... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Kota Serang: 4 Warteg Ibu Saeni Diinvestigasi, Ternyata Masih Ada yang Buka Siang Hari

Foto: MUI Kota Serang berkumpul di RM Marga Wiwitan, Cipocok, Serang pada Rabu, (15/06).

KIBLAT.NET, Serang – Ulama dan tokoh Islam Kota Serang pada Rabu, (15/06) berkumpul untuk berdiskusi membahas Perda Penyakit Masyarakat (Pekat) No 2 tahun 2010. Hal itu dilakukan sebagai respon para ulama dan sesepuh Kota Serang terkait pembatalan Perda pasca mencuatnya donasi untuk Saeni.

Dalam diskusi tersebut, hadir tim investigasi dari MUI Kota Serang yang bekerjasama dengan Jurnalis Islam Bersatu (JITU) memaparkan hasil temuan di lapangan terkait sosok Saeni, penjual warung makan yang dirazia Satpol PP.

“Kami telah menemukan fakta di lapangan, Ibu Saeni ternyata mempunyai 4 warung serupa dan jam 10:48 salah satu dari warteg itu buka,” kata Ahmad Yani di rumah makan Marga Wiwitan, Cipocok, Serang pada Rabu, (15/6).

Warung makanan (warteg) pertama yang dimiliki keluarga Saeni terletak di Jl. Semaun Bahri lingkungan Kaliwadas, RW 06, Kelurahan Lopang. Warung kedua terletak di  Jl. Semaun Bahri lingkungan Tanggul, RT04 RW 12, Kelurahan Cimuncang. Warung yang kedua ini dikelola oleh Udin, anak Saenih.

JITU bersama aparat RW 12 Cimuncang dan MUI Kota Serang berhasil mendapati warung kedua milik Saeni ini tetap berjualan di siang hari. Bahkan, anggota JITU berhasil membeli sebungkus nasi rames di warung tersebut pada pukul 10.48 pada Rabu siang tadi. “Kami sempat membelinya dan memfotonya,” tambah Yani.

Warung Saeni yang ketiga adalah warung yang dirazia Satpol PP pada Rabu (08/06) lalu. Warung tersebut berada di Jl. Cikepuh lingkungan Tanggul, RT 04 RW 12, Kelurahan Cimuncang.

BACA JUGA  Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Terakhir, warung yang dimiliki keluarga Saeni disebut-sebut oleh warga setempat berada di area Terminal Pakupatan. Namun, saat ditelusuri di lokasi, JITU dan tim investigasi MUI Kota Serang belum berhasil mendapati lokasi warteg yang dimaksud.

Mendapat hasil pemaparan investigasi tersebut, sejumlah tokoh Islam terlihat geram dan memberikan komentar. Ketua harian MUI Kota Serang Hafadzah misalnya, dengan tegas ia mengatakan kami akan melawan jika sampai Perda Pekat No2 Tahun 2010 itu dicabut.

“Kalau mau dibilang toleran, umat Islam Serang sangat toleran, yang bilang intoleran itu tidak pernah mengkaji budaya muslim Serang,” ujarnya.

Di akhir acara, para ulama menyampaikan pers rilis kepada wartawan. Pertama, alim-ulama dan tokoh Islam Kota Serang memberikan dukungan penuh kepada Satpol PP yang telah melakukan tugasnya secara tegas dan lugas di Kota Serang.

Kedua, ulama dan umat Islam menolak pencabutan Perda Penyakit Masyarakat (Pekat) No.2 Tahun 2010. “Perda pekat no 2 tahun 2010 adalah harga mati dan tidak boleh dicabut, siapapun itu baik dari daerah hingga pucuk tertinggi akan kami lawan,” tegas mereka.

Ketiga, ulama dan umat Islam meminta agar Walikota Serang tidak gentar untuk mempertahankan Perda Pekat. Terakhir, Perda Pekat dibuat dengan suara rakyat, melalui persetujuan rakyat pula. “Maka, tidak mungkin ini merugikan rakyat.”

 

Reporter: Kemal & Fajar Aditya
Editor: Alamsyah

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

3 comments on “MUI Kota Serang: 4 Warteg Ibu Saeni Diinvestigasi, Ternyata Masih Ada yang Buka Siang Hari”

  1. begnilah media skr nyetir dan giring opini ke islamphobia

  2. semoga allah meridoi apa yg selalu kita kerjakan, selama itu adalah hallal

  3. fotonya mana pas lagi beli di warteg sama wartegnya sekalian lah jangan tulisan doang

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Terkena Birmil Rezim, Jurnalis Revolusi Suriah Ini Terluka

KIBLAT.NET, Damaskus – Wartawan konflik Suriah Hadi Al Abdallah dilaporkan terluka akibat serangan jet dan...

Rabu, 15/06/2016 20:46 0

Artikel

Kompas dan Umat Islam; Somasi 1997 dan 2016

KIBLAT.NET— Bila tidak ada aral melintang, besok (Kamis 16/06) FPI (Front Pembela Islam) akan mendatangi...

Rabu, 15/06/2016 16:48 0

Suriah

Diserang OTK, Komandan Jaisyul Islam Dilaporkan Selamat

KIBLAT.NET, Damaskus – Jaisyul Islam secara resmi mengumumkan selamatnya Abu Muhammad dari upaya pembunuhan oleh...

Rabu, 15/06/2016 16:10 0

Artikel

Buka Puasa Tanpa Alasan Syar’i, Apa Ancamannya?

KIBLAT.NET – Puasa Ramadan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim....

Rabu, 15/06/2016 15:35 0

Tarbiyah Jihadiyah

Empat Pendorong Manusia Cenderung pada Dunia (2/2)

KIBLAT.NET – Di edisi sebelumnya telah dibahas dua dari empat pendorong manusia hingga cenderung pada...

Rabu, 15/06/2016 15:05 0

Suriah

Bom Jenis Baru Rezim Assad Hantui Warga Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Masih ingatkah Anda dengan bom birmil? Bom buatan Rezim Suriah ini menggunakan...

Rabu, 15/06/2016 14:34 0

Turki

Menlu Turki Buka Puasa Bersama 4.000 Muslim Rohingya

KIBLAT.NET, Rakhine – Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengungkapkan negaranya tetap berkomitmen dalam mendukung...

Rabu, 15/06/2016 12:43 0

Suriah

Coba Kendurkan Tekanan di Idlib, Mujahidin Serang Basis Pro Rezim

KIBLAT.NET, Idlib –  Sampai Selasa (14/06), jet rezim masih terus melakukan serangan terhadap sipil di...

Rabu, 15/06/2016 11:22 0

Irak

Kebrutalan Milisi Syiah Buat Warga Miqdadiyah Jalani Ramadhan Tanpa Masjid

KIBLAT.NET, Diyala – Tak terdengar lagi suara adzan ke telinga Abu Bilal (57), warga Iraq...

Rabu, 15/06/2016 10:30 0

Suriah

Mesin Pembunuh Rezim Suriah Kembali Bunuh 20 Sipil di Idlib dan Aleppo

KIBLAT.NET, Damaskus – Pejabat pertahanan sipil Suriah menyatakan bahwa Rusia dan rezim Assad kembali melancarkan...

Rabu, 15/06/2016 09:30 0

Close