... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kabar Suriah Terkini: Kota Aleppo Diblokade Rezim Assad dan Sekutunya

Foto: Suasana kota Aleppo utara

KIBLAT.NET, Aleppo – Pasukan Bashar Assad dengan bantuan serangan udara Rusia dilaporkan terus mengepung pejuang oposisi di Aleppo. Sementara itu, pejuang oposisi juga terus mengobarkan pertempuran sengit. Beberapa serangan udara lawan justru terdekteksi menyasar warga sipil sehingga menambah korban jiwa.

Sebagaimana dikutip dari Daily Sabah, Kamis (14/07), pertempuran sengit ini telah memotong akses pengiriman bantuan kemanusiaan di wilayah oposisi yang diperebutkan. Juru bicara PBB, Alessandra Vellucci mengatakan kepada wartawan bahwa lorong/ jalur lintasan yang dikenal sebagai Castello Road, yang dianggap satu-satunya akses masuk dan keluar dari Aleppo timur, sulit untuk “dilewati” karena pertempuran yang memburuk sejak Kamis pagi.

Menurut seorang pemimpin dari pejuang oposisi, wilayahnya di Aleppo telah menyimpan cukup banyak persediaan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup dalam pengepungan oleh pasukan pemerintah Suriah meskipun beberapa barang telah habis.

Di timur Aleppo, lebih dari 100 orang berbaris di luar toko roti, berharap untuk mendapatkan jatah harian roti. “Aku sudah berdiri di sini selama sekitar 45 menit dan masih ada 40 orang di depan saya,” kata Ahmad al-Haj dalam barisan yang berjumlah sekitar 150 orang.

Di toko roti lain di dekatnya bahkan lebih panjang antriannya, yaitu sekitar 200 orang yang berkumpul. Jalur kiriman barang dari luar daerah telah dipotong, tidak ada tepung baru yang datang ke toko roti di kota itu, dan bahan bakar untuk menyalakan oven saat ini juga sulit ditemukan.

BACA JUGA  Koalisi AS Gempur Benteng Terakhir ISIS di Suriah, Ribuan Sipil Selamatkan Diri

Pejuang oposisi Suriah berjuang kembali untuk membuka Castello Road. Mereka tidak ingin tentara Suriah dan sekutunya menyuburkan kelompok-kelompok bersenjata. Di sisi lain, Amerika Serikat mengklaim telah mendesak Rusia untuk menekan pemerintah Suriah agar menghentikan serangannya.

Harga-harga yang meroket di Aleppo, membuat otoritas oposisi berusaha untuk mengatur jatah konsumsi guna mencegah penimbunan dan mencegah pedagang dari pengisian yang berlebihan. Demikian kata Brita Hagi Hassan, presiden dewan kota untuk Aleppo. Dia mengatakan pihak berwenang oposisi sedang bergerak untuk membuka “jalan alternatif” yang dapat dilewati untuk penyaluran bantuan.

Harga bahan pangan yang tidak sanggup bertahan lama telah naik tiga kali lipat, produk pangan segar juga sudah naik bahkan lebih dari itu. Ada yang memang sudah tidak ada lagi di peredaran. Sekilo tomat naik lima kali lipat dari sebelum diblokade, padahal sedang musim.

“Dewan kota telah menyimpan tepung, gandum, bahan bakar, gula dan beras, dan warga sedang didesak untuk beradaptasi dengan situasi baru,” lanjut Hassan. “Ada poster, pamflet dan akan ada konferensi pers tentang hal ini, sehingga orang yang menyadari situasi baru, karena situasinya sangat buruk,” imbuhnya.

Di tengah pertempuran sengit, pasukan pemerintah memotong Castello Road, sehingga meningkatkan kekhawatiran krisis kemanusiaan baru. PBB memperkirakan bahwa 300.000 orang bergantung pada Castello Road.

Tokoh oposisi, Osama Taljo, memperingatkan pada hari Selasa lalu dalam sebuah konferensi pers di Istanbul bahwa sebagian besar dari mereka yang sekarang dikepung di Aleppo adalah warga sipil, kebanyakan wanita dan anak-anak.

BACA JUGA  SDF Tawari Anggota ISIS yang Menyerah Pindah ke Idlib

“Para pejuang oposisi memiliki banyak cara untuk mendapatkan persediaan dan improvisasi jalan. Tapi mereka yang berisiko adalah wanita dan anak-anak. Ini mengapa perlunya masyarakat internasional untuk mengambil tindakan,” katanya berbicara atas nama berbagai faksi oposisi di Aleppo.

Kota Aleppo telah menjadi medan pertempuran utama dalam perang lima tahun di negara itu. Berbagai opsi gencatan senjata pun telah diberlakukan di wilayah ini, namun pihak Rezim Suriah dan sekutunya lah yang seringkali melanggar perjanjian.

Reporter : M. Rudy
Sumber : Daily Sabah

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Keping-keping Sains (Bag.3)

Ini adalah artikel lanjutan | Baca tulisan sebelumnya Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Pembantaian...

Kamis, 14/07/2016 15:18 117

Indonesia

Dari Kepala BNPT Menjadi Kapolri, Tito Masih Akan Kejar Santoso

KIBLAT.NET, Jakarta – Komjen Tito Karnavian baru saja diangkat menjadi Kapolri menggantikan Badrodin Haiti, Rabu...

Kamis, 14/07/2016 14:15 0

Rohah

Ternyata Semut Pun Berpuasa

KIBLAT.NET – Kisah ini tertera di halaman Facebook Syekh Munajjid: Al-Fath Ibnu Shakhrf adalah seorang abid. Beliau...

Kamis, 14/07/2016 13:45 0

Rohah

Subhanallah, Mengucap Syahadat di Penghujung Hayat

KIBLAT.NET – Ini adalah kisah nyata yang terjadi di Mesir. Kisah ini diceritakan oleh Syekh Wahid...

Kamis, 14/07/2016 11:30 0

Artikel

Menggabungkan Puasa Syawal dengan Puasa Qadha, Bolehkah?

KIBLAT.NET – Di kalangan para ulama, menggabungkan beberapa ibadah dalam satu niat biasa disebut dengan...

Kamis, 14/07/2016 11:00 0

Artikel

Bolehkah Menggabungkan Beberapa Ibadah dalam Satu Niat?

KIBLAT.NET – Dalam kajian para ulama, permasalahan menggabungkan beberapa ibadah dalam satu niat biasa disebut...

Kamis, 14/07/2016 10:19 0

Video Kajian

Tahiyyatul Masjid Saat Khutbah Menurut 4 Madzhab (Ust. DR. A. Zain An Najah)

KIBLAT.NET – Shalat tahiyatul masjid adalah shalat penghormatan kepada masjid. Sebab masjid adalah tempat untuk beribadah...

Kamis, 14/07/2016 06:26 0

Artikel

49 Fakta Penjajahan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza (Bag. 2)

Lanjutan dari halaman sebelumnya. 21. Pada pertengahan 1980-an, wilayah yang dikuasai oleh pihak Palestina di...

Rabu, 13/07/2016 20:32 0

Artikel

49 Fakta Penjajahan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza (Bag. 1)

KIBLAT.NET – Sejarah dan latar belakang konflik Israel-Palestina bisa ditarik mundur sejak tahun 2000 SM....

Rabu, 13/07/2016 20:00 0

Artikel

Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Pembantaian Sains dan Logika (Bag.2)

Ini adalah artikel lanjutan | Baca tulisan sebelumnya  Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Fakta atau...

Rabu, 13/07/2016 16:37 225

Close