. Dunia sudah maju bro… Berpedomanlah dengan kitab suci dan Quran..dan tehnologi yang berdasarkan kitab suci… Pengen kliatan pinter,, sok ilmiah, sih.. Maaf ya.. Tapi trik sperti ini sudah basi… Bumi itu datar bro….

  38. drl

    coba nonton dulu flatearth eps.11 . di jamin penjelasannya memuaskan,

    salam people power!!!

  39. drl

    coba nonton dulu flatearth eps.11
    salam people power!!!

  40. ITG

    Aku melompat didalam kereta yang berjalan sudah berpindah tempat waktu mendarat. Melompat di treadmill berjalan, berpindah tempat juga. Melompat di bumi, sama aja Ga berpindah tempat. Padahal katanya kecepatan rotasi bumi cepat sekali. Kenapa ga berpindah tempat??!!!
    Itu aja sih penalaran sederhana dariku karena bukan ahli fisika.

  41. hadi

    Untuk yang suka bumi bulat, tolong dijawab yaa, kenapa di pagi hari aku bisa memandang matahari dan tidak kepanasan, tapi kalau siang hari silau aku kalau memandang matahari dan gosong badan awak nih

  42. Tulisannya setuju kalo satelit buatan bisa bergerak 28ribu KMh,,, tapi ngak jelasin darimana sumber energi penggerak satelit itu tetap memutari globe, sedangkan benda yg ada di angkasa bergerak random di keadaan hampa udara,,,
    Bukti aneh lainnya, astroNOT bisa gerak2 bebas bahkan beberapa video nasa sempet2nya maen gitar duet lagu yg anehnya singkron dan padu via sriming dengan penyanyi yg dibumi tanpa lag sedikitpun,,, padahal lagi bergerak lebih dari kecepatan suara,,,

  43. Rinda

    sependapat dengan comment “Coba baca dulu”.

  44. Butaxz

    Coba kalian para penganut ajaran bumi globe, tunjukkan satu ayat al quran yang menyatakan bahwa bumi berputar pada porosnya.

  45. Elite wae

    Pada “sombong” melawan elite global. Bagi yg punya anak, kalo anaknya panas pilih minum obat buatan elite global atau ramuan dari rempah2 warisan nenek moyang? Atau jangan2 bagi yg punya balita malah pilih produk sufor by elite global dari pada ASI? Bgitu jg dg MP ASI, pilih produk pabrik dari pada yg alami disekitar rumah kita.. jd prett lah elite global, kenyataan pada diri sendiri aja masih kayak kent*t, sok melawan elite global..

  46. Orang Bodoh!!!

    Flat Earth Tidak Memaksa Anda Untuk Sadar!!!

    Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. (QS. 2:6)
    Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (QS. 2:7)
    Islam Juga Tidak Memaksa Manusia Untuk memeluk Agama Islam Hanya Orang Yang mau berfikir menggunakan Hati dan Pikiran.. semoga anda diberikan hidayahNya.

  47. Yulianto

    Yang nanya kenapa gak bisa lihat everest coba tolong pelajari dengan seksama mengenai jarak, perspektif dan limit dari kemampuan jarak pandang mata manusia.
    Yang masih bedebat masalah bentuk bumi, coba ketik “what is the shape of earth” di google… hasilnya kalian akan mendapatkan jawaban bahwa bentuk bumi itu seperti : “earth is not round”. “The shape of earth is ellipsoid or oblate spheroid”.”Sphere with a bulge at the equator like potato shaped”. “Earth is not in perfectly round”….(heeem)
    Yang masih percaya bentuk bumi bulat… coba belajar mengenai curvature dan lengkungan bumi… anda akan menemukan banyak kesalahan terhadap teori bumi bulat ini…
    Yang masih percaya teori gravitasi coba dijawab apakah gravitasi itu? bagaimanakah persamaan fisika gravitasi? apakah ada rumusnya? jika anda memiliki jawaban itu silahkan di share… karena sejatinya gravitasi adalah masih sebatas imajinasi…
    dan pendapat saya yang paling terakhir adalah belajarlah pada peristiwa pendaratan manusia di bulan oleh NASA… banyak sekali keganjilan dan kebohongan, dan jika sekelompok orang sudah berbohong pada awalnya maka ia harus berbohong lagi untuk menutupi kebohongannya demikian seterusnya hingga kebohongannya tidak akan bisa lagi menutupi kebenaran… dan itulah yang saat ini mulai terjadi…
    KEBOHONGAN PASTI AKAN TERKUAK

  48. toto

    Ada yg komentar sains itu gak berarti. Tapi kita hidup sekarang dari sains. Ada mobil, pesawat, hp yg bisa internetan dll. itu kan hasil dari sains. Semua yang diciptakan Allah bisa dijelaskan dengan ilmu, cuma pertanyaannya apa manusia sudah mencapai level itu. Yang buat Islam maju jaman dulu karena mereka berpegangan pada Islam dan Ilmu. Gak usah ngeributin agama dan ilmu. tinggal kita cari ilmu untuk menguatkan iman kita

  49. Flat Earth bukan cuman tentang bumi datar tetapi tentang moral, kita itu dibodohi oleh elite global (Ilmuwan, Fremason, Dajjal, dan lainnya) mereka memanfaatkan teori bumi bulat untuk kepentingan mereka saja, mereka membodohi kita. Dengan tipu daya yg sangat cerdik mereka berhasil menciptalan teori teori yg menguuatkan bahwa bumi itu bulat. Mereka membuat seolah dunia ini tidak ada yg mencipta lewat teori big bang, mereka mengatakan lewat charles darwin bahwa manusia itu evolusi dari kera, sudah jelas di Al Qur’an bahwa manusia pertama di bumi itu adalah Nabi Adam. Sadarlah wahai kawan seiman. Mereka itu membutakan kita agar untuk tidak mempercayai tuhan, kalau kalian percaya teori bumi bulat, maka kalian sama saja percaya bahwa dunia ini tak ada yg menciptakan!!!!

    Wallahualam bissawab.

  50. starla

    Kalau masalah elit global itu mah dari jaman kapan tau wkwk. Kenapa baru booming di Indonesia pas tau FE? Mainnya jangan internet lokal mulu makanya, main yang jauh sono. Sampe ke deep web kalau mau. Memperluas pandangan, beneran.

    Kalau masalah dibodohi kaum elit pake teori sains, itu mah sebisa anda menggunakan akal. Jangan sampe dibodohi. Saya percaya dengan hukum gravitasi tapi tidak dengan teori big bang, bintang kembar, steady state, dll. Saya percaya dengan hukum mendel tapi tidak dengan teori darwin.
    Semua yang saya percaya belum ada yang bertentangan dengan al-quran, sekalipun ada akan langsung saya teliti apakah penfsiran saya yang salah atau ilmu nya yang salah (yang jelas al-quran ga mungkin salah). Kalau ilmunya yang salah udah ga sejalan dengan al-quran, biasanya juga bertentangan dengan bidang ilmu yang lain.
    Oiya saya juga ga percaya NASA udah mendarat di bulan.

    Percaya di sini bukan dalam konteks menuhankan loh. Tapi percaya kepada kebenaran dan menfaat yang diberikan dari ilmu itu. Al-quran aja menyuruh kita untuk membaca dan berpikir. Kalau cuma membaca tanpa berpikir sama aja kita menelan ilmu mentah-mentah tanpa tahu benar atau salah. Membaca tanpa berfikir ga bakal ada inovasi. Dan untuk mas/mba pay, kalau anda mau jadi orang-orang kaya Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, atau Pak Jokowi mungkin, serap ilmu sebanyak-banyaknya dari berbagai bidang.

    Saya yakin para elit global juga pasti belajar ilmu dari mana saja namun sayangnya digunakan untuk kepentingan mereka. Pemimpin dunia ga mungkin orang bego, percaya deh.

    Untuk yang bilang masalah prespektif, gini nih mas/mba. Kalau prespektif itu semakin jauh benda maka semakin kecil BUKAN HILANG. Kalau bumi itu datar, gunung everest harusnya pasti keliatan, wong 8 km hampir 9 km gitu tingginya. KILOMETER mas/mba! bukan METER lagi! Tinggi itu udah mendekati batas terluar troposfer yang cuma 10 km-an. Kalau ga ada kabut atau awan yang menghalangi pasti keliatan. Apalagi Indonesia sama nepal kan ga sejauh Indonesia sama benua afrika yang ada kilimanjaro nya.

    Sekian. Silakan jika anda sekalian ingin mengkritik saya sepuasnya.Terima kasih.

    Jika anda ingin tahu tentang sains baca jurnal ilmiah dan bertanyalah kepada saintis bukan youtube/google.
    Jika anda ingin tahu tentang ilmu agama islam baca al-quran, hadits dan bertanyalah kepada ulama bukan youtube/google.
    Jika anda ingin tahu tentang sesuatu baca buku dan bertanyalah kepada ahlinya bukan youtube/google.

  51. Dedi

    Setuju sekali dengan mas/mba di atas. Saya yang awam sain jadi ingin ikut berkomentar bedasarkan logika saya yang sederhana.

    Banyak teori yg secara ilmiah belum terbukti benar (Darwin, teori pembentukan alam semesta dll). NASA pun tdk bisa dipercaya 100 %. Tapi hal tsb tdk membuktikan kalau bumi itu datar. Dan sangat tdk masuk di akal saya, ketika kita harus percaya dengan paparan di youtube yg kita tidak kenal siapa penguploadnya serta kompetensinya dan menganggap semua ilmuan termasuk BJ Habiebie bohong/ bersekongkol dgn NASA/ atau mereka dibodohi NASA (kita yg tdk belajar sains kok jadi merasa lebih pintar dari BJ Habiebie). Sebuah konspirasi elite global yg lagi2 sangat tidak masuk di akal, sampai2 mas2 teknisi parabola harus kita tuduh juga sebagai bagian dari konspirasi elit global.

    Dan untuk yang membawa ayat Al Quran saya kira kurang tepat dan bukan berarti para ilmuan muslim sekuler krn tidak pernah menyebutkannya. Karena Alquran setahu saya tidak pernah secara eksplisit menyebutkan bumi datar. Kalau memang disebutkan secara eksplisit pasti dari jaman ulama terdahulu sudah ada ijmanya bahwa bumi datar. Justru yang melakukan demikian adalah gereja di jaman pertengahan. Yang menurut saya mungkin dari situlah awal munculnya bibit Atheisme, ketika fakta ilmiah bertentangan dengan dogma gereja.
    Sedang untuk para ilmuan muslim, mau ternyata bentuk bumi itu kerucut, datar, elips dll tidak akan merubah keyakinannya terhadap Alquran dan keimanannya.

    Untuk perspektif saya juga nggak mudeng dengan penjelasan pemercaya FE. Krn logikanya kalo masalah perspektif tetep akan terlihat tuh gunung everest secara tinggi dan pasti besar. Setidaknya dengan bantuan naik ke tempat yg sedikit lebih tinggi dan dgn bantuan teleskop, kita sudah bisa mengabadikan foto gunung eversest dari puncak monas dan kita upload di media sosial.
    Apalagi kalau perspektif ini dipakai untuk menjelaskan terbit dan tenggelamnya matahari, saya suka senyum2 sendiri jadinya. Anggap saja menurut FE tinggi matahari 5000 km dari permukaan bumi. Kita di negara khatulistiwa tidak akan pernah merasakan malam. Jam 12 malam rasanya seperti jam 6.30 pagi atau jam 5.30 sore. Dan yang lebih unik cahaya matahari arahnya dari utara.

    Yang lebih sederhana lagi, bagaimana menjelaskan peristiwa sunset, yg seolah olah matahari tenggelam di lautan. Seharusnya kalau bumi datar semakin lama matahari semakin mengecil dan akan menjadi seperti bintang bergeser sedikit demi sedikit ke arah utara anggap saja jaraknya tak terhingga.

    Lama2 saya jadi prihatin dan miris sendiri. Hanya krn nonton youtube dari sumber yg tdk jelas dan dengan argumen konspirasi elit global akhirnya sampai pada tahap tidak percaya dengan ilmuan dunia dan indonesia (oh iya…termasuk mas2 teknisi parabola) dan yang lebih parah tidak percaya dengan mata kepalanya sendiri.

  52. Canzu

    Wah Pintar2 orang yang komen ya

    Saran saya :
    1. Percaya Rukun Iman
    2. Percaya Rukun Islam
    terutama sang Pencipta, siapa (ALLAH SWT)
    itu tau, pada pintarkan
    Kematian juga tu

    udah kelar hidup LO

  53. Thanks for information.
    Saya tunggu info selanjutnya.

  54. Hans Singgu Geologist

    Simple aja,lu author magister kimia, gua mau tanya nih, apa penyebab bumi punya gravitasi? lu pasti taulah unsur2 yang ada di tabel periodik…unsur atau senyawa mana yang menyebabkan bumi punya gravitasi?….. explain please, klo sampe gakk bisa, well “Earth is Flat”.

  55. mbokjamu

    Masuk akal soal gesekan
    Kalau soal satelit yg didiami astronot itu gimana penjelasannya ya
    Melaju secepat itu apa tidak masalah ?
    lalu mengenai foto2 / adegan astronot memperbaiki satelit / stasiun luar angkasa saat lagi orbit itu gimana ?

    mohon pencerahan

  56. Preketekuyee

    Ga bkal ada habisnya.. 1 aja yg mau aku kasih tau.
    Ilmu sains sama ilmu dari agama pasti ga bkal berbanding lurus..
    Jadi kembali ke kita masing-masing aja, mau percaya sama FE kek, mau percaya sama bumi bulat kek. Intinya 1 kembali ke diri kita masing-masing. Kita punya keyakinan masing-masing, dan aku percaya kok, sama Al-Quran, percaya Allah SWT. udh itu aja ckup.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ledakan Bom Rakitan Sisa Konflik Aceh Tewaskan Seorang Pelajar SMP

KIBLAT.NET, Sigli – Sebuah bom rakitan meledak dan membunuh seorang remaja, pelajar SMP bernama Baydarus, 16...

Jum'at, 15/07/2016 21:39 0

Indonesia

Data Kapolri Tito Soal Teroris yang Satu Ini Dipertanyakan Tim 13

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Evaluasi Penanganan Terorisme menyampaikan keprihatinan atas kasus meledaknya bom di Mapolresta...

Jum'at, 15/07/2016 19:31 0

Indonesia

Evaluasi Pemberantasan Terorisme Aparat, Komnas HAM Bentuk Tim 13

KIBLAT.NET, Jakarta – Kasus-kasus pelanggaran HAM dalam penanganan terorisme di Indonesia selama ini kerap terjadi....

Jum'at, 15/07/2016 19:06 0

Indonesia

Komisi VI DPR: Kemacetan Ditengarai Kecerobohan Pemerintah Buka Jalur Brexit

KIBLAT.NET, Jakarta – Kemacetan luar biasa sepanjang arus mudik lebaran 2016 menuai komentar negatif bagi...

Jum'at, 15/07/2016 13:15 0

Prancis

Serangan Truk Besar Menggilas dan Tembaki Warga di Perancis Selatan, 80 Orang Tewas

KIBLAT.NET, Nice – Serangan teror truk besar menggilas dan menembaki kerumunan warga yang tengah merayakan...

Jum'at, 15/07/2016 12:54 0

Afghanistan

AS Bersorak Atas Gugurnya Pemimpin Senior Taliban Pakistan Umar Naray

KIBLAT.NET, Karachi – Amerika Serikat bersorak atas pembunuhan tokoh militan Pakistan di Afghanistan yang dituding...

Jum'at, 15/07/2016 06:50 0

Irak

PM Iraq Angkat Kepala Komando Operasi Baghdad yang Baru

KIBLAT.NET, Baghdad – Perdana Menteri Iraq Haidar al-Abadi, pada Kamis, (14/07) menunjuk perwira Angkatan Darat, Mayjen...

Jum'at, 15/07/2016 06:13 0

Irak

Daulah ISIS Konfirmasi Terbunuhnya Abu Umar Al-Shishani di Iraq

KIBLAT.NET, Mosul – Media A’maq yang beraliviasi kepada Daulah Islamiyah/ISIS akhirnya membenarkan kematian Abu Umar...

Kamis, 14/07/2016 18:32 0

Amerika

Direktur CIA: Arab Saudi Mitra Terdekat Kami Melawan Terorisme

KIBLAT.NET, Washington – Direktur CIA John Brennan mengatakan bahwa serangan baru-baru ini di Arab Saudi...

Kamis, 14/07/2016 17:21 0

Indonesia

Tito Karnavian Sudah Kantongi 3 Nama Kepala BNPT yang Baru, Siapa Saja?

KIBLAT.NET, Jakarta – Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengatakan rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang...

Kamis, 14/07/2016 17:08 0

Close