... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Menggabungkan Puasa Syawal dengan Puasa Qadha, Bolehkah?

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Di kalangan para ulama, menggabungkan beberapa ibadah dalam satu niat biasa disebut dengan tasyrik fin niyah atau tadakhulun niyah (menggabungkan dua ibadah dalam satu niat). Hukumnya kembali kepada jenis masing-masing ibadah. Apabila ibadah tersebut termasuk wasail atau ibadah yang saling berkaitan, maka ibadahnya sah, dan kedua ibadah tersebut terhitung telah sempurna.

Misalnya, seseorang mandi junub pada hari Jumat dengan niat mandi junub sekaligus mandi Jumat. Maka ia dianggap telah bersih dari hadas besar tersebut sekaligus ia memperoleh pahala mandi Jumat.

Ketentuannya, Jika salah satu dari dua ibadah tersebut tergolong ibadah ghairu maqshudah li dzatiha (tidak diperintahkan secara  khusus) sedangkan yang lainnya tergolong ibadah maqshudah li dzatiha (disyariatkan secara langsung), maka boleh digabung dan hal itu tidak berpengaruh pada ibadah tersebut, seperti shalat tahiyatul masjid digabung dengan shalat fardhu atau shalat sunnah lainnya. Tahiyatul masjid tidak diperintahkan secara langsung (ghairu maqshudah li dzatiha), tapi yang diperintahkan adalah memuliakan masjid dengan melaksanakan shalat, dan hal itu telah terlaksana. (Baca juga di artikel ini )

Adapun menggabungkan niat dua ibadah yang dimaksudkan secara dzatnya (maqshudah li dzatiha), seperti shalat dzuhur di gabung dengan shalat rawatib, atau seperti puasa wajib—baik yang langsung maupun qadha’—atau kaffarah ataupun nadzar digabung dengan puasa sunnah seperti puasa enam hari di bulan syawal, maka ibadah tersebut tidak sah. Karena masing-masing ibadah tersebut berdiri sendiri dan diperintahkan secara khusus (maqshudah li dzatiha) sehingga ia tidak bisa digabungkan dengan ibadah yang lain.

BACA JUGA  Ali Syari'ati: Pemikir Syiah yang Dibenci Syiah

Puasa Ramadan atau meng-Qadha puasa yang tertinggal termasuk perintah yang berdiri sendiri atau diperintahkan secara khusus (maqshudah li dzatiha). Demikian juga dengan puasa enam hari di bulan Syawal, ia juga tergolong ibadah yang berdiri sendiri (maqshudah li dzatiha). Sehingga tidak sah jika pelaksanaan keduanya digabung dalam satu niat. Wallahu a’lam!

Penulis : Fakhruddin

Dikutib dari http://fatwa.islamweb.net

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki Berencana Memperbaiki Hubungan dengan Suriah dan Irak

KIBLAT.NET, Ankara – Turki bermaksud akan mengembangkan hubungan baik dengan Suriah dan Irak. Lebih spesifik,...

Kamis, 14/07/2016 10:53 0

Video Kajian

Tahiyyatul Masjid Saat Khutbah Menurut 4 Madzhab (Ust. DR. A. Zain An Najah)

KIBLAT.NET – Shalat tahiyatul masjid adalah shalat penghormatan kepada masjid. Sebab masjid adalah tempat untuk beribadah...

Kamis, 14/07/2016 06:26 0

Afghanistan

Jenderal Besar AS di Afghanistan: Kami Juga Menempatkan Pasukan di Luar Afghanistan

KIBLAT.NET, Baghram – Komandan tertinggi AS di Afghanistan John Nicholson mengatakan pada Selasa lalu bahwa...

Kamis, 14/07/2016 05:43 0

Rohah

Dua Cucu Rasulullah SAW Lomba Berwudhu?

KIBLAT.NET – Sejatinya seorang remaja masih membutuhkan bimbingan dari orang-orang yang sudah dewasa atau terlampau...

Rabu, 13/07/2016 16:30 0

Indonesia

Khawatir Rusak Aqidah Umat, Bupati Purwakarta Ditolak Warga Ciamis

KIBLAT.NET, Ciamis – Rencana kunjungan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ke Kecamatan Rancah, Desa Dadiharja, Kabupaten...

Rabu, 13/07/2016 14:46 1

Australia

Aksi Heroik Wanita Berjilbab Menyelamatkan Gadis Kecil dari Sambaran Kereta

KIBLAT.NET, Sydney – Video di bawah ini menunjukkan keberanian dan kecepatan seorang wanita berjilbab dalam...

Rabu, 13/07/2016 13:54 0

Suriah

Sejumlah Pengungsi Suriah Tewas Dihantam Bom Jet Rusia

KIBLAT.NET, Dier Zour – Jet tempur Rusia kembali dilaporkan membombardir kamp pengungsi Suriah di wilayah...

Rabu, 13/07/2016 11:34 0

Suriah

Seorang Jurnalis Al-Jazeera Tewas Dibom Jet Rusia

KIBLAT.NET, Doha – Jurnalis freelance kantor berita Al-Jazeera terbunuh dalam serangan jet tempur Rusia pada...

Rabu, 13/07/2016 06:30 0

Philipina

Bentrok dengan Abu Sayyaf, 1 Pasukan Elit Filipina Tewas dan 5 Lainnya Terluka

KIBLAT.NET, Mindanao – Satu tentara elit Filipina tewas dan lima lainnya luka-luka dalam operasi penyerangan...

Rabu, 13/07/2016 05:33 0

Syam

Pemimpin Al-Qaidah: Islamic Spring Mengoreksi Arab Spring

KIBLAT.NET – “Mujahidin Uighur cepat merespon cepat gerakan jihad global dengan ikut ambil bagian membantu...

Selasa, 12/07/2016 22:04 0

Close