... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dipanggil KPI, TVRI Nyatakan Minta Maaf

Foto: Produser “Jelang Sahur” TVRI, Hajjah Rita, melihatkan baju yang berlambang Salib di kantor KPI [foto: kpi.go.id]

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memanggil pihak TVRI agar mengklarifikasi terkait penayangan acara dalam progam “Jelang Sahur” dengan tema “Ramadhan Syahrut Taubat”  edisi Sabtu, 11 Juni 2016, Pukul  03.00-04.00 WIB. Dalam tayangan tersebut sangat jelas sekali pakaian gamis yang dikenakan pembawa acara wanita sangat jelas memperlihatkan lambang salib, sehingga sangat melukai kaum Muslimin di Indonesia, terlebih saat ini suasana Ramadhan.

Panggilanan tersebut segera direspon Direktur Program TVRI Kepra, Executive Produser Erlina Asnan, Kasie Produksi Program TVRI Barnotiar, dan Produser Acara Jelang Sahur Hj. Rita Hendri Okmawati. Mereka mendatangi kanto KPI di Jl. Gajah Mada No.8, RT.7/RW.3, Kb. Klp., Gambir, Kota Jakarta Pusat, sebagaimana dikabarkan portal resmi KPI, kpi.go.id, Senin (13/06).

Sementara Komisioner KPI Pusat yang hadir, yakni Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, Agatha Lily dan Sujarwanto Rahmat Arifin.

Direktur Program TVRI, Kepra, dengan penuh penyesalan langsung mengajukan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi terkait penayangan TVRI yang menampilkan baju gamis namun terdapat simbol salib yang menjadi lambang agama Kristen tersebut.

“Tidak ada niatan pelecehan terhadap Umat Muslim, kami berjanji hal itu tidak akan terjadi lagi dan akan lebih berhati-hati dalam penayangan acara Ramadhan ataupun acara lainnya,” imbuhnya dalam klraifikasi dengan KPI.

Dalam kesempatan yang sama, Produser “Jelang Sahur” Hajjah Rita secara mendalam menyatakan permintaan maaf atas acara tersebut. Dia menyatakan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dan maksud buruk. Rita menunjukkan kostum yang dimaksud kepada Pihak KPI.

BACA JUGA  HNW Ungkap Keanehan Saat UU Ciptaker Dibahas

“Saya mohon maaf atas nama pribadi, keluarga dan TVRI, saya tidak menyangka kejadian ini. Sungguh mohon maaf kepada KPI dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Komisioner KPI Pusat Agatha Lily menekankan terkait soal SARA adalah sesuatu yang sangat sensitif, maka TVRI sebagai TV Publik harus berhati-hati dalam menyajikan tayangannya agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan dan ketersinggungan pada Masyarakat Indonesia khususnya Umat Muslim.

Selain itu, TVRI juga mengeluarkan pres release permintaan maaf yang ditujukan kepada publik. Dalam surat itu, TVRI mengaku akan memberi sanki dan menugaskan Satuan Pengawas Intern untuk melakukan audit kerbat kerja terkait.

Reporter: Furqon Amrulloh
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Di Qatar, Makan dan Minum di Depan Umum di Bulan Ramadhan Terancam Bui

KIBLAT.NET, Doha –  Pemerintah Qatar membuat undang-undang khusus untuk menghormati umat Islam ketika memasuki bulan...

Selasa, 14/06/2016 11:17 0

Wilayah Lain

Berlebih-lebihan, Acara Bukber di Uzbekistan Dilarang

KIBLAT.NET, Tashkent – Lembaga layanan pemerintah Uzbekistan atau lebih dikenal Administrasi Spiritual Muslim, mengeluarkan peraturan...

Selasa, 14/06/2016 09:54 0

China

Banyak Utang karena Judi, Alasan Pelaku Ledakkan Bandara Shanghai Cina

KIBLAT.NET, Shanghai – Pihak berwenang Cina telah mengungkap pelaku beserta motif peledakan bom rakitan di...

Senin, 13/06/2016 21:54 0

China

Bom Rakitan Meledak di Bandara Shanghai Cina, 5 Luka

KIBLAT.NET, Shanghai – Seorang pria meledakkan bom rakitan di terminal Bandara Internasional Pudong, Shanghai, Cina,...

Senin, 13/06/2016 21:19 0

Palestina

Segerombolan Yahudi Memaksa Masuk ke Komplek Al-Aqsha

KIBLAT.NET, Yerusalem – Lebih dari 130 pemukim Yahudi pada Ahad (12/06) kemarin memaksa masuk ke...

Senin, 13/06/2016 17:15 0

Analisis

Afrika, Arena Perang Gaya Baru Amerika Serikat (Bag. 2)

Artikel ini lanjutan dari halaman sebelumnya. Proksi Asing & Swasta Perang konvensional yang dilakukan dengan...

Senin, 13/06/2016 16:35 0

Analisis

Afrika, Arena Perang Gaya Baru Amerika Serikat (Bag. 1)

KIBLAT.NET – Ekspansi pangkalan-pangkalan militer rahasia AS dan berbagai operasi khusus di Afrika telah menginisiasi...

Senin, 13/06/2016 16:23 0

Afghanistan

Begini Isi Lengkap Baiat Pemimpin Al-Qaidah kepada Taliban

KIBLAT.NET – Pemimpin tinggi Al-Qaidah, Dr Aiman Azh-Zhawahiri telah menyatakan baiat atau sumpah setia terhadap...

Senin, 13/06/2016 15:45 0

Rohah

Bacaan Al-Quran yang Mengundang Malaikat Datang

KIBLAT.NET – Inilah adalah kisah tentang seorang sahabat yeng bernama Usaid bin Husair. Ia membaca...

Senin, 13/06/2016 15:00 0

Suriah

Syaikh Al-Muhaisini Berbicara Soal Serangan Rezim Assad di Idlib

KIBLAT.NET, Damaskus – Qadhi Syar’i aliansi oposisi Suriah Jaisyul Fath Syaikh Abdullah Al-Muhaisini mengungkapkan bahwa...

Senin, 13/06/2016 14:24 0

Close
CLOSE
CLOSE