... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

19 Truk Bantuan Kemanusiaan Turki Telah Tiba di Gaza

KIBLAT.NET, Gaza City – Sebanyak 19 truk yang membawa bantuan kemanusiaan Turki tiba di Jalur Gaza yang diblokade Israel pada hari Ahad, (10/07), menurut seorang pejabat perbatasan Palestina.

“Truk-truk yang membawa hampir 800 ton bahan makanan, memasuki wilayah Palestina melalui Kerem Shalom perbatasan Israel,” ujar Mounir Ghalban, petugas perbatasan yang mengawasi sisi Palestina dari persimpangan tersebut.

Menurut Ghalban, bantuan gelombang pertama yang terdiri dari tepung, gula dan beras itu akan disimpan di gudang Kementerian Sosial Gaza sebelum didistribusikan kepada warga yang paling membutuhkan.

Kamis lalu, hampir 50 truk yang membawa 2.000 ton bantuan kemanusiaan Turki juga telah memasuki wilayah Palestina.

Dalam komentar sebelumnya Yusuf Ibrahim, wakil menteri Kementerian Sosial Gaza, mengatakan total seluruhnya ada 400 truk sarat bantuan diperkirakan mencapai Jalur Gaza dalam beberapa hari mendatang.

Pekan lalu, kapal bantuan Turki “Lady Leyla” berlabuh di pelabuhan Ashdod Israel membawa 11.000 ton bantuan kemanusiaan – termasuk makanan, pakaian dan mainan untuk warga Gaza.

Sejak tahun 2007, Jalur Gaza terkungkung di bawah blokade bersama Israel-Mesir yang merampas kebutuhan paling dasar sekitar 1,9 juta penduduk daerah tersebut. Mereka tidak mendapat suplai yang cukup atas makanan, bahan bakar, obat-obatan dan bahan konstruksi.

Masuknya bantuan Turki ke Gaza ini termasuk dalam konteks kesepakatan yang ditandatangani pekan lalu antara Turki dan Israel. Kedua negara sepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik setelah absen enam tahun.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim telah mengatakan bahwa Tel Aviv telah memenuhi semua prasyarat yang diajukan Ankara untuk menormalisasi hubungan, yang diputus pada tahun 2010 setelah pasukan komando Israel menyerbu kapal bantuan Turki menuju Gaza.

Serangan itu mengakibatkan gugurnya sembilan aktivis Turki dan meninggalkan 30 lainnya terluka, satu di antaranya meninggal karena luka-lukanya hampir empat tahun berselang.

Saat itu, Turki menuntut agar Israel secara resmi meminta maaf atas serangan itu, memberikan kompensasi keluarga korban, dan mencabut blokade atas Jalur Gaza.

Pada tahun 2013, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyuarakan penyesalannya pada perdana menteri Turki (sekarang Presiden) Recep Tayyip Erdogan atas insiden tersebut.

Menurut ketentuan perjanjian yang diteken minggu lalu untuk menormalisasi hubungan, kedua negara akan saling bertukar duta besar dan Israel akan membayar $ 20 juta sebagai ganti rugi kepada keluarga korban serangan Israel atas kapal Mavi Marmara.

Israel juga telah menyetujui permintaan Turki untuk mempertahankan “adanya misi kemanusiaan” di Jalur Gaza yang diblokade.

 

Reporter: Fajar Shadiq
Sumber: Anadolu


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Wajib Baca: Cara Kapitalisme Memeras Habis Tulang Sumsum Kita

CARA KAPITALISME MENGUASAI DUNIA Sistem ekonomi kapitalisme telah mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya akan terwujud...

Senin, 11/07/2016 11:33 0

Video Kajian

Yuk, Kita Perangi Riba ! (Ust. Abu Harits, Lc.)

KIBLAT.NET – Riba masih menjadi sebuah praktek yang laris dilakukan oleh saudara-saudara kita sesama muslim....

Senin, 11/07/2016 07:15 0

Indonesia

Seorang Anggota Densus 88 Tewas di Poso

KIBLAT.NET, Poso –  Tak disangka, seorang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 tewas di Poso. Kematian...

Sabtu, 09/07/2016 22:13 0

Artikel

Jahatkah Syariat Jihad?

KIBLAT.NET – Orang mungkin lupa, bahwa urgensi belajar dan mengamalkan jihad itu seperti urgensi belajar...

Sabtu, 09/07/2016 21:44 0

Rohah

“Kumohon, Injaklah Wajahku Wahai Bilal!”

KIBLAT.NET, Jakarta – Abu Dzar al-Ghifary meletakkan kepalanya di tanah yang berdebu. Dilumurkannya pasir ke...

Sabtu, 09/07/2016 21:23 0

Rohah

Menangis Ketika Membaca Ayat Tentang Darah Wanita, Kok Bisa?

KIBLAT.NET – Abu Utsman Al-Jahidh meriwayatkan: Yahya bin Ja’far memberitahuku sebuah kejadian, “Dulu saya punya tetangga...

Sabtu, 09/07/2016 16:00 0

Indonesia

Wapres akan Hadiri Silaturrahim Akbar Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal

KIBLAT.NET, Jakarta – Keluarga Besar Ormas Islam Wahdah Islamiyah Insya Allah akan menggelar Silaturrahim dan...

Sabtu, 09/07/2016 15:08 0

Rohah

Aku Ingin Menjadi Indah dalam Pandangan-Nya

KIBLAT.NET – Ini kisah nyata yang diceritakan oleh Syekh Abdul Muhsin AlAhmad. Peristiwa itu terjadi...

Sabtu, 09/07/2016 10:00 0

Indonesia

Singgung Kemacetan BREXIT, Media Inggris: Inikah yang Terburuk di Dunia?

KIBLAT.NET, Jakarta – Kemacetan parah di Brebes saat arus mudik lebaran 1437 H mendapat sorotan...

Jum'at, 08/07/2016 17:22 0

Rohah

Saya-lah Ibrahim ..

KIBLAT.NET – Kisah tentang kesetiakawanan dan pengorbanan Hajjaj bin Yusuf telah mengeluarkan perintah penangkapan Ibrahim An-Nakha’i. Petugas...

Jum'at, 08/07/2016 14:00 0

Close