... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Beberapa Amalan Usai Mengkhatamkan Al-Qur’an

Foto: Membaca Al-Qur'an

KIBLAT.NET – Mengkhatamkan al-Qur’an merupakan amalan yang senantiasa dijaga oleh orang-orang mukmin. Terlebih ketika berada di bulan Ramadan. Besarnya pahala yang dijanjikan oleh Allah ta’ala, membuat siapapun ingin berlomba-lomba dalam memperbanyak interaksinya dengan kitab suci. Bahkan momen khatmul qur’an (selesai membaca al-Qur’an dengan sempurna) termasuk salah satu waktu dimana seorang hamba dekat dengan Rabbnya, sehingga ia menjadi sarana yang tepat bagi seorang hamba untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah ta’ala..

Lalu amalan apa sajakah yang perlu dilakukan oleh seseorang saat selesai mengkhatamkan al-Quran? Berikut kajian para ulama fikih dalam menjawab pertanyaan ini.

  1. Berdoa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an.

Terdapat tiga pendapat dari fuqaha empat mazhab mengenai masalah ini, yaitu:

  1. Setiap mengkhatamkan Al-Qur’an disunnahkan berdoa.

Ini pendapat fuqaha mutaakhirin dari mazhab Hanafi, sebagian fuqaha mazhab Maliki, mazhab Syafii dan Imam Ahmad. (Fatawa Qadhi Khan: I/164, Al-Burhan: I/472, Al-Mughni: I/801)

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya Seseorang yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an mempunyai doa yang mustajab…..” (Al-Khatib dalam Tarikh Baghdad: IX/390)

Diriwayatkan juga bahwa Anas bin Malik ketika mengkhatamkan Al-Qur’an mengumpulkan keluarganya dan mendoakan mereka. (Ibnu Abi Syaibah dalam Kitab Fadhailul Qur’an: X/490)

  1. Disunnahkan membaca doa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an di luar waktu shalat dan makruh ketika dalam shalat. Ini pendapat Fuqaha mutaqadimin mazhab Hanafi. (Al-Fatawa Al-Bazaziyah: IV/42)
  2. Tidak disyariatkan berdoa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an (bid’ah). Pendapat ini diambil oleh sebagian fuqaha mazhab Maliki karena para salaf tidak pernah mengamalkannya. (Al-Mi’yar: I/284.)

Pendapat yang rajih adalah tidak disyariatkannya berdoa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an di dalam shalat karena tidak ditemukan hadits dari Nabi Saw tentang hal ini. Adapun di luar waktu shalat tidak mengapa berdasarkan atsar dari Anas bin Malik.

  1. Mengundang keluarga dan teman ketika mengkhatamkan Al-Qur’an.

Dari keterangan di atas, fuqaha mazhab Hanafi berpendapat bahwa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an di luar shalat disunahkan berdoa. Sebagian fuqaha mazhab Maliki, mazhab Syafii, dan mazhab Hambali membolehkan di dalam shalat. Mereka sepakat disunnahkannya mengumpulkan keluarga dan teman ketika mengkhatamkan Al-Qur’an. Dalil mereka adalah atsar sahabat Anas bin Malik bahwa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an beliau mengumpulkan keluarga dan teman kemudian berdoa untuk mereka. (Ibnu Abi Syaibah dalam Kitab Fadhailul Qur’an: X/490)

  1. Mengulang surat Al-Ikhlas ketika mengkhatamkan Al-Qur’an

Terdapat dua pendapat dari fuqaha empat mazhab dalam masalah ini, yaitu:

  1. Tidak disyariatkan mengulang surat Al-Ikhlas ketika mengkhatamkan Al-Qur’an baik di dalam atau di luar shalat.

Ini pendapat Imam Ahmad dan sahabatnya. Mereka berpendapat bahwa tidak ada dalil yang mensyariatkannya. (Al-Iqna’: I/148)

  1. Sunnah mengulang surat Al-Ikhlas ketika mengkhatamkan Al-Qur’an di dalam shalat.

Ini adalah pendapat sebagian besar fuqaha mazhab Hanafi. Mereka berdalil dengan hadits yang menyebutkan bahwa surat Al-Ikhlas merupakan sepertiga Al-Qur’an. (HR Bukhari dalam Fadhailul Qur’an: VI/105)

Pendapat yang rajih adalah pendapat pertama, yakni tidak disyariatkan membaca surat Al-Ikhlas ketika mengkhatamkan Al-Qur’an di dalam atau di luar shalat. Ibadah bersifat tauqifiyah, sehingga harus memiliki dalil yang mensyariatkannya.

  1. Berpuasa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an

Sebagian fuqaha mazhab Syafii berpendapat sunnah berpuasa pada hari mengkhatamkan Al-Qur’an, dengan syarat hari itu bukan waktu yang dilarang untuk berpuasa. (Al-Itqan: I/145)

Mereka berpendapat dengan berdasarkan atsar tabiin bahwa Thalhah bin Ma’ruf, Hubaib bin Tsabit, dan Musayyib bin Rafi’ berpuasa pada hari mengkhatamkan Al-Qur’an.

Menurut Bakar bin Abdillah, pendapat ini tidak kuat karena amal tabiin bukanlah hujjah dalam Islam. Pendapat yang rajih adalah tidak disyariatkan berpuasa pada hari ketika mengkhatamkan Al-Qur’an.

  1. Melanjutkan dalam mengkhatamkan Al-Qur’an dengan khataman berikutnya

Menyambung khatam Al-Qur’an (Washlul khitmah bi khitmatin ukhro) Mengenai masalah ini, fuqaha empat mazhab mempunyai dua pendapat:

  1. Tidak disyariatkannya menyambung khatam Al-Qur’an dengan melanjutkan bacaan kembali dari awal. karena hal tersebut tidak ada dalilnya. Inilah pendapat Imam Ahmad dan sahabatnya dan Ibnu Qoyim. (Al-Mughni 1/803, I’lamul Muwaqiin 4/306).
  2. Disunnahkan menyambung khitmah dengan khitmah yang lain. Hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas, bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah!, Perbuatan apa yang dicintai Allah SWT” Beliau menjawab, “Al haalu al murtahal” orang ini bertanya lagi, ‘Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Yaitu yang membaca Alquran dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai, ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi)

Pendapat yang lebih kuat, yaitu jika meyakini menyambung khitmah dengan khitmah yang lain sebagai bentuk ibadah yang harus dilakukan maka ini tidak dibenarkan, karena ibadah harus berlandaskan dalil. Sedangkan bila mengulanginya karena memiliki rasa senang untuk membaca qur’an dan memburu pahalanya maka tidak hal itu mengapa.

Demikianlah beberapa hal yang telah dikaji oleh para ulama fikih terkait dengan permasalahan ini. Semoga paparan di atas bermanfaat bagi kita semua, terutama di saat kita berhasil mengkhatamkan al-Qur’an di penghujung bulan Ramadan ini.

 

Penulis : Fakhruddin

Disadur dari “Ringkasan Hukum-Hukum Fikih Seputar Al-Qur’an” karya Dr. Ahmad Salim, penerbit Aqwam, Solo

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

4 Syeikh dari Palestina Akan Imami Shalat Idul Fitri di Jakarta, Lampung dan Poso

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebagaimana ketetapan Pemerintah dalam sidang Itsbat yang digelar pada Senin (4/7/2016), Idul...

Selasa, 05/07/2016 15:07 0

Rohah

Karena Cemburu, Aku Membunuhnya

KIBLAT.NET – Seorang pria datang ke Ibnu Abbas  dan berkata, “Saya ingin menikahi wanita ini, namun...

Selasa, 05/07/2016 15:00 0

Indonesia

Ledakan di Solo Jelang Idul Fitri, Ust. Abdurrahim Baasyir: “Waspadai Hidden Agenda!”

KIBLAT.NET, Surakarta — Juru bicara Jamaah Anshorus Syariah (JAS), Ust. Abdurrahim Baasyir mengaku tak bisa memahami...

Selasa, 05/07/2016 13:51 0

Rohah

“Ayah, Semoga Allah Menghalangimu dari Jannah Sebagaimana…”

KIBLAT.NET – Salah satu ulama dari Riyadh mengatakan: “Kami pergi ke salah satu pintu rumah...

Selasa, 05/07/2016 13:29 0

Indonesia

Setelah Ditolak Warga, Pemerintah Karanganyar Hentikan Pembangunan Gereja Pantekosta

KIBLAT.NET, Karanganyar- Humas Laskar Ummat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono mengatakan bahwa pemerintah Karanganyar telah...

Selasa, 05/07/2016 11:59 0

Arab Saudi

Bom Madinah: Lokasi Ledakan Menurut Sumber Resmi Pemerintah Saudi

KIBLAT.NET – Gambar dan video beredar luas di kalangan netizen dan media sosial memperlihatkan peristiwa...

Selasa, 05/07/2016 11:00 0

Indonesia

Bom Meledak di Mapolresta Solo, Tewaskan Pelaku Sendiri

KIBLAT.NET – Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Solo, Jawa Tengah, diguncang bom, Selasa, pukul 07.15...

Selasa, 05/07/2016 10:15 0

Arab Saudi

Sumber Resmi Saudi Ungkap Pelaku Salah Satu dari 3 Bom

KIBLAT.NET – Kementerian Dalam Negeri Saudi, Senin, mengungkapkan bahwa pembom yang menargetkan konsulat AS di...

Selasa, 05/07/2016 09:09 0

Video Kajian

Sabar Karena Allah Bag 1, oleh Ust. Abu Rusydan

KIBLAT.NET – Kesabaran merupakan perkara yang amat dicintai oleh Allah dan sangat dibutuhkan seorang muslim dalam...

Selasa, 05/07/2016 06:59 0

Arab Saudi

Saudi Diguncang 3 Bom, Salah Satu di Dekat Masjid Nabawi

KIBLAT.NET – Seorang pembom bunuh diri melancarkan serangan hari Senin (4/7) di dekat masjid Nabawi...

Selasa, 05/07/2016 02:16 0

Close