... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Daulah ISIS Konfirmasi Terbunuhnya Abu Umar Al-Shishani di Iraq

Foto: Al-Shishani

KIBLAT.NET, Mosul – Media A’maq yang beraliviasi kepada Daulah Islamiyah/ISIS akhirnya membenarkan kematian Abu Umar Ash-Shishani dalam pertempuran di Iraq. Tokoh militer tanzim Daulah yang sangat populer itu dikabarkan terbunuh dalam pertempuran dekat kota Irak terkepung Shirqat, Mosul.

Namun kendati demikian, Arabi21 pada Rabu (13/07) menyebutkan ISIS tidak menjelaskan secara detail waktu tewasnya. Sedangkan laporan berbeda dikeluarkan oleh CNN dengan mengutip sumber dari militer AS, yang mengatakan bahwa si jenggot merah itu tewas karena luka yang disebabkan oleh serangan udara AS di Provinsi Hasakah, Suriah Timur.

Perlu diketahui, Amerika sangat haus memburu Shisani diantara tokoh tanzim Daulah yang paling dicari. Kepiawaianya dalam kemiliteran memaksa AS untuk mengeluarkan sayembara dengan hadiah 5 juta dollar bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi keberadaannya. Pasalnya, sosok berjanggut merah tersebut diyakini sebagai arsitek dibalik luasnya wilayah kontrol ISIS di Iraq dan Suriah.

Lahir pada 1986 di desa Barkiyana, Pankisi Gorge, Georgia, Shishani memiliki nama kecil Tarkhan Batirsyifili. Ia sempat bertugas sebagai tentara Georgia antara 2006-2007. Setelah sengketa Georgia-Rusia selesai pada tahun 2008, Shishani menandatangani kontrak dan bergabung dengan kru penembak Georgia.

Berdasarkan keterangan BBC, tapak tilas Shishani sebagai anggota militer Georgia tidak terhenti sampai disitu. Pada tahun 2008 ia berpatisipasi dalam pertempuran melawan Rusia. Keahliannya dalam kemiliteran telah mempopulerkan namanya. Ia akhirnya berhenti dengan pangkat sersan, akibat mengidap tuberkolosis pada tahun 2010.

BACA JUGA  Dari Haji Untuk Indonesia

Pada September 2010, Shishani dibui selama tiga tahun oleh pemerintah Georgia, atas tuduhan membeli dan menyimpan senjata. Namun ia dibebaskan sebelum berakhirnya jangka waktu tahanan karena buruknya kondisi kesehatan.

Setelah hampir satu tahun revolusi Suriah pecah, Shishani pun tiba di Suriah dan membentuk Jaysul Muhajirin wal Anshor. Ia pun akhirnya memisahkan diri dan menyatakan sumpah setia kepada Daulah pada awal tahun 2013.

 

Reporter: Syafii Iskandar
Sumber: Arabi21.com

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Let’s Do The Math (Bag.4)

Ini adalah artikel lanjutan | Baca tulisan sebelumnya Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Keping-keping...

Kamis, 14/07/2016 18:00 44

Indonesia

Tito Karnavian Sudah Kantongi 3 Nama Kepala BNPT yang Baru, Siapa Saja?

KIBLAT.NET, Jakarta – Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengatakan rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang...

Kamis, 14/07/2016 17:08 0

Artikel

7 Alasan Logis Kenapa Anda Musti Belajar Bahasa Arab

KIBLAT.NET – Bagi sebagian orang mempelajari bahasa baru memang terlihat sulit. Namun, bagaimana halnya jika...

Kamis, 14/07/2016 16:45 0

Artikel

Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Keping-keping Sains (Bag.3)

Ini adalah artikel lanjutan | Baca tulisan sebelumnya Bantahan Ilmiah Teori Konspirasi Flat Earth: Pembantaian...

Kamis, 14/07/2016 15:18 118

Indonesia

Dari Kepala BNPT Menjadi Kapolri, Tito Masih Akan Kejar Santoso

KIBLAT.NET, Jakarta – Komjen Tito Karnavian baru saja diangkat menjadi Kapolri menggantikan Badrodin Haiti, Rabu...

Kamis, 14/07/2016 14:15 0

Rohah

Ternyata Semut Pun Berpuasa

KIBLAT.NET – Kisah ini tertera di halaman Facebook Syekh Munajjid: Al-Fath Ibnu Shakhrf adalah seorang abid. Beliau...

Kamis, 14/07/2016 13:45 0

Rohah

Subhanallah, Mengucap Syahadat di Penghujung Hayat

KIBLAT.NET – Ini adalah kisah nyata yang terjadi di Mesir. Kisah ini diceritakan oleh Syekh Wahid...

Kamis, 14/07/2016 11:30 0

Artikel

Menggabungkan Puasa Syawal dengan Puasa Qadha, Bolehkah?

KIBLAT.NET – Di kalangan para ulama, menggabungkan beberapa ibadah dalam satu niat biasa disebut dengan...

Kamis, 14/07/2016 11:00 0

Artikel

Bolehkah Menggabungkan Beberapa Ibadah dalam Satu Niat?

KIBLAT.NET – Dalam kajian para ulama, permasalahan menggabungkan beberapa ibadah dalam satu niat biasa disebut...

Kamis, 14/07/2016 10:19 0

Video Kajian

Tahiyyatul Masjid Saat Khutbah Menurut 4 Madzhab (Ust. DR. A. Zain An Najah)

KIBLAT.NET – Shalat tahiyatul masjid adalah shalat penghormatan kepada masjid. Sebab masjid adalah tempat untuk beribadah...

Kamis, 14/07/2016 06:26 0

Close