... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Jawaban yang Membungkam Umat Nasrani

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Inilah cerita terkenal yang bermula dari Al-Qadhi Abu Bakr Ibnu At-Tayyib ketika dikirim kepada Raja Kristen di Konstantinopel. Orang-orang Nasrani menghormati beliau dan tahu posisinya. Mereka khawatir bahwa ia tidak akan membungkuk kepada raja tatkala memasuki istananya. Mereka pun membuatnya masuk melalui pintu kecil agar ketika masuk, beliau masuk dengan membungkuk. Namun, beliau menyadari rencana mereka sehingga ia berputar melewati pintu belakang, menghadap mereka dengan punggungnya, dia melakukan tidak seperti apa yang mereka rencanakan.

Ketika beliau duduk, seseorang mencoba untuk berbicara buruk tentang Muslim dan berkata kepadanya, “Apa yang pendapatmu tentang Aisyah, istri Nabimu?” Ia bermaksud untuk memunculkan haditsul ifki (berita bohong) tentangnya. Al Qadhi menjawab:

“Dua perempuan telah difitnah, mereka dituduh zina; Maryam dan Aisyah. Adapun Maryam, dia datang membawa seorang anak sementara tidak memiliki suami, dan Aisyah, dia tidak melahirkan anak sementara memiliki suami.”

Beliau mengalahkan (argumen) orang-orang Kristen.

Titik argumen beliau adalah ketidakbersalahan Aisyah jauh lebih jelas dan lebih mudah untuk dibuktikan daripada Maryam. Tuduhan itu lebih dekat kepada Maryam daripada kepada Aisyah. Masalahnya, sejak ditetapkan bahwa mereka yang menuduh hal itu terhadap Maryam adalah pembohong, maka mereka yang menuduh Aisyah pun sama, yaitu pembohong.

Beliau mencoba membandingkan dua kelompok (Muslim dan Nasrani). Kelompok yang satu memiliki kebajikan lebih besar serta memiliki aib yang lebih kecil dari yang lain. Secara otomatis, jika aib yang sama diarahkan kepada kelompok kedua, maka aib yang diterima lebih besar. Ini seperti pernyataan dari Allah Ta’ala:

“Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah, ‘Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil Haram dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.’”(Al-Baqarah: 217)

Ini kondisi jika orang Yahudi dan Nasrani dibandingkan dengan Muslim. Namun kondisinya akan berbeda jika orang sunni (sunnah) dibandingkan dengan Syi’ah Rafidah.

Kondisi yang sama antara Ahlus Sunnah wal Jama’ah terhadap Syi’ah Rafidah mengenai Abu Bakar dan Ali. Menurut Rafidah, hanya Ali yang masuk surga dan hanya dia yang pantas menjadi khalifah, bukan selainnya (Abu Bakar, Umar, dan Utsman). Namun, setiap kali mereka mencoba untuk menetapkan untuk Ali saja, banyak bukti-bukti tidak bisa mendukung pernyataan mereka. Sama seperti jika orang Kristen ingin menetapkan kenabian Isa, bukan Muhammad, bukti-bukti tidak akan mendukung mereka.

Penulis : Dhani El_Ashim
Diambil dari Minhaaj as-Sunnah (Vol 2, hlm 58).


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

DPRD Sumut: Tahanan Polda Kabur, Bukti Bandar Narkoba Lumpuhkan Polri

KIBLAT.NET, Medan – Mabes Polri didesak untuk segera mengusut dugaan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa...

Senin, 11/07/2016 16:00 0

Mesir

Kesehatannya Memburuk di Penjara, Mursyid Aam Ikhwanul Muslimin Dibawa ke RS

KIBLAT.NET, Kairo – Mursyid Aam (pemimpin umum) Ikhwanul Muslimin Mesir Mohamed Badie, 72 tahun, telah dipindahkan...

Senin, 11/07/2016 15:01 0

Indonesia

Panglima TNI Hukum Anggota Paspampres Beli Senjata Ilegal di AS

KIBLAT.NET, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjatuhkan sanksi admistrasi terkait kasus pembelian senjata di...

Senin, 11/07/2016 14:34 0

Indonesia

Diaz Hendropriyono dan Gories Mere Diangkat Jadi Stafsus Jokowi Tanpa Pelantikan

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Joko Widodo akan memiliki enam staf khusus (stafsus) kepresidenan. Hal ini...

Senin, 11/07/2016 14:00 0

News

Dr. Zakir Naik Difitnah tanpa Bukti yang Sah, kata IUML

KIBLAT.NET – Liga Persatuan Muslim India (IUML) turun ke jalan untuk mendukung pengkhotbah Zakir Naik,...

Senin, 11/07/2016 13:30 0

Wilayah Lain

Dr. Zakir Naik Korban Musuh Islam, Mufti Selangor Malaysia Mengatakan

KIBLAT.NET – Mufti Selangor Malaysia Datuk Seri Mohd Tamyes Abd Wahid telah membela Dr Zakir...

Senin, 11/07/2016 13:15 0

Irak

ISIS Kehilangan 12% Wilayahnya dalam 6 Bulan Terakhir

KIBLAT.NET – Kelompok Daulah Islam (ISIS) terus kehilangan tanah di Irak dan Suriah setelah dipaksa...

Senin, 11/07/2016 12:33 0

Turki

19 Truk Bantuan Kemanusiaan Turki Telah Tiba di Gaza

KIBLAT.NET, Gaza City – Sebanyak 19 truk yang membawa bantuan kemanusiaan Turki tiba di Jalur Gaza...

Senin, 11/07/2016 12:09 0

Artikel

Wajib Baca: Cara Kapitalisme Memeras Habis Tulang Sumsum Kita

CARA KAPITALISME MENGUASAI DUNIA Sistem ekonomi kapitalisme telah mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya akan terwujud...

Senin, 11/07/2016 11:33 0

Afghanistan

Lebih Satu Dekade dalam Perang, Pengikut Bin Laden Semakin Bertambah

KIBLAT.NET – Putra Usamah bin Laden, Hamzah mengatakan bahwa jumlah mujahidin di seluruh dunia telah...

Senin, 11/07/2016 09:44 0

Close