... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Panglima TNI Hukum Anggota Paspampres Beli Senjata Ilegal di AS

Foto: Penyelundupan senjata (ilustrasi)

KIBLAT.NET, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjatuhkan sanksi admistrasi terkait kasus pembelian senjata di Amerika Serikat (AS), yang melibatkan sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) RI.

“Kena sanksi administrasi, melanggar disiplin,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Senin (11/07).

Gatot tak menyebutkan identitas para oknum Paspampres tersebut. Jumlahnya pun tak disinggung. Yang jelas, sanksi diberikan langsung oleh Danpaspampres Brigjen TNI Bambang Suswantono.

“Yang memberikan adalah ankum (atasan yang berhak menghukum). Ankumnya adalah Danpaspampres yang sekarang. Harusnya kan yang lama, Pak Andika (Perkasa), tapi dari keputusan itu kita tak lihat lama baru tapi yang jabat sekarang,” papar Gatot.

TNI sudah menyita senjata-senjata yang dibeli oleh para prajurit tersebut. Kini, barang bukti berada di bawah penguasaan Puspom TNI.

Sementara para oknum Paspampres yang dijatuhi sanksi, saat ini masih berdinas di Paspampres. Belum bisa dipastikan apakah mereka akan dipindahkan ke kesatuan lain atau tidak.

“Masih di Paspampres tinggal tunggu keputusan,” tegas Gatot.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran Bandung, Muradi, menambahkan, para oknum Paspampres itu mengetahui benar delegasi kenegaraan memiliki celah untuk menyelundupkan senjata.

“Kelihatannya, oknum tersebut paham benar bahwa delegasi kenegaraan memiliki celah untuk dimanfaatkan untuk menyelundupkan senjata-senjata ilegal tersebut,” ungkap Muradi seperti dilansir dari RMOL, Sabtu (9/7)..

Lebih jauh Muradi menilai, kemungkinan insiden serupa bisa terjadi di masa pemerintahan sebelumnya. Dalam hal ini, pesawat kepresidenan telah disusupi oknum tertentu untuk membawa senjata ilegal.

“Faktualnya begitu, saya khawatir hal ini telah berlangsung lama dan baru saat ini terungkap. Artinya mungkin juga telah terjadi lagi sebelum Joko Widodo presiden,” pungkasnya.

BACA JUGA  Kunjungan ke Lamongan, BNPT Dukung Penuh Yayasan Ali Fauzi

Sebelumnya diberitakan seorang serdadu Amerika Serikat mengaku terlibat dalam penjualan sejumlah senjata api ilegal untuk anggota Paspampres Indonesia.

Rilis yang diterbitkan Departemen Kehakiman AS menyebut bahwa di Pengadilan Federal New Hampshire, serdadu bernama Audi N Sumilat itu mengaku telah membuat pernyataan palsu ketika membeli senjata api di sebuah toko senjata resmi pada September dan Oktober 2015.

Saat itu, Sumilat menyatakan sejumlah senjata yang dia beli itu adalah untuk keperluan dirinya sendiri. Nyatanya, senjata-senjata tersebut dia beli untuk dijual kepada tiga anggota Paspampres yang karena berstatus warga asing tidak dapat membeli senjata api secara legal di AS.

Sumilat mengaku, dia dan tiga anggota Paspampres itu membuat rencana tersebut pada Oktober 2014, saat keempatnya berlatih bersama di Fort Benning, Georgia. Setahun setelah pertemuan di Fort Benning, Sumilat kemudian membeli sejumlah senjata api di Texas. Dia kemudian mengirimkan berbagai jenis senjata tersebut ke kawannya, Feky R Sumual, di New Hampshire.

Selanjutnya, Sumual mengantarkan senjata-senjata itu ke beberapa anggota Paspampres yang sedang berdinas di Washington DC dan markas besar PBB, New York. Perjalanan dinas beberapa anggota Paspampres itu bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke AS pada Oktober 2015.

 

Reporter: Fajar Shadiq
Sumber: Teropong Senayan, Fajar.co.id


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Dr. Zakir Naik Difitnah tanpa Bukti yang Sah, kata IUML

KIBLAT.NET – Liga Persatuan Muslim India (IUML) turun ke jalan untuk mendukung pengkhotbah Zakir Naik,...

Senin, 11/07/2016 13:30 0

Wilayah Lain

Dr. Zakir Naik Korban Musuh Islam, Mufti Selangor Malaysia Mengatakan

KIBLAT.NET – Mufti Selangor Malaysia Datuk Seri Mohd Tamyes Abd Wahid telah membela Dr Zakir...

Senin, 11/07/2016 13:15 0

Irak

ISIS Kehilangan 12% Wilayahnya dalam 6 Bulan Terakhir

KIBLAT.NET – Kelompok Daulah Islam (ISIS) terus kehilangan tanah di Irak dan Suriah setelah dipaksa...

Senin, 11/07/2016 12:33 0

Turki

19 Truk Bantuan Kemanusiaan Turki Telah Tiba di Gaza

KIBLAT.NET, Gaza City – Sebanyak 19 truk yang membawa bantuan kemanusiaan Turki tiba di Jalur Gaza...

Senin, 11/07/2016 12:09 0

Artikel

Wajib Baca: Cara Kapitalisme Memeras Habis Tulang Sumsum Kita

CARA KAPITALISME MENGUASAI DUNIA Sistem ekonomi kapitalisme telah mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya akan terwujud...

Senin, 11/07/2016 11:33 0

Afghanistan

Lebih Satu Dekade dalam Perang, Pengikut Bin Laden Semakin Bertambah

KIBLAT.NET – Putra Usamah bin Laden, Hamzah mengatakan bahwa jumlah mujahidin di seluruh dunia telah...

Senin, 11/07/2016 09:44 0

Afghanistan

Putra Bin Laden Ancam Amerika Sebagai Balasan Atas Pembunuhan Ayahnya

KIBLAT.NET – Hamzah bin Laden, dalam pesan audio yang disiarkan di Internet, Minggu (10/7), mengancam...

Senin, 11/07/2016 08:53 0

Wilayah Lain

60 Ribu Orang Tandatangani Petisi Dukungan Untuk Zakir Naik

Mission Possible for Justice & Rights membuat petisi online mengajak netizen untuk mendukung Zakir Naik.

Senin, 11/07/2016 07:48 8

Wilayah Lain

Bangladesh Cabut Izin Siaran Peace TV, Milik Dr Zakir Naik

KIBLAT.NET – Pemerintah Bangladesh telah melarang siaran Peace TV, saluran dijalankan oleh ulama India Dr....

Senin, 11/07/2016 07:23 0

Video Kajian

Yuk, Kita Perangi Riba ! (Ust. Abu Harits, Lc.)

KIBLAT.NET – Riba masih menjadi sebuah praktek yang laris dilakukan oleh saudara-saudara kita sesama muslim....

Senin, 11/07/2016 07:15 0

Close
CLOSE
CLOSE